MANAGED BY:
JUMAT
19 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 26 Maret 2019 21:40
Gubernur Isran Perjuangkan Rp 3 Triliun APBN untuk Keruk Sungai Karang Mumus
Sungai Karang Mumus.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor mengaku pihaknya sedang memperjuangkan dana pusat APBN untuk mengeruk Sungai Karang Mumus (SKM). Hal ini agar banjir di Samarinda bisa berkurang.

"Saya tidak berjanji. Tapi, kita berjuang mendapatkan dana pusat untuk normalisasi SKM," ujar Isran, Selasa (26/3/2019).

Isran mengungkapkan Pemprov Kaltim sedang revisi desain penanganan banjir di Samarinda dari Dinas PUPR Kaltim. Dibutuhkan anggaran dana Rp 3 triliun untuk mengerjakan proyek tersebut.

Adapun, waktu pekerjaan normalisasi sungai, ia menyerahkan sepenuhnya hal tersebut kepada pemerintah pusat.

"Saya serahkan ke pusat saja, bagaimana maunya. Biar mereka kerjakan. Jadi dana pusat yang kerjakan pusat. Biar kita juga (APBD) aman," ujar Isran.

Isran menilai banjir cepat terjadi di kota Samarinda karena pendangkalan SKM yang sudah parah. Sehingga, air hujan yang turun tak mampu ditampung di sungai tersebut.

Terdapat 10 titik rawan banjir di Kota Samarinda yaitu Jl Lambung Mangkurat, Jl Awang Long, Air Hitam, Air Putih (Karang Asam Kecil), dan kawasan Karang Asam Besar. Banjir juga terjadi kawasan Sempaja, Jl Pramuka, Jl DI Panjaitan, Temindung, Vorvo. Banjir di daerah ini dapat dikurangi dengan normalisasi sungai untuk memperlancar air banjir.

Disinggung, pendangkalan danau di Waduk Benanga bagian hulu SKM, Isran menilai hal itu bukan penyebab banjir.

"Tidak ada kaitannya dengan pendangkalan danau itu dengan banjir di Samarinda," katanya.

Isran juga membantah kegiatan tambang batubara dan pembukaan lahan untuk perumahan sebagai penyebab banjir di Samarinda.

"Tidak ada kaitannya tambang dan perumahan dengan banjir. Karena, sungai yang dangkal sulit menampung air hujan yang turun," ujar Isran.

Saat ini, diakui Isran, pendangkalan danau waduk Benanga di Samarinda maupun danau-danau di Kutai Kartanegara, semakin parah. "Pendangkalan sudah hampir 60% (dari kondisi semula)," katanya.

Adapun, Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III dibawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR tengah mengerjakan pembangunan kolam retensi yang menggunakan anggaran surat berharga syariah negara (SBSN).

Proyek kolam retensi ini diharap mengurangi Benanga banjir dari 6 jam menjadi 4 jam di kawasan Stadion Sempaja Jl KH Wahid Hasyim.

BWS Kalimantan III juga mengungkap beberapa waktu lalu bahwa solusi mengatasi banjir dapat dilakukan dengan pembuatan bendungan pengendali (bendali), optimalisasi Waduk Benanga, dan Program Normalisasi Sungai. (mym)


BACA JUGA

Jumat, 19 April 2019 11:49

Dampingi Prabowo, Sandi Pilih Diam

JAKARTA - Calon Presiden Prabowo Subianto untuk ketiga kalinya kembali…

Jumat, 19 April 2019 11:41
Perempuan Iraq yang Terkekang Adat Nahwa dan Fasliya

Dipaksa Menikah dan Jadi Tanda Perdamaian

Sebagian besar rakyat Iraq bergembira setelah Saddam Hussein tumbang. Namun,…

Jumat, 19 April 2019 11:21

Peluang All English Final Liga Champions

MANCHESTER – Inggris membuka peluang All English Final di Liga…

Jumat, 19 April 2019 10:31

Logistik Terlambat Datang, KPU Kaltim Gelar Pemungutan Suara Susulan

SAMARINDA - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Timur (KPU Kaltim)…

Kamis, 18 April 2019 21:36

Karena Ini, Jokowi Akhirnya Deklarasikan Kemenangan

Calon Presiden Joko Widodo alias Jokowi akhirnya menyampaikan langsung hasil…

Kamis, 18 April 2019 21:34

Prabowo : Kami Deklarasi Lebih Cepat karena Ada Kecurangan

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali menggelar konferensi pers…

Kamis, 18 April 2019 12:06

Jokowi Ma'aruf Menang, Jatam Sebut Kerusakan Lingkungan Kaltim Terus Berlangsung

SAMARINDA - Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kalimantan Timur menilai kemenangan…

Kamis, 18 April 2019 10:27

Tambah Rute Alternatif ke Bandara APT Pranoto

SAMARINDA–Genangan air yang lambat turun selepas hujan masih jadi penghambat…

Kamis, 18 April 2019 10:11

BANYAK..!! Tiga Ribu Warga Tak Bisa Nyoblos

SANGATTA – Tempat pemungutan suara (TPS) di Perumahan Munthe, Sangatta…

Kamis, 18 April 2019 01:37

GILE..!! Kata Bawaslu Ribuan KPPS di 4.589 TPS Tidak Netral

JAKARTA- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mencatat ada banyak tempat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*