MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Minggu, 14 April 2019 11:02
Ratusan Perwakilan Daerah Mengikuti Seleksi PPAN

Harus Tonjolkan Pengetahuan tentang Kaltim

FOKUS: Peserta PPAN 2019 serius mengikuti tahapan seleksi di Aula Dispora Kaltim kemarin.

PROKAL.CO, Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) telah dibuka Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Program tahunan ini merupakan hasil kerja sama pemerintah Indonesia dengan negara-negara sahabat.

 

MUHAMMAD YODIQ, Samarinda

 

PROGRAM PPAN sudah terlaksana sejak 1973. Di Kaltim, kegiatan ini dilaksanakan Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) yang merupakan organisasi alumni PPAN bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim. Pesertanya adalah perwakilan dari sejumlah kabupaten/kota di Kaltim.

Kini seleksi untuk mengikuti program tersebut sedang berlangsung di Kantor Dispora Kaltim. Kegiatan berlangsung dua hari, yakni 13-14 April di Aula Dispora. Provinsi Kaltim mendapat jatah dua pemuda yang akan dikirim ke Australia, Jepang, dan negara kawasan ASEAN.

Dari 160 pemuda yang mendaftar, terdapat 40 peserta yang lulus seleksi administrasi yang dimulai sejak 15 Maret. Sebanyak 20 putra mengikuti seleksi yang ditujukan ke Australia dan 20 putri untuk Jepang dan ASEAN. “Jadi, masing-masing negara tujuan dikirim satu putra dan putri yang lulus seleksi,” ujar Ketua Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) Kaltim Trendy Palkanov, kemarin (13/4).

Dia memastikan, yang dikirim adalah duta pemuda yang kredibel untuk menjalankan misi negara. Para peserta akan mendapat ilmu terkait misi perdamaian, membahas isu-isu internasional, dialog publik di negara tujuan, dan melantik kemampuan kepemimpinan.

Lanjut dia, di Australia dan Jepang peserta akan mengikuti kegiatan selama dua bulan. Dua bulan sebelum berangkat akan diberikan training langsung oleh Kemenpora. Tidak hanya itu, peserta juga mendapat kunjungan pemerintahan setempat dan kesempatan magang. “Menyesuaikan kemampuan,” ungkap dia.

Kendati demikian, para peserta harus lebih dulu lulus seleksi. Pasalnya, tidak asal mengirim putra-putri  saja. Para peserta harus pernah melaksanakan atau terlibat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat atau community development serta pernah menggagas kegiatan sosial.

“Bisa berbahasa Inggris dengan skor TOEFL minimal 500. Pengetahuan mengenai seni budaya Kaltim dan akademik harus bagus. Sikap dan keagamaan juga menjadi prioritas. Nanti interview komunikasi, psikotes, dan bahasa Inggris termasuk dalam penilaian,” bebernya.

Pemuda yang mengikuti kegiatan ini diwajibkan menjalankan Post Program Aktivity (PPA). Sehingga, bukan hanya menikmati program saja. Setelah program selesai, peserta harus berdedikasi ke daerah masing-masing sesuai keinginan Kemenpora.

Setidaknya bisa membuat kegiatan atau program kecil berkelanjutan. Apalagi kemampuan publik speaking, wawasan, kepemimpinan dan lainnya pasti meningkat. Karena itu, wajib berdedikasi untuk daerah.

“Yang jelas, ada batasan usia sesuai kerja sama dan undang-undang kepemudaan di negara tujuan. Khusus Australia usia 21 sampai 25. Sedangkan yang dikirim ke Jepang batas usianya 20 hingga 30 tahun,” papar Trendy.

Meski kegiatan dilakukan serentak di seluruh Indonesia, dia memastikan, dua peserta yang lulus seleksi di Kaltim tidak akan mengikuti seleksi di tingkat pusat. “Bukan Indonesia saja yang mengirim pemudanya. Para pemuda dari Australia dan Jepang pun datang ke sini dengan program yang sama,” terangnya.

Perlu diketahui, program yang berlangsung sejak 1973 ini telah berhasil mencetak putra-putri terbaik Kaltim. Di antaranya Gubernur Kaltim Isran Noor dan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, yang merupakan alumni PPAN.

