MANAGED BY:
SENIN
22 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Selasa, 26 Maret 2019 10:24
Honor Minim, Jadi Petugas KPPS Kurang Diminati
KURANG DIMINATI: Honor minim dan tugas berat, diduga menjadi penyebab banyak yang enggan menjadi KPPS.

PROKAL.CO, PENAJAM – Kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Penajam Paser Utara (PPU) tak menarik. KPU masih kekurangan 97 tenaga KPPS. Dari total kebutuhan 3.605 orang untuk 515 tempat pemungutan suara (TPS). Diduga honor minim yang tidak diimbangi kerja ekstra jadi penyebab. Pasalnya, pada pemilu tahun ini, mereka bakal mengurusi lima surat suara sekaligus.

Ketua KPU PPU Irwan Sahwana menuturkan, kekurangan KPPS itu berada di Kecamatan Penajam dan Sepaku. “Alhamdulillah, Waru dan Babulu sudah terpenuhi semua (KPPS),” kata dia saat ditemui kemarin.

Irwan menilai, kekurangan tenaga KPPS ini dipengaruhi banyaknya warga yang lebih memilih menjadi saksi dari calon anggota legislatif (caleg) maupun partai politik (parpol). Selain itu, banyak pula yang beralih jadi pengawas TPS. Dengan honorarium yang sama, namun beban kerjanya cukup berat. Mereka menerima Rp 550 ribu untuk ketua dan Rp 500 ribu untuk anggota.

“Kalau jadi KPPS akan kerja ekstra menghitung lima surat suara. Bahkan bisa sampai tengah malam,” ucapnya.

Namun, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Pemkab PPU. Untuk mengantisipasi kekurangan jumlah KPPS belum teratasi. KPU diminta bersurat ke Pemkab PPU untuk menginstruksikan kepada aparatur sipil negara (ASN) mendaftarkan sebagai petugas KPPS. Pihaknya pun intens berkomunikasi dengan instansi pendidikan, komunitas anak muda, hingga tokoh masyarakat.

“Kami optimistis bisa terpenuhi. Sebab, kalau pemkab menginstruksikan lewat surat edaran, yang kami sebut ‘surat sakti’ itu, kekurangannya akan terpenuhi,” ungkap dia.

Mantan Komisioner Divisi Hukum KPU PPU periode 2014–2019 ini berharap persoalan yang terjadi pada 2014 tak terulang kembali. Ada 1.200 petugas KPPS yang tidak bersedia kembali menjadi KPPS. Sebab, honor minim. Jadi Pemkab PPU menginstruksikan agar guru bisa bertugas sebagai petugas KPPS. “Mudah-mudahan tidak terjadi lagi,” harap Irwan.

Sekkab PPU Tohar sudah berkomunikasi dengan kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU sebagai upaya antisipasi. Jika kekurangan petugas KPPS ini masih belum teratasi, tenaga pengajar di Disdikpora bisa dimobilisasi.

“Itulah salah satu jalan keluar yang bisa kami berikan. Makanya saya minta diidentifikasi daftar guru SD dan SMP yang tinggal di desa dan kelurahan yang masih kekurangan TPS itu,” ucapnya

Dia menambahkan, sudah ada data yang fix mengenai kekurangan KPPS itu. Jadi sebaiknya KPU segera menyampaikan hal tersebut ke bupati PPU. Secara administrasi, Pemkab PPU siap membantu. Sebab, kekurangan KPPS terjadi hampir di seluruh Kaltim.

“Ketika rakor di provinsi, persoalan ini juga yang diungkap. Saya dari Penajam, sebelum itu bupati Kukar juga menyampaikan persoalan yang sama,” pungkasnya. (*/kip/dwi/k16)


BACA JUGA

Senin, 22 April 2019 09:11
Hari Ini, 62 SMP/MTS Gelar UNBK

Dari 184 SMP Se-Kukar, Tahun Lalu hanya 27 Sekolah

TENGGARONG - Penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP di…

Senin, 22 April 2019 09:09
2019, Ada 30 Kampung Laksanakan Pilkam

Politik Uang Potensi Cederai Demokrasi

SENDAWAR- Belum selesai gema pemilihan presiden dan legislatif, warga Kutai…

Senin, 22 April 2019 09:07

Anggota KPU Berau Bilang Server KPU Diretas

TANJUNG REDEB – Komisioner bagian data Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Senin, 22 April 2019 09:06

Rekomendasikan Cabut Izin 207 Koperasi Bandel

TANJUNG REDEB – Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau…

Sabtu, 20 April 2019 10:04

Pembakaran Kantor PT AE Tetap Diproses

SANGATTA - Kejadian pembakaran kantor perusahaan sawit PT Anugerah Energitama…

Sabtu, 20 April 2019 09:58

Hasil Formulir C1 Wajib Dipublikasikan

SANGATTA - Rapat pleno terbuka, rekapitulasi dan penghitungan suara pemilihan…

Sabtu, 20 April 2019 09:56

Bawaslu 'Kebanjiran' Aduan, Pemungutan Ulang Bakal Digelar

TANJUNG REDEB – Tiga hari pasca pemilihan serentak, Badan Pengawas…

Sabtu, 20 April 2019 09:53

88 Kampung Belum Dapat Setrum

SENDAWAR–Meski Pemkab Kubar mempercepat luasan jaringan listrik, masih 88 dari…

Sabtu, 20 April 2019 09:53

Rutin Ngopi Bareng, Lampaui Target Nasional

Dalam pemilu apapun, Kecamatan Sangasanga selalu urutan pertama angka golput…

Kamis, 18 April 2019 10:19

“Halaman Kantor Bupati Bakal Jadi Alun-Alun”

PENAJAM- Lanskap atau tata ruang depan Kantor Bupati Penajam Paser…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*