MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 25 Maret 2019 22:10
WALHI : Pemprov Kaltim Beri Jalan Mulus Kehancuran Karst Kutim dan Berau
Demo mahasiswa menentang pembangunan pabrik semen.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kawasan Karst di Sangkulirang di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) hingga ke Kabupaten Berau memiliki luas kurang lebih 2,1 juta hektar, terancam akan hancur.

Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) mencatat sudah ada 13 investor yang antri untuk mengeruk kawasan karst itu sebagai bahan baku membuat semen, marmer dan batu kapur. Dan, Pemprov malah mendukung beberapa investor tersebut.

"Karst berpotensi terutama sebagai pemasok ketersedian air tanah atau air bersih. Tapi, anehnya Pemprov Kaltim memberikan jalan mulus untuk rencana eksploitasi dengan ada 3 izin lokasi diterbitkan untuk pengerukan," ujar Hafid, Senin (25/3/2019).

Walhi meminta Pemprov Kaltim tak meneruskan kebijakan eksploitasi sumber daya alam esktratif. Karena, sebagian besar kawasan karst telah menjadi lokasi wisata alam, budaya dan ilmiah.

"Kawasan Karst menjadi wisata alam ini sekarang terancam kelestariannya akibat adanya rencana investor untuk mengelola SDA di sana," ujar Hafid.

Padahal tanpa harus masuknya industri ekstraktif, kawasan karst sudah memiliki nilai tinggi bagi warga sekitar.

"Potensi alamnya yaitu hutan kayu dan non kayu, batuan mineral, potensi wisata alam, serta sarang burung walet cukup menjanjikan dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat setempat," ujar Hafid.

Walhi menilai Pemprov Kaltim seperti mendorong rencana pendirian pabrik semen di Kutai Timur. Membuat kehancuran Karst Kaltim semakin dekat.

Padahal kosistem karst memiliki keunikan baik secara fisik maupun keanekaragaman hayati yang mesti wajib dilindungi.

"Karst memiliki perbukitan, lembah-lembah terjal, gua dan sungai bawah tanah. Dan memiliki karakteristik relief dan drainase yang khas itu hasil dari derajat pelarutan batu-batuan yang intensif, terutama batuan gamping dan dolomit," ujar Hafid.

Kemudian keanekaragaman hayati yang ditawarkan kawasan karst ini juga sangat kaya karena tempat ini dihuni oleh hewan endemik seperti orangutan dan beberapa fauna endemik lainnya. (mym)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 08:40

Tahura Bukit Soeharto Dirambah, Polisi Sita 40 Potong Kayu Sengon

PROKAL.CO, SAMARINDA - Tim gabungan Reserse Kriminal Polsek Loa Janan…

Kamis, 18 Juli 2019 11:10

INGAT..!! Kepsek Jangan Jual-Beli Kursi

Masalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 di Balikpapan belum…

Kamis, 18 Juli 2019 11:07
Dari Rakonreg PDRB Se-Kalimantan yang Dibuka Gubernur Isran Noor

Minta Ada Menteri dari Kaltim agar Pembangunan Merata

Rapat Konsultasi Analisis Ekonomi Regional (Rakonreg) Produk Domestik Regional Bruto…

Kamis, 18 Juli 2019 11:06

Karsa yang Mengalir Sampai Jauh

KABUT belum akan beranjak pergi. Sisa-sisa hawa dingin semalam masih…

Kamis, 18 Juli 2019 10:59
Langgam Pengabdian di Garis Depan

Jejak-Jejak Prajurit di Tapal Batas

Medan juang ini terasa berbeda. Penegasan kebanggaan di ujung negeri.…

Rabu, 17 Juli 2019 11:58

Puluhan Desa Tagih Janji Gubernur

Puluhan desa dari tiga kecamatan di Kukar menagih janji politik…

Rabu, 17 Juli 2019 11:56

Lelang Investasi Jembatan Tol Teluk Balikpapan Dimulai

PENAJAM- Tahapan lelang investasi pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan akhirnya…

Rabu, 17 Juli 2019 11:46

Bandara SAMS Sepinggan Jajaki Rute Tujuan Brunei

BALIKPAPAN – Beroperasinya Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda…

Rabu, 17 Juli 2019 11:08

Nasib Puluhan Pelajar Masih Menggantung

Nasib puluhan pelajar yang ditolak masuk SMP 11 Balikpapan masih…

Rabu, 17 Juli 2019 11:07

Gubernur Isran Beber Program di Depan Direksi Kaltim Post

Kaltim punya banyak potensi berikut masalahnya. Mulai urusan banjir di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*