MANAGED BY:
JUMAT
19 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 22 Maret 2019 21:41
Ma'ruf Amin Pertimbangkan Posisi Menteri Berasal dari Kaltim
Ma'ruf Amin saat di Samarinda.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin akan mempertimbangkan nantinya jabatan salah satu menteri di kabinet dari provinsi Kalimantan Timur ketika dirinya dan calon Presiden Joko Widodo terpilih di Pemilu 2019

"Kita akan pertimbangan," katanya saat menghadiri Deklarasi Anak Republik, Relawan Jokowi Ma'ruf, Jumat (22/3) di Gedung Convention Hall Samarinda.

Sejak Negara Indonesia berdiri, menteri dalam kabinet Presiden dan Wakil Presiden belum pernah diisi oleh orang yang berasal dari Kaltim.

Menurut Ma'ruf, diperlukan komitmen agar posisi menteri dapat diisi oleh salah satu tokoh dari Kaltim. Itu dengan melihat jumlah menteri dan provinsi di Indonesia.

"Harus komitmen. Berapa jumlah menteri. Berapa jumlah provinsi. Ini (menteri dari Kaltim) jadi pertimbangan kita," ujar Ma'ruf.

Selain menghadiri Deklarasi Anak Republik, Ma'ruf di Samarinda sejak pagi hari mengisi acara silaturahmi kebangsaan dan sholat Jumat di Pondok Pesantren Nabil Husein Jl Rapak Indah.

Dengan melihat semangat koalisi partai politik yang mendukungnya, masyarakat hingga etnis Dayak. Ma'ruf optimis dapat menang suara Pemilu 2019 di Kaltim.

"Dukungannya luar biasa. Semangatnya dari semua partai ormas. Etnis Dayak menyatu mendukung kami, Jokowi Maruf," kata Ma'aruf.

Di hadapan relawan, Ma'ruf dalam pidatonya menyinggung banyak berita hoax seputar Pilpres yang merugikannya dengan calon Presiden RI Joko Widodo.

"Banyak hoax. Ada yang bilang pak Jokowi PKI, anti ulama dan lainnya," kata Ma'ruf.

Berita hoax tersebut ditegaskan Ma'ruf terbantah sendirinya, dengan dipilihnya dirinya lama berkecimpung di Majelis Ulama Indonesia mendampingi Joko Widodo sebagai calon Wakil Presiden.

Ma'ruf yakin masyarakat kota Samarinda tidak mudah dihasut oleh berita hoax yang juga menyebut jika dirinya terpilih bersama Jokowi maka Kementrian Agama akan dibubarkan. Kemudian, pelegalan zina, tidak diberbolehkan azan, hingga larangan membaca Al-quran. (mym)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 18 April 2019 21:30

IPDP Imbau Masyarakat Kaltim Tunggu Hasil Pilpres oleh KPU dan tak Terprovokasi

SAMARINDA - Pengurus Pusat IPDP Kalimantan Timur menghimbau masyarakat menunggu…

Kamis, 18 April 2019 12:49

Gara-Gara Ini, Tak Bisa Mencoblos di Rumah Sakit

PESTA demokrasi yang dilakukan serentak bersamaan dengan pemilihan legislatif, tidak…

Kamis, 18 April 2019 12:47

Terungkap dari Laporan Warga Jalan Pramuka

RUMOR praktik politik uang dalam ajang pesta demokrasi tampaknya bukan…

Kamis, 18 April 2019 00:54

19 Pasien Rumah Sakit Jiwa Atma Husada Ikut Coblos Surat Suara

SAMARINDA - Untuk pertama kalinya, pasien Rumah Sakit Jiwa Atma…

Rabu, 17 April 2019 14:24

Nyoblos, Gubernur Habiskan Waktu 6 Menit

Samarinda - Gubernur Kaltim Isran Noor bersama istri Noorbaiti sejak…

Rabu, 17 April 2019 10:30

Saatnya Hapus Gelar Kota Jukir

SAMARINDA–Keberadaan juru parkir (jukir) liar menjadi salah satu masalah yang…

Rabu, 17 April 2019 10:11

Logistik Pemilu ke Perbatasan Malaysia Sudah Terangkut

SAMARINDA - Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto bersama Kapolda…

Selasa, 16 April 2019 11:27

Rp 22 Miliar Masih Belum Cukup

SAMARINDA–PembangunanJembatan Bungkuk di RT 20, Jalan Adi Sucipto, Handil Bakti,…

Selasa, 16 April 2019 11:25

Mimpi Buruk dari Perlakuan Keji sang Ayah

Perjuangan berat sudah harus dirasakan bocah-bocah ini, Muhammad Aldiannur dan…

Senin, 15 April 2019 20:23

KPU Samarinda Jamin Kebutuhan Surat Suara Terpenuhi

SAMARINDA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda menjamin kebutuhan surat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*