MANAGED BY:
MINGGU
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 29 Maret 2019 11:09
ADUH MIRIS..!! di Kabupaten Ini, Ribuan Guru Belum Sarjana
-

PROKAL.CO, SENDAWAR - Masih banyak tenaga pendidik di Kutai Barat (Kubar) belum sarjana (S-1). Juga masih banyak belum bersertifikasi sebagai tenaga pendidik. Padahal, guru wajib memiliki sertifikat pendidik seperti diatur dalam Undang-Undang Nomor 14/2005 tentang Guru dan Dosen. 

Ketentuan yang lebih dikenal dengan Undang-Undang Guru dan Dosen (UUGD) tersebut menyatakan bahwa guru adalah pendidik profesional pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru profesional minimum harus sarjana atau diploma empat (D-IV).

Kemudian menguasai kompetensi, memiliki sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. “Dari sekitar 3 ribu guru se-Kubar, rata-rata masih berijazah SMA, terbanyak guru sekolah dasar. Hampir mencapai ribuan," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kubar Silvanus Ngampun, saat membuka workshop kurikulum 13 kepada puluhan guru yang diselenggarakan salah satu perusahaan tambang, beberapa hari lalu.

“Masalah ini tengah menjadi upaya kami (Disdikbud) agar semua tenaga pendidik memenuhi aturan," sambungnya.

Kondisi guru itu, kata dia, banyak yang bertugas di pedalaman dan daerah terpencil. Jauh dari ibu kota kabupaten. Di satu sisi mengajar harus dilakukan. Sementara tuntutan penyesuaian pendidikan sebagai guru sulit terpenuhi. 

Meskipun demikian, menurut dia, akan tetap menjadi kewajiban Disdikbud menyikapinya. Di antaranya rekrutmen tenaga pendidik yang harus diutamakan S-1. "Di kantor saya banyak sekali permohonan menjadi guru. Kalau diletakkan di ruangan bisa penuh. Makanya saya prioritaskan yang sarjana," terangnya.

Guru yang tidak sesuai kualifikasi apakah berdampak kepada mutu pendidikan? Silvanus mengatakan, tengah menjadi perhatiannya. Makanya meski guru belum standar pendidikan wajib belajar. "Biar ijazah SMA tapi otaknya sama sarjana," katanya.

Karena itu, program wajib belajar terus digalakkan. "Kalau punya handphone gunakan sebagai salah satu wadah untuk belajar. Jangan dipakai untuk perbuatan negatif," tegasnya.

Demikian pula bagi guru yang memiliki kesempatan kuliah, dia menganjurkan segera menuntaskannya. Pasalnya, jika tidak mengikuti aturan pada saatnya akan tertinggal. Silvanus menekankan, era saat ini tenaga pendidik dituntut lebih kerja keras mencetak generasi yang mumpuni. (rud/kri/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Mei 2019 13:45

Kejari Deteksi Potensi Korupsi, Soroti Dugaan di Dua Proyek

SENDAWAR–Setelah kasus dugaan korupsi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mahakam…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:28

Sekretariat DPRD Minta Hak Pengelolaan Rumjab

  SANGATTA-Rumah jabatan (rumjab) pimpinan DPRD Kutim di kawasan Kompleks…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:27
PPDB Jenjang Sekolah Dasar

INGAT..!! Calistung Bukan Syarat Penerimaan

TENGGARONG-Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SD segera dibuka. Sebelum…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:26

Fogging Tak Efektif Cegah DBD

SANGATTA– Angka penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kutim terus…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:16

Cegah Wabah Dari Luar, KKP Tanah Grogot Perketat Jalur Masuk

TANA PASER — Seiring maraknya penyebaran Monkeypox atau virus cacar…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:15

Pantau Jalur Transportasi dan Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

PENAJAM- Operasi Ketupat Mahakam 2019 akan dimulai pekan depan. Selama…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:13

MASIH BANYAK LOWONG..!! SD Kurang 823 Siswa, SMP Defisit 652 Siswa

PENAJAM- Batas tertinggi jumlah rombongan belajar (rombel) pada Penerimaan Peserta…

Jumat, 24 Mei 2019 11:05

Di Kabupaten Ini, DBD Makin Meresahkan

SANGATTA - Deman berdarah dengue (DBD) semakin meresahkan masyarakat Kutai…

Jumat, 24 Mei 2019 11:03

Warga Keluhkan Illegal Fishing dan Logging

SENDAWAR - Penindakan illegal fishing dan illegal logging disambut positif…

Jumat, 24 Mei 2019 11:01

Akui Tak Mudah Awasi Tahura Bukit Soeharto

TENGGARONG - Upaya UPTD Tahura melakukan upaya pencegahan atas perusakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*