MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Minggu, 14 April 2019 12:44
Kurangi Kertergantungan Batu Bara dengan Industri
ilustrasi

PROKAL.CO, SAMARINDA-Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK) akhirnya diresmikan, Senin (1/4) secara simbolis oleh Jokowi bersamaan dengan peresmian dua KEK di wilayah timur Indonesia, yakni KEK Bitung di Sulawesi Utara dan KEK Morotai di Maluku Utara. Industri ini jelas bisa mengubah struktur ekonomi Kaltim yang selama ini masih didominasi batu bara.

Untuk diketahui pada 2018, pertumbuhan ekonomi Kaltim 46 persen masih didominasi oleh pertambangan. Sedangkan sumbangan industri pengolahan hanya 17 persen, kontruksi 9 persen  dan pertanian 7 persen. Kawasan industri dibutuhkan untuk mengurangi ketergantungan Bumi Etam terhadap bisnis emas hitam.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Atqo Mardiyanto mengatakan, secara teoritis industri apapun yang dibangun pasti meningkatkan ekonomi. Tapi efektifitas akan terlihat saat industri tersebut sudah beroperasi.

“Setelah tiga bulan beroperasi baru akan terhitung dampak ekonomi suatu sektor,” katanya kepada Kaltim Post (2/4).

Dia menjelaskan, industri yang besar biasanya akan dipantau secara khusus. Dalam artian, seluruh data akan dikumpulkan secara detail, karena akan berpengaruh terhadap kabupaten tempat industri tersebut. Pengaruhnya bisa mengubah kontribusi suatu sektor dalam produk domestik regional bruto (PDRB).

“Industri mulai dibangunnya saja sudah bisa ikut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Contoh, tambahnya, Maloy saat dibangun sudah masuk dalam perhitungan PDRB namun baru kontruksinya. Investasi yang masuk ke Kaltim belum berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, setelah dibangun investasinya akan mulai menggerak ekonomi Bumi Etam. Lalu, saat berproduksi kembali berpengaruh lagi.

“Sektor kecil saja berpengaruh cukup baik pada ekonomi, apalagi industri besar,” tuturnya.

Menurutnya, selain kontruksi yang lain juga berpengaruh seperti, peningkatan tenaga kerja, penginapan, perdagangan, kuliner dan lainnya akan berpengaruh. Selain Maloy industri yang akan ikut membantu meningkatkan ekonomi Kaltim yaitu industri pabrik semen. Dampaknya terhadap ekonomi sangat baik.

“Industri semen bisa sedikit menggeser kontribusi batu bara terhadap pertumbuhan ekonomi Kaltim,” jelasnya.

Dia mengatakan, saat ini pertumbuhan industri pengolahan besar dan sedang secara tahunan pada triwulan IV 2018 meningkat sebesar 14,95 persen terhadap triwulan IV 2017.  Dengan menambah industri maloy dan pabrik semen, tentunya bisa kembali menambah peningkatan kinerja industri.

“Karena, untuk melihat perbaikan kinerja industri harus melihat menurut golongan industri,” ujarnya.

Saat ini, tambah Atqo, golongan kinerja industri pengolahan besar dan sedang, industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia, naik 16,64 persen. Lalu, industri kayu, barang dari kayu dan gabus beserta barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya, naik 14,74 persen. Sedangkan industri makanan, naik 13,35 persen.

“Secara triwulan, pertumbuhan produksi industri pengolahan besar dan sedang pada triwulan IV meningkat sebesar 6,08 persen terhadap triwulan III 2018,” katanya.

Perkembangan kinerja industri pengolahan besar dan sedang menurut golongan, jika dibandingkan per trwulan mencatatkan, industri kayu, barang dari kayu dan gabus serta barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya, naik 11,69 persen. Sedangkan, industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia, naik 4,40 persen. Serta industri makanan, naik 3,86 persen.

