MANAGED BY:
KAMIS
25 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MANCANEGARA

Selasa, 26 Maret 2019 10:47
Guru Kenya Terbaik di Dunia
Peter Tabichi

PROKAL.CO, DUBAI – Dua belas tahun silam, Peter Tabichi hanyalah seorang guru sekolah Desa Pwani, Provinsi Rift Valley, Kenya, yang punya mimpi setinggi langit. Kala itu, dia meninggalkan sekolah swasta untuk membaktikan diri kepada masyarakat tak mampu. Pengabdiannya terbayar tunai.

Minggu (24/3) adalah malam penuh kenangan bagi Tabichi. Dia bisa berdiri diapit tokoh-tokoh besar. Yakni, Putra Mahkota Dubai Hamdan bin Mohammed Al Maktoum dan aktor Hollywood Hugh Jackman.

Meski menjadi lakon utama dalam malam penghargaan Global Teacher Prize 2019, Tabichi tetap tampil bersahaja dengan jubah cokelat dan sabuk tali putih. Ya, lelaki itu adalah biarawan dari Ordo Fratrum Minorum atau Ordo Fransiskan. Tarekat kerohanian dalam gereja Katolik itu memang menekankan diri pada sikap rendah hati dan memilih hidup dalam kemiskinan.

’’Penghargaan ini bukan mengakui saya. Tapi mengakui generasi muda di benua saya,’’ ujar lelaki 36 tahun tersebut menurut AFP.

Bagi Tabichi, yang mengantarkan dirinya ke puncak kompetisi dengan hadiah USD 1 juta (Rp 14 miliar) itu adalah anak-anak didiknya. Tanpa prestasi mereka, guru Keriko Mixed Day Secondary School itu tak akan dikenal siapa-siapa. Tabichi, alumnus Egerton University, mengalahkan 10 ribu kandidat dari 179 negara.

Sebanyak 95 persen murid Tabichi adalah warga miskin. Sepertiga siswa adalah yatim piatu. Belum lagi kehamilan saat remaja, putus sekolah, dan narkotika yang selalu menghantui.

Tabichi merelakan 80 persen gajinya untuk mendanai proyek siswa atau komunitas. Dia juga membentuk klub sains untuk membina siswa berbakat.

Perlahan-lahan Tabichi berhasil mengurai semua permasalahan dalam 12 tahun karir sebagai guru. Dan 80 persen pelajarannya menggunakan information and communication technology (ICT). ’’Menurut saya, guru tak boleh sekadar menjelaskan buku pelajaran,’’ ungkapnya.

Dengan metode itu, dia berhasil memicu motivasi muridnya. Prestasi mereka langsung moncer beberapa tahun terakhir. Awal 2018, siswanya berhasil mengalahkan sekolah-sekolah unggulan di Kenya Science and Engineering Fair. (bil/c19/dos)


BACA JUGA

Rabu, 24 April 2019 10:50

Keheningan Membekap Negeri

NEGOMBO – Halaman Gereja St Sebastian, Negombo, hening pagi itu.…

Rabu, 24 April 2019 10:41

ISIS Klaim Serangan Sri Lanka

KOLOMBO – ISIS buka suara terkait dengan serangan bom bunuh…

Rabu, 24 April 2019 10:39

Trump Merasa Kebal Pemakzulan

WASHINGTON – ’’Hanya kejahatan dan penyelewengan serius yang bisa membuat…

Minggu, 21 April 2019 13:34
Ketika Malaysia Kembali Rangkul Tiongkok

Megaproyek Macet Kembali Jalan

Saat menjabat tahun lalu, Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengutuki proyek-proyek…

Sabtu, 20 April 2019 13:26

Disanksi AS, Venezuela Kerja Sama dengan Rusia

KARAKAS – Venezuela berusaha menghindari dampak sanksi Amerika Serikat (AS).…

Jumat, 19 April 2019 11:53

Korut Uji Coba Rudal Pertama sejak Perundingan Gagal

PYONGYANG – Korea Utara (Korut) kembali memasang wajah garangnya pekan…

Jumat, 19 April 2019 11:46

Asia Berpeluang Kembangkan Jet

TOKYO – Pergeseran industri aviasi global membuat celah bagi produsen…

Rabu, 17 April 2019 14:10

Lima Tahun Berlalu, 112 Gadis Chibok Belum Ketemu

Sebanyak 276 gadis Chibok diculik militan Boko Haram pada 14…

Rabu, 17 April 2019 14:09

AS Tak Akui Palestina

WASHINGTON – Janji Presiden AS Donald Trump untuk mendamaikan Israel…

Selasa, 16 April 2019 13:46

Katedral Notre Dame Terbakar, Ini Kondisi Terakhirnya

Kebakaran hebat melanda Katedral Notre Dame, Paris, Prancis, Senin (15/6).…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*