MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Minggu, 14 April 2019 11:28
Hujatan Jadi Pelajaran
Mellisa Thendra menjalani profesi perancang busana dengan sepenuh hati sejak 2015.

PROKAL.CO, BEGITU cinta dengan dunia menggambar sejak SMP, membuat Mellisa Thendra menjalani profesi perancang busana dengan sepenuh hati sejak 2015. Menyelami dunia karier yang sesuai dengan hobi adalah hal yang begitu disyukuri. Sebab, tidak semua orang berani melakukan hal serupa.

“Khususnya dalam bidang jasa seperti ini. Sebab, bisa saja dari hobi yang dijalankan, pendapatannya tidak menentu. Beda dengan pegawai yang selalu ada dalam satu bulan. Walhasil, dengan ketidakpastian seperti itu membuat sebagian orang mengurungkan kembali niat baiknya,” jelasnya.

Padahal, menjalani profesi yang sesuai dengan kegemaran merupakan hal menguntungkan. Sebab menurut Mellisa, hal itu pasti dijalani dengan enjoy. Tidak merasa jika sedang bekerja atau melakukuan pekerjaan dengan suasana hati terpaksa.

Terlebih untuk seorang perancang busana yang selalu dikejar deadline. Jika tidak dijalani dengan suasana hati senang, Mellisa memastikan akan sulit dijalani.

“Yang sudah hobi saja masih suka mengeluh, apalagi kalau jadi perancang busana dengan keadaan terpaksa. Wah enggak kebayang deh sulitnya bagaimana,” imbuh perempuan berambut pendek itu.

Terlepas dari pekerjaannya yang sesuai hobi dan selalu dijalani dengan sepenuh hati. Mellisa juga mengaku pernah melewati titik terendah ketika dirinya diremehkan atas kesalahan yang tidak diperbuat.

Pada 2015 saat memulai karier, dia mengalami hal tak mengenakkan. “Pada saat itu saya dihubungin sama calon pengantin secara tiba-tiba. Bukan itu yang buat saya kaget, tetapi permintaannya untuk dibuatkan gaun pengantin dalam waktu kurang dari enam hari. Padahal, normalnya satu minggu,” ujarnya sambil menepuk jidat.

Calon pengantin yang memohon-mohon membuat Mellisa iba dan menerima tawarannya. Dengan niat tulus, tidak ingin mengecewakan klien pada hari spesialnya. Membuat perempuan 24 tahun itu semangat menyelesaikan dalam waktu singkat.

“Akhirnya setelah saya setujui, klien memberi tahu bagaimana gaun impiannya. Dress dengan detail mermaid pada bagian bawah. Enggak hanya itu, klien ini juga belahan kerahnya itu sedikit lebih turun agar terlihat seksi. Akhirnya saya jalankan semua permintaan dalam waktu yang terbilang mustahil,” imbuhnya.

Mellisa merelakan waktu tidurnya demi menciptakan wedding dress impian klien. Hingga hari yang dijanjikan pun tiba, dengan bangga Mellisa menunjukkan gaun pengantin yang dia buat dalam waktu singkat. Namun, kenyataan tidak selalu sesuai dengan apa yang diharapkan.

“Tidak ada kata terima kasih, atau setidaknya memasang wajah tersanjung karena saya sudah menyelesaikan gaun itu dalam waktu tiga hari. Faktanya dia malah komplain karena katanya gaun ini terlalu seksi. Padahal, saya sudah membuat detail belahan sesuai yang dia inginkan,” jelasnya dengan wajah kesal.

Tidak hanya sampai di situ, Mellisa mendapat hinaan karena mematok harga yang menurut klien begitu mahal. Dan, berakhir dengan kata-kata tidak mengenakkan sebab dirinya dibanding-bandingkan oleh perancang busana lainnya.

“Perasaan? Jangan ditanya lagi deh, hancur banget. Saya patok harga Rp 700 ribu, karena mintanya mendadak. Malah dibandingkan dengan desainer lainnya. Bahkan perempuan ini bilang, kalau saya harus mencontoh gaun yang indah dengan harga yang murah seperti perancang busana lain,” ungkapnya kesal sambil meniru perkataan kliennya.

Tidak ingin memperpanjang urusan, akhirnya Mellisa memberi setengah harga yaitu Rp 300 ribu. “Bukan karena dibayar setengah harga. Tapi, sedih ketika saya sudah rela mengorbankan waktu istirahat demi menciptakan gaun impiannya. Namun, dibalas cemooh dan dibandingkan dengan desainer lain,” ujarnya kecewa.

Meski kesal, dia mengaku ikhlas. Bahkan kisah itu selalu ada di ingatannya. Bukan karena dendam, namun dijadikan pelajaran. Agar lain kali lebih bijak, dan tegas untuk tidak menerima pesanan dalam waktu singkat. (*/nul*/rdm2)

 


BACA JUGA

Minggu, 26 Mei 2019 14:16
Ira Yuliana

Pernah Gagal di Salon, Lancar di Kuliner

Pekarangan kediaman Ira Yuliana jadi saksi bisu kegigihannya. Dia pernah…

Minggu, 26 Mei 2019 14:12

Mandiri, Tak Ingin Bergantung Pada Suami

MENURUT Ira Yuliana, dalam sehari sangat gampang menghadirkan ratusan orang…

Minggu, 26 Mei 2019 14:08
Diet Enak Bahagia Menyenangkan (DEBM)

Tiga Bulan Pangkas 14 Kilogram

GORENGAN jadi makanan favorit Supinah saat muda dulu. Kebiasaan itu…

Minggu, 26 Mei 2019 14:07

Ingin Tetap Bugar Sambut Hari Tua

BAGI Supinah yang sukses turunkan berat badan 14 kilogram (kg)…

Minggu, 26 Mei 2019 14:05

Konsumsi Minim Karbo, Tinggi Protein dan Lemak

PEREMPUAN dengan usia 30–40, cenderung berhadapan dengan berbagai permasalahan penuaan (aging) dan…

Minggu, 26 Mei 2019 13:56

7-9 Jam Perhari, Jaga Kualitas Tidur Saat Ramadan

SETIAP orang memiliki kesibukan beragam. Apalagi semakin bertambahnya usia, berbanding…

Minggu, 26 Mei 2019 13:55

Kurang Tidur Berujung Emosional

KURANG tidur pasti akan mengakibatkan kelelahan namun akan merembet pada…

Minggu, 26 Mei 2019 13:47

Aneka Kuliner Penjuru Dunia

EDISI Sedap Kaltim Post kali ini tidak mengulas mi nusantara,…

Minggu, 26 Mei 2019 13:44

Pizza Margherita Sehat, Sup Jagung Nikmat

SIAPA tidak kenal pizza? Makanan asal Italia dengan adonan tepung…

Minggu, 26 Mei 2019 13:43

Kudapan Manis Kekinian

KUDAPAN manis masih jadi juara, apalagi saat untuk hidangan berbuka.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*