MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 25 Maret 2019 08:41
Kalau Jadi, Bakal Jadi yang Pertama di Asia
Jerman Siap Datangkan Kereta Hidrogen ke Indonesia
Kereta bertenaga hidrogen pertama di dunia buatan Jerman akan didatangkan PT KAI ke Indonesia. Jika berhasil, Indonesia akan menjadi negara pertama di Asia yang menggunakan moda transportasi ramah lingkungan (AFP)

PROKAL.CO,  Kereta bertenaga hidrogen pertama di dunia buatan Jerman akan didatangkan PT KAI ke Indonesia. Jika berhasil, Indonesia akan menjadi negara pertama di Asia yang menggunakan moda transportasi ramah lingkungan ini.

Perjalanan sejauh 40 kilomter di negara bagian Niedersachsen, Jerman menjadi perjalanan pertama yang ditempuh Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro dengan menggunakan kereta hidrogen berkecepatan 80 km/jam, Senin lalu (18/03). Ditemani Duta Besar RI untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno serta Stefan Schrank selaku Manager Proyek Coradia iLint, produsen kereta hidrogen asal Jerman.

"Luar biasa kereta ini. Satu langkah maju dari teknologi elektrifikasi yang selama ini kita lihat menggunakan baterai,” ujar Sukmoro dilansir JawaPos.com

.

kereta hidrogen, hidrogen, kereta, jerman, indonesia,Pihak penyedia kereta hidrogen pun mengklaim biaya investasi dari kereta hidrogen justru lebih murah ketimbang kereta diesel (AFP)

Kereta hidrogen terbilang ramah lingkungan sebab menggunakan bahan baku utama biomass ataupun sumber energi berkelanjutan lainnya, misalnya energi matahari dan energi angin, sehingga emisi yang dihasilkan berupa uap dan air. Sukmoro menambahkan pihaknya siap membawa kereta hidrogen pertama di dunia ke Indonesia.

Pihak penyedia kereta hidrogen pun mengklaim biaya investasi dari kereta hidrogen justru lebih murah ketimbang kereta diesel. "Dari harga belinya memang kereta ini lebih mahal. Namun biaya pengoperasiannya cukup rendah sebab tidak menggunakan grid listrik dan mesin diesel. Disamping biaya perawatannya yang juga murah,” ujar Schrank.

Keuntungan lain dari kereta hidrogen adalah mesin yang tenang, membuat perjalanan terbebas dari kebisingan mesin kereta.

Penjajakan kerja sama bisnis ini telah dilakukan sejak tahun 2018 oleh Dubes RI Oegroseno. "Kehadiran kereta hidrogen di Indonesia dapat menjadi bagian dari pembangunan sektor transportasi yang berkelanjutan,” ujar duta besar yang mulai bertugas di Jerman sejak April 2018 lalu tersebut.

Kereta hidrogen pertama di dunia pertama kalinya diluncurkan pada 16 September 2018 di Kota Bremervörde, negara bagian Niedersachsen. Kereta hidrogen ini dapat menempuh kecepatan hingga 140 km/jam. Dalam sekali perjalanan sejauh 1000 km, kereta hidrogen hanya butuh sekali pengisian bahan baku air berhidrogen yang telah disediakan dalam kontainer baja setinggi 1,2 meter.

Selain Indonesia, negara lain yang menujukkan ketertarikannya terhadap kereta hidrogen antara lain Austria, Inggris, Belanda, Denmark, Norwegia, Italia dan Kanada. (ga/ts (KBRI Berlin, www.alstom.com)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 15:37

Tolak Wacana Revisi UU MD3

JAKARTA – Wacana revisi Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2014…

Rabu, 26 Juni 2019 15:05

Mengorek Hasil Penelitian Balai Arkeologi Papua Dua Tahun Terakhir

Tak ada masa depan bila tak ada cerita masa lalu.…

Rabu, 26 Juni 2019 14:46

Berharap Kuota Tambahan Jadi Permanen

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) berharap tambahan kuota haji sebanyak…

Rabu, 26 Juni 2019 14:46

Jaksa KPK Kembali Panggil Lukman dan Khofifah

JAKARTA – Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantsan Korupsi (JPU KPK)…

Rabu, 26 Juni 2019 14:43
KPK Terus Dalami Keterlibatan Pihak Lain

Yasonna dan Taufiq Effendi Penuhi Panggilan KPK

JAKARTA – Penyidikan kasus dugaan korupsi KTP elektronik atau e-KTP…

Rabu, 26 Juni 2019 14:36
Rekrutmen Calon Pimpinan KPK

Sembilan Jenderal Polri Lolos Seleksi Internal Capim KPK

JAKARTA – Masih ada waktu sampai Kamis (4/7) untuk mendaftarkan…

Rabu, 26 Juni 2019 14:33

Berlaku Sistem Baru, Jumlah Pendaftar SBMPTN Turun

JAKARTA - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) resmi menutup…

Rabu, 26 Juni 2019 14:20
Peneliti UGM Rilis Hasil Riset Penyebab Petugas KPPS Meninggal

KPPS Tak Ada Yang Diracun, tapi Anggap KLB

JAKARTA – Peneliti asal Universitas Gadjah Mada (UGM) memaparkan penyebab…

Rabu, 26 Juni 2019 12:40

Venue PON XX Papua Selesai Juni 2020

JAKARTA  – Progres Konstruksi 4 Venue PON XX Papua diyakini…

Selasa, 25 Juni 2019 13:49

Sehari, Indonesia Diguncang 53 Kali Gempa

JAKARTA – Sepanjang senin (24/6) kemarin, wilayah Laut Banda diguncang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*