MANAGED BY:
SENIN
24 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Minggu, 24 Maret 2019 12:08
Harus Tahu Watak Klien
KOMUNIKASI: Menjaga komunikasi dengan klien menjadi hal yang selalu dia perhatikan. Dirinya mengaku harus mengetahui watak klien agar ketika membicarakan konsep dapat berjalan lancar. Dia tak ingin mengecewakan klien.

PROKAL.CO, MERINTIS usaha outbound training belasan tahun silam membuat Fitri Susilowati bekerja lebih ekstra agar usahanya dikenal luas. Tak seperti zaman sekarang yang serba mudah dengan bantuan media sosial dan kecanggihan yang tersedia, dulu Fitri harus memperkenalkan usahanya secara langsung dengan mendatangi calon klien satu per satu. Surat menyurat seperti menyediakan portofolio juga dia sediakan.

“Saat itu tidak banyak orang yang tahu dan tidak banyak orang percaya. Ya memang wajar karena enggak semua familier dengan jasa yang saya tawarkan. Jadi, ketika meyakinkan calon klien itu ya harus dengan prestasi yang dimiliki. Caranya ya dengan menunjukkan cara kerjanya dulu dan kasih lihat portofolionya,” ungkap perempuan berkacamata itu.

Hal itu terbantukan dengan banyaknya relasi yang dimiliki. Ketika usahanya baru berjalan, banyak kenalan dan teman-teman yang akhirnya menggunakan jasa outbound training-nya. Bahkan, Fitri sempat memberikan free trial sebagai langkah awal karena dia senang membagi ilmu dari kegiatan tersebut.

“Sebenarnya tak begitu ada kesulitan karena pada dasarnya kan saya memang sudah menekuni dunia konsultan. Dari situ ya akhirnya banyak kenalan. Nama Jawsika Group juga sudah cukup dikenal, ya tentu menurut saya sebuah branding itu penting dan ikut memengaruhi sih. Kehadirannya cukup krusial karena dari situ klien akan memutuskan apakah akan menggunakan jasa atau tidak. Kepercayaan mereka terletak dari situ,” ungkapnya.

Sempat mendengar komentar kurang mengenakkan, Fitri tak ambil pusing. Dia justru ingin membuktikan pada semua orang bahwa dia sangat menikmati waktunya menjalankan usaha. Outbound training bisa dikatakan sebagai fokus utama Fitri saat ini sehingga itu cukup menjadi pembuktiannya pada orang-orang sekitar bahwa dia memang serius dan konsentrasi dengan edukasi. Nilai edukasi itulah yang dia jual.

“Setiap saya menawarkan outbound training, saya selalu menyertakan nilai edukasi di dalamnya. Istilahnya itu, saya enggak mau cuma menjual mainan. Jadi, kalau mau memakai jasa dari saya, akan saya berikan konsep dulu. Itu yang membuat nilainya berbeda,” papar anak keempat dari lima bersaudara itu.

Program seperti family gathering, family camp, dan super camp pun harus Fitri pikirkan matang-matang mengenai konsepnya. Tak pernah meninggalkan unsur edukasi, dia harus tahu apa yang menjadi tujuan dan visi misi kegiatan tersebut. Fitri juga seorang pemerhati anak. Oleh sebab itu, dia mampu memahami program apa yang kiranya tepat untuk berbagai usia. Usia anak-anak, remaja, hingga dewasa memiliki nilai berbeda.

“Menghadapi klien itu juga penting. Contohnya saja ketika menghadapi orang perbankan. Biasanya kita sudah tahu permasalahan mereka pasti antara front office dan back office. Latar belakang di dunia usaha memudahkan saya untuk menyampaikan pada klien tentang segala hal yang berkaitan dengan usaha. Jadinya bisa nyambung,” lanjut ibu beranak empat itu.

Dia memaparkan jika harus tahu betul watak klien yang akan dihadapi. Jika salah trik, kemungkinan obrolan pun tak akan nyambung. “Selama ini semuanya lancar-lancar saja. Yang penting, saya berikan presentasi dulu. Kalau setelah itu calon klien malah enggak mau, ya enggak apa-apa. Pernah ada kok yang begitu. Toh gagalnya bukan karena konsep yang saya berikan tapi karena harga. Biasa lah itu,” ucap Fitri tersenyum mafhum.

Tak hanya sebatas di Kota Tepian, ada pula beberapa klien Fitri dari Samarinda yang mengadakan outbound training di beberapa kota besar seperti Malang, Manado, Jogjakarta, dan Bali. Hal itu menjadi pencapaian memuaskan dengan kepercayaan klien pada Fitri dan timnya.

“Kuncinya itu, saya selalu berusaha memperbarui ilmu, menjaga komunikasi dengan relasi, klien, dan yang pasti menjaga kualitas. Jangan jadi sombong juga, jangan jadi yang paling paling,” tutup Fitri tertawa kecil. (*/ysm*/rdm2)

 

 


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 09:34

Keajaiban Dibalik Kebaikan

HARI itu bisa jadi hal yang paling membuat Fitri Eka…

Senin, 24 Juni 2019 09:31

Mengenal Menstrual Cup, Pengganti Pembalut yang Ramah Lingkungan

Menstrual cup atau cangkir menstruasi mungkin masih asing terdengar. Wajar,…

Senin, 24 Juni 2019 09:29

Menstrual Cup Lebih Nyaman, Pastikan Higienis

DELAPAN tahun silam, Eva memutuskan mengubah kebiasaannya. Dari pembalut ke…

Senin, 24 Juni 2019 09:27

Ini Efek Penggunaan Lipstik untuk Pipi dan Mata

Ada banyak produk make-up. Untuk mata, bibir dan pipi punya…

Senin, 24 Juni 2019 09:26

Tampil Maksimal dengan Modal Minimal

TAK hanya tampil maksimal dengan setelan busana menarik, para perempuan…

Senin, 24 Juni 2019 09:23

Orangtua Pekerja, Bagaimana Efeknya Bagi Anak?

Kewajiban dan hak adalah hal berbeda namun harus dijalankan seirama.…

Senin, 24 Juni 2019 09:21

Cara Wanita Karier Mendidik Anak Mandiri

BEBERAPA orangtua yang bekerja, memutuskan menitipkan anak ke tempat penitipan…

Senin, 24 Juni 2019 09:07

Potato Peanut Crumb, Sajian Unik dari Kentang Kukus

Fushion food menggambarkan makanan yang dibuat berdasar dua elemen atau…

Senin, 24 Juni 2019 09:05

Pasta Rasa Lokal, Fetucini Sambal Matah

DI Indonesia, pasta cukup populer. Di antaranya, spageti, makaroni, dan…

Senin, 24 Juni 2019 09:01

Kopi, Stroberi, dan Vodka

MINUMAN ini terdiri berbahan dasar stroberi dan kopi. Muhammad Rifai,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*