MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Minggu, 07 April 2019 10:54
Bangun Kedekatan Antara Buah Hati dan Orangtua
SENANG: Usahakan anak merasa senang dulu sebelum mengikuti pijat dan renang. Ini juga bisa dilakukan di rumah oleh orangtua untuk menumbuhkan kedekatan. Dari situ, akan timbul hormon endorfin yang berkaitan dengan ketenangan bayi.

PROKAL.CO, SPA bayi yang terdiri dari pijat dapat meningkatkan tingkat kepercayaan diri dan berpengaruh terhadap keadaan psikologis anak. Tak hanya di tempat khusus spa, sebenarnya bagi para orangtua juga bisa melakukan spa bayi secara mandiri di rumah. Namun, perlu diingat, Anda harus mempelajarinya dengan serius.

Menurut Susanthi Anggraini yang sudah berpengalaman dengan dunia spa bayi sejak delapan tahun silam justru mengungkapkan, spa bayi akan lebih baik dilakukan dengan orangtua secara langsung. Tanpa disadari, timbul kedekatan antara anak dan orangtua melalui kegiatan ini. Khususnya jika dilakukan oleh sang ayah. Bayi yang telah terbiasa bersama ibu sejak dalam kandungan membuat anak memiliki waktu yang tak begitu banyak dengan ayahnya. Perempuan yang kerap disapa Aren itu juga menyebutkan kegiatan spa bayi di luar negeri juga telah banyak dilakukan oleh para orangtua.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan, jika ingin melakukan spa bayi di rumah, orangtua harus tahu kondisi si kecil. Usahakan pula situasi di rumah keadaan tenang bahkan suara barang elektronik seperti televisi dan ponsel pastikan tidak ada.

Gunakan minyak zaitun yang sarat akan vitamin E agar kulit lebih halus dan terjaga. Sebelumnya, pastikan anak tidak memiliki alergi tertentu. Terakhir, pijat bisa dimulai dari berbagai titik mana saja asal suasana hati anak senang dulu. Usahakan cari momen yang tepat. Contohnya setelah anak bangun tidur. Jangan saat baru selesai makan atau akan pergi tidur.

“Anak juga akan jauh lebih tenang. Ketika hormon endorfin atau hormon ketenangan keluar, akan menimbulkan kekebalan tubuh bagi anak. Hormon endorfin itu mampu menjaga anak dari bakteri atau virus yang bisa menimbulkan penyakit,” jelas Aren.

Bertujuan untuk relaksasi sekaligus memberi manfaat beragam, Aren mengingatkan orangtua harus siap mental jika ingin anaknya melakukan spa bayi. Menurut pengalamannya, banyak dijumpai orangtua yang akhirnya tak jadi melakukan spa bayi karena tak tega melihat sang buah hati menangis. Padahal, itu memang salah satu risiko yang harus dihadapi.

“Pertama kali yang harus disiapkan adalah mental. Anak itu suasana hatinya mudah berubah. Contohnya jika di rumah senang main air tapi belum tentu suka renang. Sebab, renang mesti menggunakan neck ring dan biasanya anak tidak suka. Orangtua harus kuat,” lanjut Aren serius.

Keterbatasan informasi dan edukasi yang minim soal manfaat spa bayi juga masih ditemukan pada beberapa orangtua. Ada pula orangtua yang tak terima dengan pijat tersebut hanya karena anaknya menangis. Faktanya, di luar daerah justru lebih banyak para orangtua yang berlomba-lomba melakukan spa bayi. Beragam alasan muncul seperti anaknya bisa lancar berjalan dan kuat dalam berdiri.

“Menurut penelitian, positifnya adalah anak yang rutin melakukan spa bayi jauh lebih percaya diri saat dia semakin besar dan lebih aktif. Sebagai contoh, keberanian anak untuk masuk ke kolam saja sudah luar biasa. Tidak semua anak percaya diri apalagi orangtua yang tidak mendukung. Harus dibiasakan berani dan ajak anak berkomunikasi ketika di kolam. Misalnya soal warna bola di kolam. Otomatis memori anak juga akan terlatih lewat hal itu,” lanjut perempuan 37 tahun tersebut.

Pengaruh spa bayi terhadap tumbuh kembang anak bisa mencapai 80 persen mulai kepercayaan diri hingga kesehatan. Spa bayi juga berlaku untuk mencegah atau preventif terhadap penyakit. (*/ysm*/rdm2/k16)

 

 


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 09:35

Raih Rezeki Usai Tebar Manfaat

Tak jarang orang dikatakan naif saat mengaku mengejar manfaat dibanding…

Senin, 24 Juni 2019 09:34

Keajaiban Dibalik Kebaikan

HARI itu bisa jadi hal yang paling membuat Fitri Eka…

Senin, 24 Juni 2019 09:31

Mengenal Menstrual Cup, Pengganti Pembalut yang Ramah Lingkungan

Menstrual cup atau cangkir menstruasi mungkin masih asing terdengar. Wajar,…

Senin, 24 Juni 2019 09:29

Menstrual Cup Lebih Nyaman, Pastikan Higienis

DELAPAN tahun silam, Eva memutuskan mengubah kebiasaannya. Dari pembalut ke…

Senin, 24 Juni 2019 09:27

Ini Efek Penggunaan Lipstik untuk Pipi dan Mata

Ada banyak produk make-up. Untuk mata, bibir dan pipi punya…

Senin, 24 Juni 2019 09:26

Tampil Maksimal dengan Modal Minimal

TAK hanya tampil maksimal dengan setelan busana menarik, para perempuan…

Senin, 24 Juni 2019 09:23

Orangtua Pekerja, Bagaimana Efeknya Bagi Anak?

Kewajiban dan hak adalah hal berbeda namun harus dijalankan seirama.…

Senin, 24 Juni 2019 09:21

Cara Wanita Karier Mendidik Anak Mandiri

BEBERAPA orangtua yang bekerja, memutuskan menitipkan anak ke tempat penitipan…

Senin, 24 Juni 2019 09:07

Potato Peanut Crumb, Sajian Unik dari Kentang Kukus

Fushion food menggambarkan makanan yang dibuat berdasar dua elemen atau…

Senin, 24 Juni 2019 09:05

Pasta Rasa Lokal, Fetucini Sambal Matah

DI Indonesia, pasta cukup populer. Di antaranya, spageti, makaroni, dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*