MANAGED BY:
KAMIS
23 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 03 April 2019 12:36
Ekspor CPO Naik di Tengah Potensi Konflik
ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA – Perseteruan dengan Uni Eropa belum memengaruhi kinerja ekspor minyak sawit (CPO) RI ke Benua Biru. Berdasar data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), ekspor CPO RI ke Uni Eropa justru tumbuh 27 persen pada Februari jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Memang secara total, ekspor CPO dan turunannya merosot 11 persen dari 3,25 juta ton pada Januari menjadi 2,88 juta ton pada bulan kedua 2019. Namun, ekspor ke beberapa area seperti Uni Eropa dan Bangladesh naik. Untuk Bangladesh, ekspor meningkat 8 persen.

Direktur Eksekutif Gapki Mukti Sardjono menyatakan, ekspor CPO hanya 852,3 ribu ton dan sisanya merupakan produk turunan. Negara yang permintaannya melemah signifikan adalah Amerika Serikat yang turun 48 persen, Pakistan 41 persen, Tiongkok 22 persen, Afrika 16 persen, dan India 14,5 persen. ’’Penurunan disebabkan bulan Februari lebih pendek daripada Januari,” ujar Mukti kemarin (2/4).

Menurut Mukti, tantangan hambatan perdagangan paling besar adalah adopsi Renewable Energy Directive (RED) II oleh Komisi Uni-Eropa pada 13 Maret 2019. Kebijakan itu bakal menghapus penggunaan biodiesel berbasis sawit karena dianggap memiliki risiko tinggi terhadap deforestasi. Gapki pun masih mempertanyakan landasan ilmiah kebijakan RED II karena tak seimbang untuk penggunaan minyak nabati lain seperti kedelai, rapeseed, dan biji bunga matahari. ”Diskriminasi Uni Eropa tentu sangat merugikan negara produsen sawit,” tambahnya.

Selain ekspor, pemakaian CPO dalam negeri pada Februari meningkat. Program B20 mencatatkan penyerapan biodiesel 648 ribu ton atau naik 17 persen daripada Januari yang hanya 552 ribu ton. Para pengusaha berharap uji coba B30 segera dilaksanakan untuk implementasi peningkatan kadar CPO dalam biodiesel menjadi 30 persen.

Mukti mengungkapkan, penggunaan biodiesel berbasis CPO bakal meningkatkan konsumsi nasional serta menghemat devisa impor migas. ”Tingginya penggunaan CPO dalam negeri akan mengurangi ketergantungan kepada ekspor,” bebernya. Data Gapki menunjukkan, stok minyak sawit pada Februari 2,5 juta ton atau turun 17 persen daripada pasokan akhir yang mencapai 3,02 juta ton pada Januari.

Di samping itu, harga rata-rata bulanan CPO global naik 5 persen secara month-to-month menjadi USD 556,50 per metrik ton (MT). Sepanjang Februari, harga CPO global bergerak di kisaran USD 542,50 per MT hingga USD 572,50 per MT. Naiknya harga didorong berkurangnya stok minyak sawit di Indonesia, Malaysia, dan minyak nabati lain di beberapa negara produsen. (agf/c6/oki)


BACA JUGA

Kamis, 23 Mei 2019 14:40

Tekan Harga Daging Sapi, Masyarakat Bisa Beralih ke Daging Beku

BALIKPAPAN- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah (Kanwil) V…

Kamis, 23 Mei 2019 14:38
Bank Mandiri Balikpapan Siapkan Rp 1 T

Layani Penukaran Uang dengan Mobil Keliling

BALIKPAPAN- Bank Mandiri Area Balikpapan menyiapkan armada keliling untuk melayani…

Kamis, 23 Mei 2019 14:31

Dorong Transaksi dengan Midnight Sale

BALIKPAPAN- Momentum peak season Ramadan atau jelang Lebaran bakal digunakan…

Kamis, 23 Mei 2019 12:50

Tarif Pesawat Terus Dipelototi

JAKARTA – Tiket pesawat menjadi atensi masyarakat saat musim mudik.…

Kamis, 23 Mei 2019 10:49

Bisnis Online Terhambat Jaringan

SANGATTA–Bisnis berbasis dalam jaringan (daring/online) yang kian menjamur di Tanah…

Rabu, 22 Mei 2019 10:03

Sehari Kaltim Hasilkan 80 Ton Ikan

SAMARINDA-Kepastian stok ikan di Kaltim memang tak perlu diragukan. Konsumsi…

Rabu, 22 Mei 2019 10:01

Optimistis Kelapa Sawit Tingkatkan Kinerja Ekspor

SAMARINDA-Sejak awal 2019, berbagai tantangan dari luar negeri maupun dalam…

Rabu, 22 Mei 2019 09:57

Targetkan Outflow Ramadan Rp 5,3 Triliun

SAMARINDA-Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim menargetkan kebutuhan uang tunai…

Selasa, 21 Mei 2019 13:59

Tunggu Izin Lingkungan, Rencana Reklamasi Pelabuhan Tetap Dijalankan

BALIKPAPAN- PT Pelindo IV tampaknya harus lebih bersabar untuk melanjutkan…

Selasa, 21 Mei 2019 13:55

Hati-Hati Peminjaman Online

SAMARINDA- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong pertumbuhan industri peer-to-peer…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*