MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MANCANEGARA

Selasa, 26 Maret 2019 10:47
Guru Kenya Terbaik di Dunia
Peter Tabichi

PROKAL.CO, DUBAI – Dua belas tahun silam, Peter Tabichi hanyalah seorang guru sekolah Desa Pwani, Provinsi Rift Valley, Kenya, yang punya mimpi setinggi langit. Kala itu, dia meninggalkan sekolah swasta untuk membaktikan diri kepada masyarakat tak mampu. Pengabdiannya terbayar tunai.

Minggu (24/3) adalah malam penuh kenangan bagi Tabichi. Dia bisa berdiri diapit tokoh-tokoh besar. Yakni, Putra Mahkota Dubai Hamdan bin Mohammed Al Maktoum dan aktor Hollywood Hugh Jackman.

Meski menjadi lakon utama dalam malam penghargaan Global Teacher Prize 2019, Tabichi tetap tampil bersahaja dengan jubah cokelat dan sabuk tali putih. Ya, lelaki itu adalah biarawan dari Ordo Fratrum Minorum atau Ordo Fransiskan. Tarekat kerohanian dalam gereja Katolik itu memang menekankan diri pada sikap rendah hati dan memilih hidup dalam kemiskinan.

’’Penghargaan ini bukan mengakui saya. Tapi mengakui generasi muda di benua saya,’’ ujar lelaki 36 tahun tersebut menurut AFP.

Bagi Tabichi, yang mengantarkan dirinya ke puncak kompetisi dengan hadiah USD 1 juta (Rp 14 miliar) itu adalah anak-anak didiknya. Tanpa prestasi mereka, guru Keriko Mixed Day Secondary School itu tak akan dikenal siapa-siapa. Tabichi, alumnus Egerton University, mengalahkan 10 ribu kandidat dari 179 negara.

Sebanyak 95 persen murid Tabichi adalah warga miskin. Sepertiga siswa adalah yatim piatu. Belum lagi kehamilan saat remaja, putus sekolah, dan narkotika yang selalu menghantui.

Tabichi merelakan 80 persen gajinya untuk mendanai proyek siswa atau komunitas. Dia juga membentuk klub sains untuk membina siswa berbakat.

Perlahan-lahan Tabichi berhasil mengurai semua permasalahan dalam 12 tahun karir sebagai guru. Dan 80 persen pelajarannya menggunakan information and communication technology (ICT). ’’Menurut saya, guru tak boleh sekadar menjelaskan buku pelajaran,’’ ungkapnya.

Dengan metode itu, dia berhasil memicu motivasi muridnya. Prestasi mereka langsung moncer beberapa tahun terakhir. Awal 2018, siswanya berhasil mengalahkan sekolah-sekolah unggulan di Kenya Science and Engineering Fair. (bil/c19/dos)


BACA JUGA

Kamis, 18 Juli 2019 14:41

Dewan Kecam Komentar Rasis

WASHINGTON – Polemik komentar rasis Presiden AS Donald Trump terus…

Kamis, 18 Juli 2019 14:35

Sultan Cerai, Istana Bungkam

KUALA LUMPUR – Pernikahan Sultan Kelantan Sultan Muhammad V dan…

Rabu, 17 Juli 2019 11:44

Duterte Bikin UU Anti Pelecehan

MANILA – Rodrigo Duterte tuai pujian dan kecaman sekaligus. Presiden…

Rabu, 17 Juli 2019 11:25

The Squad Lawan Balik Trump

WASHINGTON – Empat perempuan anggota Kongres AS menggelar konferensi pers…

Selasa, 16 Juli 2019 09:51

Berharap Tak Ada Gempa Susulan

MANILA – Penduduk Mindanao, Filipina, ketir-ketir. Mereka takut gempa susulan…

Selasa, 16 Juli 2019 09:50

Muson Ancam Asia Selatan

KATHMANDU – Badai muson yang menimpa Asia Selatan pekan lalu…

Selasa, 16 Juli 2019 08:50

Tangkap Produsen dan Penyebar Video Gay

KUALA LUMPUR – Skandal video seks gay Malaysia kian mendekati…

Selasa, 16 Juli 2019 08:49

Ekonomi Tiongkok Mulai Melambat

BEIJING – Laporan ekonomi Tiongkok kuartal II 2019 kembali memberikan…

Senin, 15 Juli 2019 13:10

ASTAGA..!! Ini Alasan AS Mundur dari Deal Nuklir Iran

LONDON – Muncul lagi bocoran laporan mantan Duta Besar Inggris…

Sabtu, 13 Juli 2019 14:11

Dua Tahun Xinjiang Aman

JENEWA – Permasalahan di Xinjiang, Tiongkok, ibarat benang kusut yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*