MANAGED BY:
SELASA
16 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Minggu, 14 April 2019 11:28
Hujatan Jadi Pelajaran
Mellisa Thendra menjalani profesi perancang busana dengan sepenuh hati sejak 2015.

PROKAL.CO, BEGITU cinta dengan dunia menggambar sejak SMP, membuat Mellisa Thendra menjalani profesi perancang busana dengan sepenuh hati sejak 2015. Menyelami dunia karier yang sesuai dengan hobi adalah hal yang begitu disyukuri. Sebab, tidak semua orang berani melakukan hal serupa.

“Khususnya dalam bidang jasa seperti ini. Sebab, bisa saja dari hobi yang dijalankan, pendapatannya tidak menentu. Beda dengan pegawai yang selalu ada dalam satu bulan. Walhasil, dengan ketidakpastian seperti itu membuat sebagian orang mengurungkan kembali niat baiknya,” jelasnya.

Padahal, menjalani profesi yang sesuai dengan kegemaran merupakan hal menguntungkan. Sebab menurut Mellisa, hal itu pasti dijalani dengan enjoy. Tidak merasa jika sedang bekerja atau melakukuan pekerjaan dengan suasana hati terpaksa.

Terlebih untuk seorang perancang busana yang selalu dikejar deadline. Jika tidak dijalani dengan suasana hati senang, Mellisa memastikan akan sulit dijalani.

“Yang sudah hobi saja masih suka mengeluh, apalagi kalau jadi perancang busana dengan keadaan terpaksa. Wah enggak kebayang deh sulitnya bagaimana,” imbuh perempuan berambut pendek itu.

Terlepas dari pekerjaannya yang sesuai hobi dan selalu dijalani dengan sepenuh hati. Mellisa juga mengaku pernah melewati titik terendah ketika dirinya diremehkan atas kesalahan yang tidak diperbuat.

Pada 2015 saat memulai karier, dia mengalami hal tak mengenakkan. “Pada saat itu saya dihubungin sama calon pengantin secara tiba-tiba. Bukan itu yang buat saya kaget, tetapi permintaannya untuk dibuatkan gaun pengantin dalam waktu kurang dari enam hari. Padahal, normalnya satu minggu,” ujarnya sambil menepuk jidat.

Calon pengantin yang memohon-mohon membuat Mellisa iba dan menerima tawarannya. Dengan niat tulus, tidak ingin mengecewakan klien pada hari spesialnya. Membuat perempuan 24 tahun itu semangat menyelesaikan dalam waktu singkat.

“Akhirnya setelah saya setujui, klien memberi tahu bagaimana gaun impiannya. Dress dengan detail mermaid pada bagian bawah. Enggak hanya itu, klien ini juga belahan kerahnya itu sedikit lebih turun agar terlihat seksi. Akhirnya saya jalankan semua permintaan dalam waktu yang terbilang mustahil,” imbuhnya.

Mellisa merelakan waktu tidurnya demi menciptakan wedding dress impian klien. Hingga hari yang dijanjikan pun tiba, dengan bangga Mellisa menunjukkan gaun pengantin yang dia buat dalam waktu singkat. Namun, kenyataan tidak selalu sesuai dengan apa yang diharapkan.

“Tidak ada kata terima kasih, atau setidaknya memasang wajah tersanjung karena saya sudah menyelesaikan gaun itu dalam waktu tiga hari. Faktanya dia malah komplain karena katanya gaun ini terlalu seksi. Padahal, saya sudah membuat detail belahan sesuai yang dia inginkan,” jelasnya dengan wajah kesal.

Tidak hanya sampai di situ, Mellisa mendapat hinaan karena mematok harga yang menurut klien begitu mahal. Dan, berakhir dengan kata-kata tidak mengenakkan sebab dirinya dibanding-bandingkan oleh perancang busana lainnya.

“Perasaan? Jangan ditanya lagi deh, hancur banget. Saya patok harga Rp 700 ribu, karena mintanya mendadak. Malah dibandingkan dengan desainer lainnya. Bahkan perempuan ini bilang, kalau saya harus mencontoh gaun yang indah dengan harga yang murah seperti perancang busana lain,” ungkapnya kesal sambil meniru perkataan kliennya.

Tidak ingin memperpanjang urusan, akhirnya Mellisa memberi setengah harga yaitu Rp 300 ribu. “Bukan karena dibayar setengah harga. Tapi, sedih ketika saya sudah rela mengorbankan waktu istirahat demi menciptakan gaun impiannya. Namun, dibalas cemooh dan dibandingkan dengan desainer lain,” ujarnya kecewa.

Meski kesal, dia mengaku ikhlas. Bahkan kisah itu selalu ada di ingatannya. Bukan karena dendam, namun dijadikan pelajaran. Agar lain kali lebih bijak, dan tegas untuk tidak menerima pesanan dalam waktu singkat. (*/nul*/rdm2)

 


BACA JUGA

Senin, 15 Juli 2019 11:21

Menjaga Kepercayaan Klien

Usaha yang dirintis semakin berkembang. Klien berdatangan. Menjadi bisnis yang…

Senin, 15 Juli 2019 11:21

Biasa dengan Karakter Klien Beda, Tangani 10 Ribu Tamu

KARAKTER klien yang berbeda sudah biasa dihadapi. Diungkapkan Kritaya Zenaida…

Senin, 15 Juli 2019 11:11

Waspada Tiga Jenis Kutu di Kepala

Ketikalagi asyik mengobrol, tiba-tiba kulit kepala rasanya gatal sekali? Kondisi…

Senin, 15 Juli 2019 11:09

Mitos Membasmi Kutu, Dari Santan Basi hingga Kapur Barus

SELAIN mengganggu kenyamanan saat beraktivitas, rasa gatal berlebih akibat kutu…

Senin, 15 Juli 2019 11:07

Menabung sejak Dini, Bisa Dimulai dari Usia Dua Tahun

Kebiasaanmenabung sebaiknya ditanamkan sejak dini. Orangtua penting agar anak lebih…

Senin, 15 Juli 2019 11:06

Ajarkan Anak Menghargai Usaha

SEBAGIAN orangtua menganggap belum waktunya anak memahami uang. Namun, berbeda…

Senin, 15 Juli 2019 11:05

Belajar Bahasa Inggris Usia Dewasa, Benahi Mental agar Lancar

Kemampuan berbahasa penting untuk menunjang karier dan pendidikan. Mampu berbahasa…

Senin, 15 Juli 2019 11:03

Persiapan Matang demi Karier Gemilang

DIA adalah Jeannet Novelia Sarwono. Mahasiswi program studi Manajemen Fakultas…

Senin, 15 Juli 2019 10:59

Masakan Tatar Sunda Manjakan Lidah

Menghabiskan liburan dengan sekadar berjalan-jalan namun tak berwisata kuliner agaknya…

Senin, 15 Juli 2019 10:58

Soto Mi Bogor dengan Aneka Isian

SETELAH mi kocok bandung, menu selanjutnya yakni soto mi bogor.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*