MANAGED BY:
SELASA
16 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 15 April 2019 10:06
Terindikasi Masih Ada Pedagang Nakal
-

PROKAL.CO, SENDAWAR- Masih ada indikasi sejumlah pedagang di Kutai Barat (Kubar)  curang dengan alat timbang.  Disebabkan, banyak pedagang yang memperbaharui alat timbangan. Sementara keakuratan masih diragukan.

"Selama ini ada indikasi pedagang nakal, mengganti alat timbangan yang pada tahun lalu sudah ditera dan diberi segel resmi diganti dengan alat timbangan baru yang tidak sesuai muatan atau takarannya,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM) Kubar Salomon Sartono, kemarin.

Padahal setiap tahun melakukan uji ulang (tera) terhadap alat ukur berat (timbangan) pedagang di pasar, toko, dan warung se-Kubar. "Tahun ini tera ulang akan dilakukan pada Mei mendatang. Yakni petugas Disdagkop dan UKM turun ke lapangan, memeriksa (menera) timbangan yang digunakan pedagang," terangnya.

Salomon mengimbau agar para pedagang yang sengaja menambah beban timbangan, agar menghentikan kegiatannya yang merugikan konsumen. Jika nantinya oleh petugas Disdagkop dan UKM didapati bahwa pedagang sengaja melakukan kecurangan pada alat timbangannya, maka hal itu akan ditindak tegas dan berkaitan dengan hukum.

Selain alat ukur timbangan pedagang, Disdagkop dan UKM Kubar juga akan menera alat ukur di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Agen Premium Minyak Solar (APMS) se-Kubar.

“Disdagkop dan UKM Kubar juga mendapat laporan, bahwa selama ini terindikasi ada SPBU dan APMS di Kubar yang ‘sengaja’ mengurangi takaran (liter) dalam penjualan BBM kepada konsumen,” bebernya.

Jika setelah dilakukan tera ulang didapati ada kecurangan dalam alat ukur yang digunakan, maka pemilik SPBU atau APMS akan berhadapan dengan aparat penegak hukum.

Diketahui, Disdagkop dan UKM Kubar melakukan tera ulang terhadap alat ukur pedagang dengan kewenangan legal. Yakni sebagai kepanjangan tangan kegiatan yang semula oleh lembaga pelayanan nasional metrologi legal. Tujuannya  untuk memastikan bahwa peralatan atau standar tertentu yang digunakan pedagang sepenuhnya memenuhi persyaratan.(rud/far)

loading...

BACA JUGA

Senin, 15 Juli 2019 12:06

Masuk Tiga Besar, Wakili Kaltim Ajang Nasional.

SANGATTA - Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Timur (Kutim) sangat mendukung…

Senin, 15 Juli 2019 12:03

Sangasanga Bikin Terobosan Pelayanan

Sebuah terobosan digagas Kelurahan Sangasanga Muara untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.…

Senin, 15 Juli 2019 12:00

Angka Pengangguran di Kutai Barat Tinggi

SENDAWAR - Ribuan orang di Kubar belum memiliki pekerjaan alias…

Senin, 15 Juli 2019 11:58

Lulus Seleksi, 12 Eks Honorer K-2 Belum Diangkat, Empat Bulan Menggantung

Belasan honorer melampaui passing grade saat tes tertulis. Pengangkatan teradang…

Senin, 15 Juli 2019 11:57

Rp 300 Juta Diakomodasi Tahun Ini

PENAJAM–Anggaran penambahan ruang perawatan di RSUD Ratu Aji Putri Botung…

Senin, 15 Juli 2019 11:55

Percepat Pelayanan, Pendaftaran Dibuka Sepekan

PENAJAM–Posisi direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka di…

Minggu, 14 Juli 2019 20:20

DEKAT DENGAN RAKYAT..!! Anggota Satgas TMMD Bercengkrama dengan Warga

SAMARINDA- Memasuki hari ke 4 TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa)…

Minggu, 14 Juli 2019 11:18

Ini Alasan Bapak Kandung dan Ibu Tiri Siksa Bocah 4 Tahun

Kutai Kartanegara - Kepolisian dari Satreskrim Polres Kutai Kartanegara terus…

Sabtu, 13 Juli 2019 13:07

Keroyokan Tuntaskan SPN, Pemprov dan Pemda Se-Kaltim Dukung Anggaran

TENGGARONG - Upaya percepatan pembangunan gedung Sekolah Polisi Negara (SPN)…

Sabtu, 13 Juli 2019 13:05

KASIHAN...Bocah 4 Tahun Ini Diancam Dikarungi dan Dibuang ke Sungai

TENGGARONG - Bocah malah berinisial An (4) yang menjadi korban…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*