MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 22 Maret 2019 21:41
Ma'ruf Amin Pertimbangkan Posisi Menteri Berasal dari Kaltim
Ma'ruf Amin saat di Samarinda.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin akan mempertimbangkan nantinya jabatan salah satu menteri di kabinet dari provinsi Kalimantan Timur ketika dirinya dan calon Presiden Joko Widodo terpilih di Pemilu 2019

"Kita akan pertimbangan," katanya saat menghadiri Deklarasi Anak Republik, Relawan Jokowi Ma'ruf, Jumat (22/3) di Gedung Convention Hall Samarinda.

Sejak Negara Indonesia berdiri, menteri dalam kabinet Presiden dan Wakil Presiden belum pernah diisi oleh orang yang berasal dari Kaltim.

Menurut Ma'ruf, diperlukan komitmen agar posisi menteri dapat diisi oleh salah satu tokoh dari Kaltim. Itu dengan melihat jumlah menteri dan provinsi di Indonesia.

"Harus komitmen. Berapa jumlah menteri. Berapa jumlah provinsi. Ini (menteri dari Kaltim) jadi pertimbangan kita," ujar Ma'ruf.

Selain menghadiri Deklarasi Anak Republik, Ma'ruf di Samarinda sejak pagi hari mengisi acara silaturahmi kebangsaan dan sholat Jumat di Pondok Pesantren Nabil Husein Jl Rapak Indah.

Dengan melihat semangat koalisi partai politik yang mendukungnya, masyarakat hingga etnis Dayak. Ma'ruf optimis dapat menang suara Pemilu 2019 di Kaltim.

"Dukungannya luar biasa. Semangatnya dari semua partai ormas. Etnis Dayak menyatu mendukung kami, Jokowi Maruf," kata Ma'aruf.

Di hadapan relawan, Ma'ruf dalam pidatonya menyinggung banyak berita hoax seputar Pilpres yang merugikannya dengan calon Presiden RI Joko Widodo.

"Banyak hoax. Ada yang bilang pak Jokowi PKI, anti ulama dan lainnya," kata Ma'ruf.

Berita hoax tersebut ditegaskan Ma'ruf terbantah sendirinya, dengan dipilihnya dirinya lama berkecimpung di Majelis Ulama Indonesia mendampingi Joko Widodo sebagai calon Wakil Presiden.

Ma'ruf yakin masyarakat kota Samarinda tidak mudah dihasut oleh berita hoax yang juga menyebut jika dirinya terpilih bersama Jokowi maka Kementrian Agama akan dibubarkan. Kemudian, pelegalan zina, tidak diberbolehkan azan, hingga larangan membaca Al-quran. (mym)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 13:52

Diduga Cabuli Balita, Malah Ngaku Pernah "Main" dengan Nenek

SAMARINDA-“Saya enggak pernah berbuat seperti yang dilaporkan,” ucap Salahudin Sulaiman…

Rabu, 26 Juni 2019 13:01

Napi Lapas Bayur Ketahuan Kendalikan Bisnis Sabu, Begini Modusnya...

SAMARINDA - Aparat kembali mengungkap kembali bisnis haram narkotika sabu-sabu…

Rabu, 26 Juni 2019 12:59

LARUT..!! Truk Box vs Bus Tabrakan di Kilometer 30 Loa Janan

Kukar - Kecelakaan lalu lintas antar mobil box dengan Bus…

Selasa, 25 Juni 2019 12:11

Kuasa Hukum Bilang Salah Input karena Kelelahan, Ini Kata Komisioner Bawaslu Samarinda

Para PPK Loa Janan Ilir  (LJI), lewat kuasa hukumnya, Zainal…

Selasa, 25 Juni 2019 11:12

35 Anak Tewas di Lubang Tambang, DPRD Kaltim Seperti Tidak Terusik

SAMARINDA - Tewasnya anak ke 35 di lubang tambang seakan…

Selasa, 25 Juni 2019 09:07

Anggaran tak Jelas, Pembangunan Masjid di Kinibalu Diminta Dihentikan

Samarinda - Sekitar 20 warga sekitar Lapangan Kinibalu berunjuk rasa…

Senin, 24 Juni 2019 14:08

Langkah Jangka Panjang Kendalikan Banjir, RTRW Tidak Boleh Melenceng

Persoalan banjir di Kota Tepian harus segera dituntaskan. Meninggikan jalan…

Senin, 24 Juni 2019 14:05

Runway Sempat Rusak, Penerbangan di APT Pranoto Kembali Normal

SAMARINDA–Aktivitas penerbangan di Bandara APT Pranoto, Samarinda, kembali normal, kemarin…

Senin, 24 Juni 2019 14:03

Ada Bantuan Pemprov, Pemkot Fokus Alokasikan di Utara

BANTUAN keuangan Rp 100 miliar dari Pemprov Kaltim digelontorkan tahun…

Senin, 24 Juni 2019 14:02

Kepedulian Warga Samarinda terhadap Hewan Meningkat

SAMARINDA–Kepedulian masyarakat terhadap kesejahteraan hewan semakin baik. Saat ini, banyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*