“Industri besar dan sedang, secara triwulan dan tahunan memang mencatatkan perbedaan yang tidak begitu berarti,” ujarnya.

Menurutnya, selanjutnya perkembangan kegiatan industri pengolahan mikro dan kecil pada triwulan IV 2018, dalam periode tahunan maupun triwulanan turut menunjukkan pertumbuhan yang positif.  Produksi industri pengolahan mikro dan kecil periode tahunan  meningkat sebesar 15,18 persen.

“Dalam industri pengolahan mikro dan kecil, pertumbuhan tertinggi terlihat dari industri pengolahan lain-lain sebesar 51,74 persen,” tuturnya.

Sedangkan, tambahnya,   industri tekstil mencatatkan pertumbuhan terendah sebesar minus 23,59 persen. Industri makanan tumbuh 1,58 persen, dan industri 12,03 persen. Sedangkan secara triwulan, pertumbuhan produksi meningkat sebesar 5,72 persen, dengan laju pertumbuhan tertinggi pada industri kayu sebesar 27,21 persen. Sedangkan terendah dicatatkan oleh industri alat angkutan sebesar minus 35,29 persen.

“Itu gambaran untuk kinerja industri kita saat ini. Secara keseluruhan meningkat, sehingga jika beroperasi dan sudah menghasilkan produksi dalam tiga bulan sudah bisa masuk dalam kontribusi PDRB,” pungkasnya. (*/ctr)


BACA JUGA

Minggu, 26 Mei 2019 12:32

Korban Diancam, Tersangka Cabul Ini Membantah

SAMARINDA - Syamsuddin Kurniawan (45), seperti tak ada rasa bersalah.…

Minggu, 26 Mei 2019 11:16
Pengungkapan Transaksi Narkoba Bermodus Rumah Singgah

Terindikasi Lanjutkan Bisnis Terlarang Jaringan Keluarga

Sejumlah polisi berpakaian sipil mencegat Kartini (42) di kompleks bangsal…

Minggu, 26 Mei 2019 11:14
Kasus Kematian Bayi di RSUD AW Sjahranie

Polisi Sudah Periksa 12 Saksi

SAMARINDA-Lebih sebulan sudah Otniel Junior Kewo meninggal. Putra ketiga pasangan…

Minggu, 26 Mei 2019 11:05

Terdakwa Penipuan Semringah Divonis Rendah

SAMARINDA–Ismail Taufik, Anto Camma, dan Wati, tampak semringah. Putusan hakim…

Minggu, 26 Mei 2019 11:04

Kecelakaan Maut di PM Noor, Sopir Truk Terancam Jadi Tersangka

SAMARINDA-Tewas kecelakaan, Nur Salam (44) sudah dikebumikan kemarin (24/5). Unit…

Minggu, 26 Mei 2019 11:02

PPDB Online di Kota Tepian, Belum Semua Sekolah Terfasilitasi

SAMARINDA–Jalur zonasidalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) jadi salah satu…

Sabtu, 25 Mei 2019 21:54

Raihan Kursi Naik, PKB Pede Siapkan Kader untuk Jadi Pemimpin Daerah

SAMARINDA- Di Pemilu 2019 ini, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kaltim…

Sabtu, 25 Mei 2019 15:09

Perusda Ini Mau Dibubarkan atau Ngga..??

SAMARINDA - Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi yang hadir…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:36
Lagi-Lagi Loket Jual Sabu Pasar Segiri Dibongkar

81 Orang Diamankan, Satreskoba Kukar Tangkap 2 Budak Sabu

SAMARINDA - Loket penjualan narkotika jenis sabu di Pasar Segiri…

Sabtu, 25 Mei 2019 00:49
Susul Suami dan Anak ke Penjara

Kontrakan Dipakai Simpan Sabu, Ibu Rumah Tangga Ini Ditangkap Polisi

SAMARINDA - Tak jera-jera, meski suami dan anaknya dipenjara karena…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*