Sementara itu, Kadispora Kaltim Syirajudin mengaku bangga melihat peserta PPAN 2019 yang begitu bersemangat. Meskipun berasal dari berbagai daerah di Kaltim.

Menurutnya, program tahunan ini untuk mengembangkan generasi muda Indonesia dengan memperluas pengetahuan, wawasan, serta mempersiapkan mereka dalam menghadapi tantangan global pada masa mendatang.

Kegiatan ini juga untuk mempererat persahabatan dan kerja sama pemuda Indonesia dengan pemuda negara tujuan. Sehingga tercipta kader-kader pemimpin bangsa berwawasan internasional.Lanjut dia, memberikan kesempatan kepada generasi muda agar mengenal adat istiadat, kesenian, dan budaya negara tujuan.

“Jadi, toleransi antarpemuda tercipta. Kan generasi muda diharapkan mampu menciptakan jaringan informasi, komunikasi, dan bisnis,” ucapnya.

Sebenarnya, lanjut dia, ada beberapa negara yang telah bekerja sama dengan Indonesia. Di antaranya, Malaysia, Singapura, India, Tiongkok, Korea Selatan, dan Kanada. Tujuannya pun sama agar kualitas pemuda meningkat sehingga kepekaan akan masalah sosial dimiliki.

“Kami harap seluruh peserta membawa tanggung jawab moral serta pengetahuan yang baik. Program ini memilih duta perwakilan Kaltim dan Indonesia,” papar dia.

Ditambahkan, keseriusan, mental, fisik, dan pengetahuan mengenai Kaltim harus ditonjolkan. Seseorang yang menjadi duta wajib mengetahui seluk-beluk Kaltim, baik pariwisata, kuliner, bahasa, adat istiadat maupun program pemerintah.(*/kri/k16)

 


BACA JUGA

Minggu, 26 Mei 2019 12:32

Korban Diancam, Tersangka Cabul Ini Membantah

SAMARINDA - Syamsuddin Kurniawan (45), seperti tak ada rasa bersalah.…

Minggu, 26 Mei 2019 11:16
Pengungkapan Transaksi Narkoba Bermodus Rumah Singgah

Terindikasi Lanjutkan Bisnis Terlarang Jaringan Keluarga

Sejumlah polisi berpakaian sipil mencegat Kartini (42) di kompleks bangsal…

Minggu, 26 Mei 2019 11:14
Kasus Kematian Bayi di RSUD AW Sjahranie

Polisi Sudah Periksa 12 Saksi

SAMARINDA-Lebih sebulan sudah Otniel Junior Kewo meninggal. Putra ketiga pasangan…

Minggu, 26 Mei 2019 11:05

Terdakwa Penipuan Semringah Divonis Rendah

SAMARINDA–Ismail Taufik, Anto Camma, dan Wati, tampak semringah. Putusan hakim…

Minggu, 26 Mei 2019 11:04

Kecelakaan Maut di PM Noor, Sopir Truk Terancam Jadi Tersangka

SAMARINDA-Tewas kecelakaan, Nur Salam (44) sudah dikebumikan kemarin (24/5). Unit…

Minggu, 26 Mei 2019 11:02

PPDB Online di Kota Tepian, Belum Semua Sekolah Terfasilitasi

SAMARINDA–Jalur zonasidalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) jadi salah satu…

Sabtu, 25 Mei 2019 21:54

Raihan Kursi Naik, PKB Pede Siapkan Kader untuk Jadi Pemimpin Daerah

SAMARINDA- Di Pemilu 2019 ini, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kaltim…

Sabtu, 25 Mei 2019 15:09

Perusda Ini Mau Dibubarkan atau Ngga..??

SAMARINDA - Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi yang hadir…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:36
Lagi-Lagi Loket Jual Sabu Pasar Segiri Dibongkar

81 Orang Diamankan, Satreskoba Kukar Tangkap 2 Budak Sabu

SAMARINDA - Loket penjualan narkotika jenis sabu di Pasar Segiri…

Sabtu, 25 Mei 2019 00:49
Susul Suami dan Anak ke Penjara

Kontrakan Dipakai Simpan Sabu, Ibu Rumah Tangga Ini Ditangkap Polisi

SAMARINDA - Tak jera-jera, meski suami dan anaknya dipenjara karena…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*