MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 22 Maret 2019 09:12
Nostalgia Kisah Nyata, Ada Benih Cinta dan Keluarga Baru

Cerita “Pohon Terkenal” Akademi Kepolisian yang Diabadikan ke Film

KENANGAN PENDIDIKAN: Bunga Tri Yulitasari (ketiga kiri) saat masih menempuh pendidikan sebagai taruni di akademi kepolisian.

PROKAL.CO, Berseragam cokelat, mengabdi untuk negeri, bertaruh nyawa demi harga diri bangsa. Ditempa empat tahun lamanya, banyak cerita yang terekam. Wujud nyata, kisah taruna-taruni akademi kepolisian (Akpol), kini diangkat ke layar lebar.  

 

 

JAWEA Keisatsu Gakka. Nama itu kental kala Jepang menjajah Indonesia. Cikal bakal seorang polisi pada zamannya. 17 Agustus 1945, Indonesia merdeka. Tempat itu terus berganti nama. Hingga akhirnya, kini yang akrab di telinga masyarakat dengan sebutan Akpol. Bagaimana dengan sistem pendidikannya? Masyarakat sudah bisa mengetahuinya. Monty Tiwa, produser yang sudah menggawangi banyak film di Indonesia, mengangkat kisah nyata taruna-taruni akpol. Dari mendaftar, pendidikan, hingga kelulusan. Judulnya Pohon Terkenal. Bukan sembarangan. Ada filosofi tentang Pohon Terkenal.

Yakni sematan bagi siswa yang kerap bermasalah selama pendidikan. Terlambat apel, tertidur saat belajar, dan lainnya. “Emang ada istilah itu, mas,” ujar Bunga Tri Yulitasari, polisi wanita berpangkat Ipda yang bertugas di Polresta Samarinda. Dia merupakan alumnus Akpol kelahiran Surabaya.Bunga juga salah satu dari bagian pohon terkenal ketika mengawali pendidikan 2012 silam. Namanya tercatat di Detasemen Satryo Pambudi Luhur. “Banyak deh kisah suka dan dukanya,” ujarnya saat ditemui di Stadion Madya Sempaja selepas apel pengamanan kota. Dia adalah perwira polwan termuda di Polresta Samarinda. Mendengar film Pohon Terkenal sudah bisa dinikmati sejak kemarin (21/3), alumnus Akpol 2016 itu mengunggah beberapa masa kenangan saat pendidikan.

Di penggalan film yang diperankan Umay Shahab sebagai Bara Maulana, Laura Theux (Ayu Sekarwati), dan Raim Laode (Johanes Solossa), ada adegan hukuman menyanyi sembari memegang sapu tangan putih. Sembari bergaya burung bangau. “Saya juga pernah dihukum seperti itu,” ujarnya sembari tertawa lepas. Perwira polwan angkatan 47 itu bercerita, hukuman itu biasanya terjadi karena tak ikut kegiatan tindakan. Hal yang membuatnya tak bisa lepas dari ingatan, adalah saat ketahuan menggunakan handphone  saat drum corps di Jakarta pada saat perayaan hari kemerdekaan.

“Ketahuan. Dihukum selama tujuh bulan pakai dinas lapangan tempur (PDLT),” sambung Bunga lalu tersenyum. Hal lain yang tak lepas dari ingatan, dan bisa terjadi ketika apel malam. “Kadang ada yang tidur, ada cucian. Kasihan kalau tidur, pas bangun tiba-tiba sepi,” ceritanya. Membahas soal cinta, Bunga tak menampik. “Ada sih, tapi enggak usah ah. Malu,” timpalnya. Di akpol, polwan yang kini bertugas di Satlantas Polresta Samarinda itu menemukan keluarga baru. Sementara itu, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto mengatakan, film ini bukan sekadar menceritakan sosok polisi. “Proses dari awal sampai selesai pendidikan. Dan menggambarkan bahwa daftar polisi itu gratis,” tuturnya. “Wajib nonton,” ujarnya diikuti senyuman. (*/dra/riz)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 13:57
Sidang Dugaan Pergeseran Suara di Loa Janan Ilir

Terdakwa Tak Hadirkan Saksi Meringankan, Sebut Sudah Jalankan Rekomendasi

SAMARINDA–Lima penyelenggara pemilihan kecamatan (PPK) Loa Janan Ilir (LJI) memilih…

Rabu, 26 Juni 2019 13:52

Diduga Cabuli Balita, Malah Ngaku Pernah "Main" dengan Nenek

SAMARINDA-“Saya enggak pernah berbuat seperti yang dilaporkan,” ucap Salahudin Sulaiman…

Rabu, 26 Juni 2019 13:01

Napi Lapas Bayur Ketahuan Kendalikan Bisnis Sabu, Begini Modusnya...

SAMARINDA - Aparat kembali mengungkap kembali bisnis haram narkotika sabu-sabu…

Rabu, 26 Juni 2019 12:59

LARUT..!! Truk Box vs Bus Tabrakan di Kilometer 30 Loa Janan

Kukar - Kecelakaan lalu lintas antar mobil box dengan Bus…

Selasa, 25 Juni 2019 12:11

Kuasa Hukum Bilang Salah Input karena Kelelahan, Ini Kata Komisioner Bawaslu Samarinda

Para PPK Loa Janan Ilir  (LJI), lewat kuasa hukumnya, Zainal…

Selasa, 25 Juni 2019 11:12

35 Anak Tewas di Lubang Tambang, DPRD Kaltim Seperti Tidak Terusik

SAMARINDA - Tewasnya anak ke 35 di lubang tambang seakan…

Selasa, 25 Juni 2019 09:07

Anggaran tak Jelas, Pembangunan Masjid di Kinibalu Diminta Dihentikan

Samarinda - Sekitar 20 warga sekitar Lapangan Kinibalu berunjuk rasa…

Senin, 24 Juni 2019 14:08

Langkah Jangka Panjang Kendalikan Banjir, RTRW Tidak Boleh Melenceng

Persoalan banjir di Kota Tepian harus segera dituntaskan. Meninggikan jalan…

Senin, 24 Juni 2019 14:05

Runway Sempat Rusak, Penerbangan di APT Pranoto Kembali Normal

SAMARINDA–Aktivitas penerbangan di Bandara APT Pranoto, Samarinda, kembali normal, kemarin…

Senin, 24 Juni 2019 14:03

Ada Bantuan Pemprov, Pemkot Fokus Alokasikan di Utara

BANTUAN keuangan Rp 100 miliar dari Pemprov Kaltim digelontorkan tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*