MANAGED BY:
JUMAT
24 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:35
4 Thailand U-23 vs Indonesia U-23 0
Bukan Kekalahan Mengejutkan
Thailand menang telak 4-0 atas Indonesia U-23 di matchday perdana grup K kualifikasi Piala AFC U-23 2020.

PROKAL.CO, HANOI – Sanjungan dan gelontoran bonus paska menjuarai Piala AFF U-22 tak membuat timnas U-23 semakin perkasa. Sebaliknya, Andy Setyo Nugroho dkk malah antiklimaks. Thailand yang mereka bekap 1-2 pada final Piala AFF U-22 di Kamboja bulan lalu, kemarin terlihat lebih superior. Itu ditunjukkan Thailand lewat kemenangan telak 4-0 atas Indonesia U-23 di matchday perdana grup K kualifikasi Piala AFC U-23 2020.

Pelatih Thailand Alexandre Gama pun tak terlalu kaget dengan kemenangan telak yang diraih anak asuhnya. ''Kami tidak terkejut dengan hasil ini. Sebab, kami memang bermain lebih baik dan mengontrol pertandingan,'' kata Gama setelah laga di Stadion My Dinh, Hanoi kemarin. ''Saya sudah mengatakan, bahwa saat kalah dari Indonesia di final Piala AFF U-22, itu bukanlah Thailand yang sesungguhnya. Itu hanya tim muda Thailand. Nah, turnamen ini (kualifikasi AFC U-23 2020) berbeda. Saya menurunkan kekuatan terbaik di sini (Vietnam, red),'' paparnya.

Perubahan itu ditunjukkan dengan hadirnya empat pemain yang sudah punya caps di timnas senior. Yakni Anon Amornlerdsak, Kevin Deeromram, Supachok Sarachat dan Supachai Jaided. Bahkan, tiga dari empat gol Thailand dilesakkan dua pemain senior tersebut. Yakni, dua gol melalui Supachai. Masing-masing pada menit ke-49' (penalti, red) dan 70'. Lalu, Supachok menyumbang satu gol pada menit ke-76. Satu gol lainnya diceploskan Sinnaphat Leeaoh (22').

''Saya juga tak kaget melihat permainan Indonesia. Mereka agak subyektif karena telah mengalahkan Thailand di final (Piala AFF U-22). Itu mungkin alasan mengapa mereka kalah,'' timpalnya.

Timnas sebetulnya juga melakukan banyak perubahan. Selain hadirnya Egy Maulana Vikri dan Saddil Ramdani, lini pertahanan juga menurunkan duet yang berbeda. Jika pada final Piala AFF U-22 lalu Indra Sjafri menurunkan duet stopper Bagas Adi dan Nurhidayat, kemarin Rachmat Irianto dan Andy Setyo lah yang dipercaya mengawal barisan pertahanan. Namun, komposisi bek tengah ini terlihat rapuh. Bahkan, Rian-sapaan Rachmat Irianto-ikut andil atas terjadinya gol penalti Thailand. Itu menyusul pelanggaran yang dia lakukan di kotak terlarang.

Soal komposisi baru, Indra punya alasan. "Jadi kami pilih pemain berdasarkan dari hasil latihan. Termasuk saat kami menang uji coba lawan Bali United (17/3). Ini susunan terbaik yang jadi pilihan kami," papar pelatih 56 tahun itu. Meski begitu, Indra tak menampik kalau anak asuhnya tampil buruk. "Game plan tidak berjalan," keluhnya.

''Banyak pemain di bawah perform," lanjutnya.. Bek Asnawi Mangkualam mengamini pernyataan sang pelatih. "Saya rasa permainan kami tidak seperti biasanya. Kurang fokus," kata Asnawi.

Hasil ini membuat peluang timnas lolos ke putaran final Piala AFC U-23 tahun depan semakin berat. Apalagi, pada matchday kedua besok (24/3), timnas harus berhadapan dengan tuan rumah Vietnam yang tadi malam membantai Brunei enam gol tanpa balas.(gus/bas)


BACA JUGA

Kamis, 23 Mei 2019 12:41

Naturalisasi Belum Tuntas, Klok Dipanggil Timnas

JAKARTA – Gara-gara berbenturan dengan jadwal pekan ketiga Liga 1,…

Kamis, 23 Mei 2019 12:36

Si Mungil Akhirnya Terpental

SERGIO Romero tak lagi merasakan kursi nyaman di timnas Argentina.…

Kamis, 23 Mei 2019 12:32

Teror Nyata Bagi Monaco dan Fiorentina

MONACO - Berstatus juara Ligue 1 2016-2017 dan runner-up musim…

Kamis, 23 Mei 2019 11:35

Berharap Tuah Rondong Demang

TENGGARONG - Menipisnya animo masyarakat Kukar menyaksikan laga Mitra Kukar…

Kamis, 23 Mei 2019 11:34

Tanpa Waktu Bersantai

SAMARINDA - Setelah meladeni tantangan Arema FC di Stadion Segiri,…

Kamis, 23 Mei 2019 11:30

Masih Dirindukan di Cobham

FINAL Liga Europa di Olympic Stadium, Baku, Kamis depan (30/5)…

Kamis, 23 Mei 2019 11:20

Merangsek ke Papan Atas

SAMARINDA – Kemenangan akhirnya bisa didapatkan Borneo FC saat menjamu…

Rabu, 22 Mei 2019 11:40

Teka-Teki 12 Substitusi

MUSIM lalu, hanya tujuh pemain yang duduk di bench pada…

Rabu, 22 Mei 2019 11:38

Melacak Jejak Leluhur Sampai Kuliner

Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino menjadi bidikan nomor satu Juventus…

Rabu, 22 Mei 2019 11:37

Auf Wiedersehen Niki!

ZURICH - Tiga gelar juara dunia, bangkit setelah mengalami kecelakaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*