MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 15 April 2019 20:31
Astagfirullah..!! Ada Anak SD Hamili Siswi SMA ..!!
ilustrasi

PROKAL.CO, PROBOLINGGO – Anak SD hamili siswi SMA di Probolinggo, Jawa Timur. Korban adalah warga Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Siswi SMA berusia 18 tahun itu ditiduri oleh dua sepupunya sendiri, salah satunya murid SD. Kedua pelaku yakni MMH (18), pelajar kelas 3 SMA dan murid SD, berinisial MWS (13). Keduanya telah diamankan Satreskrim Polres Probolinggo.

Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto mengatakan, korban disetubuhi oleh kedua pelaku sudah beberapa kali. Dari situ, korban pun hamil dan melahirkan secara prematur.

“Pelaku kami amankan Selasa (2/4) lalu. Pelaku harus mempertanggung jaeabkan perbuatannya karena telah menghamili korban,” kata kapolres, sebagaimana dilansir Radar Bromo, Senin (15/4).

Perwira polisi dengan dua melati di pundaknya itu menjelaskan, pelaku yang berstarus siswa SD nekat melakukan hal itu karena keseringan nonton film p0rn0.

“Ajakan pertama itu ditolak. Kemudian pelaku MWS itu membujuk untuk menikahi korban. Sehingga, korban mau melakukannya,” jelas Eddwi.

Akibat perbuatannya, tambah pria asal Kejapanan Kabupaten Pasuruan ini, kedua pelaku yang masih di bawah umur dijerat pasal 76 D Jo pasal 81 UU RI nomor 35 tahun 2014. Yaitu tentang perlindungan perempuan dan anak.

“Ancaman hukuman 15 tahun penjara. Tapi nanti akan kami koordinasikan kepada kejaksaan negeri, karena kedua pelaku masih merupakan anak di bawah umur,” terangnya.

Sementara itu, Kanit PPA Bripka Reni Isyana Antasari menjelaskan, kedua pelaku melakukan persetubuhan dengan korban tidak bebarengan. Melainkan keduanya melakukan persetubuhan diwaktu berbeda dan tempat yang berbeda pula.

Pertama, persetubuhan itu dilakukan oleh bocah SD, yakni MWS. Korban berulang kali disetubuhi oleh MWS dan dijanjikan menikah. Korban yang tinggal serumah dengannya itu mau saja.

Tetapi, karena terus-terusan disetubuhi akhirnya korban ingin pergi dari rumah pelaku. “Kedua orang tua korban ini sudah meninggal. Sehingga korban ingin pergi karena terus diajak begituan,” jelas Reni.

Korban sendiri sempat curhat kepada pelaku MMH tentang kondisinya itu. “Namun alih-alih menolong. Ternyata, korban digitukan juga,” jelas Reni.

Reni sapaan akrab Kanit PPA itu juga mengatakan, persetubuhan itu baru terungkap saat korban melahirkan pada bulan lalu.

Kala itu, banyak orang curiga karena korban yang masih berstatus pelajar melahirkan. Sehingga kemudian kejadian itu dilaporkan kepada pihak kepolisian. “Perutnya agak kecil karena prematur. Jadi tidak ketara. Yang membuat semua terkejut itu, karena korban yang masih pelajar dan melahirkan. Apalagi bayinya kritis. Jadi tambah ramai,” ungkapnya. (sid/mie/pojoksatu)


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 10:26

Kecelakaan Maut Gara-Gara Sopir Ngantuk, Tujuh Meninggal

SEMARANG-Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Salatiga Boyolali, tepatnya di…

Senin, 24 Juni 2019 10:14

Istri yang Ngutang Sama Tetangga, Kok Suami Banting Anak hingga Tewas

GROBOGAN – Entah apa yang ada di dalam otak bapak…

Minggu, 23 Juni 2019 12:38

Bini Suka Tampil Seronok, Aisss Ternyataaa....

Donwori -bukan nama sebenarnya- tidak pernah menyangka janji suci pernikahannya…

Minggu, 23 Juni 2019 11:44

Kai Kuat Banget di Ranjang, Bini Ampun-Ampun, Ujungnya Minta Cerai

Usia senja tak membuat Donwori -bukan nama sebenarnya- mengurangi aktivitas…

Sabtu, 22 Juni 2019 21:57

Pesta Seks Guru dan Murid Itu bukan Hanya di Laboratorium, Juga Dilakukan di Kelas

SERANG- Sebanyak 3 guru dan 3 siswi pesta seks di…

Sabtu, 22 Juni 2019 21:48

ASTAGA..!! Tiga Guru dan Tiga Siswi Pesta Seks di Ruang Laboratorium

SERANG- Sebanyak 6 guru dan siswi pesta seks di laboratorium…

Sabtu, 22 Juni 2019 11:48

Visa Sudah Mulai Terbit, Pelunasan BPIH Tahap Keempat Mulai Berjalan

JAKARTA – Pemerintah Arab Saudi sudah mulai menerbitkan visa untuk…

Sabtu, 22 Juni 2019 11:37

Pilwali Makassar Diulang dari Awal

JAKARTA – Bila tidak ada perubahan UU, tahapan pilkada 2020…

Sabtu, 22 Juni 2019 10:14

Kemendagri Tidak Pernah Rilis Daftar 57 Calon Kabupaten dan 8 Provinsi yang akan Dimekarkan

JAKARTA- Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Bahtiar menegaskan bahwa…

Jumat, 21 Juni 2019 11:40

Daerah Wajib Naikkan Dana Inspektorat

JAKARTA - Penguatan terhadap inspektorat atau pengawas internal di pemerintahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*