MANAGED BY:
KAMIS
25 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 15 April 2019 10:06
Terindikasi Masih Ada Pedagang Nakal
-

PROKAL.CO, SENDAWAR- Masih ada indikasi sejumlah pedagang di Kutai Barat (Kubar)  curang dengan alat timbang.  Disebabkan, banyak pedagang yang memperbaharui alat timbangan. Sementara keakuratan masih diragukan.

"Selama ini ada indikasi pedagang nakal, mengganti alat timbangan yang pada tahun lalu sudah ditera dan diberi segel resmi diganti dengan alat timbangan baru yang tidak sesuai muatan atau takarannya,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM) Kubar Salomon Sartono, kemarin.

Padahal setiap tahun melakukan uji ulang (tera) terhadap alat ukur berat (timbangan) pedagang di pasar, toko, dan warung se-Kubar. "Tahun ini tera ulang akan dilakukan pada Mei mendatang. Yakni petugas Disdagkop dan UKM turun ke lapangan, memeriksa (menera) timbangan yang digunakan pedagang," terangnya.

Salomon mengimbau agar para pedagang yang sengaja menambah beban timbangan, agar menghentikan kegiatannya yang merugikan konsumen. Jika nantinya oleh petugas Disdagkop dan UKM didapati bahwa pedagang sengaja melakukan kecurangan pada alat timbangannya, maka hal itu akan ditindak tegas dan berkaitan dengan hukum.

Selain alat ukur timbangan pedagang, Disdagkop dan UKM Kubar juga akan menera alat ukur di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Agen Premium Minyak Solar (APMS) se-Kubar.

“Disdagkop dan UKM Kubar juga mendapat laporan, bahwa selama ini terindikasi ada SPBU dan APMS di Kubar yang ‘sengaja’ mengurangi takaran (liter) dalam penjualan BBM kepada konsumen,” bebernya.

Jika setelah dilakukan tera ulang didapati ada kecurangan dalam alat ukur yang digunakan, maka pemilik SPBU atau APMS akan berhadapan dengan aparat penegak hukum.

Diketahui, Disdagkop dan UKM Kubar melakukan tera ulang terhadap alat ukur pedagang dengan kewenangan legal. Yakni sebagai kepanjangan tangan kegiatan yang semula oleh lembaga pelayanan nasional metrologi legal. Tujuannya  untuk memastikan bahwa peralatan atau standar tertentu yang digunakan pedagang sepenuhnya memenuhi persyaratan.(rud/far)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 25 April 2019 10:43

"Kuda-Kudaan", Dua Anak di Bawah Umur Diciduk Polisi

TENGGARONG–Kenakalan anak di bawah umur kian melampaui batas. Mf (15),…

Kamis, 25 April 2019 10:36

Jatah Lima Kursi Lepas, Pilbup Bakal Ketat

REKAPITULASI perolehan suara pileg yang mencapai 98 persen membuat peta…

Kamis, 25 April 2019 10:35

Dishub Awasi Jalur Trans Kaltim

TANA PASER – Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim, Dishub Paser, Satlantas…

Rabu, 24 April 2019 12:54
Perebutan Kursi Pimpinan DPRD PPU

Gerindra Optimistis, Golkar-PDIP Realistis

PENAJAM–Rekapitulasi perolehan suara pemilihan anggota legislatif periode 2019-2024, di Penajam…

Rabu, 24 April 2019 12:53

MANTAP..!! 100 Persen SMP di Paser Sudah UNBK

TANA PASER – Selama 2 hari berlangsung Ujian Nasional Berbasis…

Rabu, 24 April 2019 09:36

Satgas Pangan Sidak Pasar, Begini Hasilnya...

TENGGARONG–Mengantisipasi kenaikan harga sembako menjelang Ramadan, tim gabungan dari Satreskrim…

Selasa, 23 April 2019 14:01

Di SMP 1 Sebanyak 20 Peserta Ikuti UNBK Susulan

TENGGARONG - Penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP di…

Selasa, 23 April 2019 13:57

Siswa Kesulitan Log In, Sulit Satu Sesi

PENAJAM-Hari pertama ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMP di…

Selasa, 23 April 2019 13:56

SABAR AJA..!! Tak Ada Proyek Jalan Baru Tahun Ini

PENAJAM–Bantuan keuangan (bankeu) Pemprov Kaltim jadi penopang utama belanja infrastruktur…

Selasa, 23 April 2019 13:55
Ratusan Barang Bukti Dimusnahkan

Narkotika Masih Mendominasi

TANA PASER – Kejaksaan Negeri (Kejari) Paser menggelar pemusnahan barang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*