MANAGED BY:
SELASA
16 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Senin, 15 April 2019 11:36
ANTI ROTASI-ROTASI CLUB

1 CRYSTAL PALACE VS MANCHESTER CITY 3

Aguero

PROKAL.CO, SELHURST - Tactician Manchester City Pep Guardiola tidak mengekor kebijakan Juventus dan Barcelona yang melakukan rotasi cukup frontal pada laga terakhir mereka di Serie A dan La Liga. Kedua klub itu melakukannya agar pemain pilar fresh menyongsong leg kedua perempat final Liga Champions pekan ini.

Pep beda. Pelatih asal Spanyol itu tetap menurunkan skuad inti ketika menang 3-1 atas Crystal Palace pada matchweek ke-34 Premier League tadi malam. Padahal, posisi Vincent Kompany dkk di Liga Champions cukup gawat karena keok 0-1 pada leg pertama kontra Tottenham Hotspur (10/4).

Bagi pelatih 48 tahun itu, persiapan paling rasional bagi pemain inti jelang leg kedua di Etihad Stadium (18/4) adalah memberi mereka mood booster dengan tetap percaya kepada mereka pada pekan-pekan krusial Premier League. Ya, tiga poin di Selhurst Park tadi malam membuat The Citizens menjaga persaingan juara dengan Liverpool yang baru menyelesaikan matchweek ke-34 mereka kontra Chelsea dini hari tadi.

Tercatat, hanya ada empat pemain yang diubah Pep dari starting eleven-nya melawan Palace dari saat menghadapi Spurs. Mereka adalah Riyad Mahrez, Nicolas Otamendi, Fabian Delph, dan Fernandinho. Nah, ketika sudah unggul 2-0 melalui brace Raheem Sterling, barulah eks pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen itu mengistirahatkan pemain inti mereka. Yakni, Sergio Aguero dan Silva yang digantikan Gabriel Jesus dan Bernardo Silva.

Khusus untuk Aguero, Pep punya kiat tersendiri agar mentalnya tidak down melawan Spurs. Ternyata, Pep masih percaya kepada striker asal Argentina itu sebagai eksekutor pertama City untuk penalti.

Padahal, mantan striker Atletico Madrid itu gagal mengeksekusi tendangan 12 pas pada babak pertama melawan Spurs. Itu adalah kegagalan kedua Aguero dalam 6 kesempatan penalti bersama City musim ini.

"Saya mengagumi orang-orang yang mengambil tanggung jawab tendangan penalti meski akan sangat menderita ketika gagal. Sebaliknya, saya benci pemain yang ogah-ogahan (gampang down ketika gagal, Red),'' ucap Pep seperti dilansir Manchester Evening News.

Ada satu lagi spoiler yang diperlihatkan Pep pada laga tadi malam untuk diterapkannya melawan Spurs. Yakni akan memainkan Kevin De Bruyne sebagai starter. Tadi malam, dia membuat assist untuk gol pertama Sterling pada menit ke-15. Itulah assist pertamanya bagi City di Premier League sejak Mei 2018. Leroy Sane juga moncer dengan mencatatkan assist ke-17 di semua ajang. Terbanyak dari semua pemain di Premier League.

Keputusan Pep yang mencadangkan The Ginger Pele--julukan De Bruyne--pada leg pertama menuai banyak sorotan. Gelandang asal Belgia itu bahkan baru masuk pada menit ke-89. Tapi, Pep punya pertimbangan tersendiri bahwa kondisi De Bruyne masih butuh adaptasi pasca pulih dari cedera ligamen parah di laga ketat sekelas Liga Champions.

''Ketika menang, maka semua pemain terlihat jenius. Kami punya rencana dan pemain mengerti itu. Dia (De Bryune, Red) tetap pemain penting bagi kami seperti musim lalu,'' ucap Pep lagi. (io)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2012 08:04

Demokrat Belum Buat Laporan 2 Tahun

<div> <strong>PENAJAM</strong> - Partai Demokrat Penajam Paser Utara belum menyampaikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*