MANAGED BY:
JUMAT
19 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 22 Maret 2019 09:12
Nostalgia Kisah Nyata, Ada Benih Cinta dan Keluarga Baru

Cerita “Pohon Terkenal” Akademi Kepolisian yang Diabadikan ke Film

KENANGAN PENDIDIKAN: Bunga Tri Yulitasari (ketiga kiri) saat masih menempuh pendidikan sebagai taruni di akademi kepolisian.

PROKAL.CO, Berseragam cokelat, mengabdi untuk negeri, bertaruh nyawa demi harga diri bangsa. Ditempa empat tahun lamanya, banyak cerita yang terekam. Wujud nyata, kisah taruna-taruni akademi kepolisian (Akpol), kini diangkat ke layar lebar.  

 

 

JAWEA Keisatsu Gakka. Nama itu kental kala Jepang menjajah Indonesia. Cikal bakal seorang polisi pada zamannya. 17 Agustus 1945, Indonesia merdeka. Tempat itu terus berganti nama. Hingga akhirnya, kini yang akrab di telinga masyarakat dengan sebutan Akpol. Bagaimana dengan sistem pendidikannya? Masyarakat sudah bisa mengetahuinya. Monty Tiwa, produser yang sudah menggawangi banyak film di Indonesia, mengangkat kisah nyata taruna-taruni akpol. Dari mendaftar, pendidikan, hingga kelulusan. Judulnya Pohon Terkenal. Bukan sembarangan. Ada filosofi tentang Pohon Terkenal.

Yakni sematan bagi siswa yang kerap bermasalah selama pendidikan. Terlambat apel, tertidur saat belajar, dan lainnya. “Emang ada istilah itu, mas,” ujar Bunga Tri Yulitasari, polisi wanita berpangkat Ipda yang bertugas di Polresta Samarinda. Dia merupakan alumnus Akpol kelahiran Surabaya.Bunga juga salah satu dari bagian pohon terkenal ketika mengawali pendidikan 2012 silam. Namanya tercatat di Detasemen Satryo Pambudi Luhur. “Banyak deh kisah suka dan dukanya,” ujarnya saat ditemui di Stadion Madya Sempaja selepas apel pengamanan kota. Dia adalah perwira polwan termuda di Polresta Samarinda. Mendengar film Pohon Terkenal sudah bisa dinikmati sejak kemarin (21/3), alumnus Akpol 2016 itu mengunggah beberapa masa kenangan saat pendidikan.

Di penggalan film yang diperankan Umay Shahab sebagai Bara Maulana, Laura Theux (Ayu Sekarwati), dan Raim Laode (Johanes Solossa), ada adegan hukuman menyanyi sembari memegang sapu tangan putih. Sembari bergaya burung bangau. “Saya juga pernah dihukum seperti itu,” ujarnya sembari tertawa lepas. Perwira polwan angkatan 47 itu bercerita, hukuman itu biasanya terjadi karena tak ikut kegiatan tindakan. Hal yang membuatnya tak bisa lepas dari ingatan, adalah saat ketahuan menggunakan handphone  saat drum corps di Jakarta pada saat perayaan hari kemerdekaan.

“Ketahuan. Dihukum selama tujuh bulan pakai dinas lapangan tempur (PDLT),” sambung Bunga lalu tersenyum. Hal lain yang tak lepas dari ingatan, dan bisa terjadi ketika apel malam. “Kadang ada yang tidur, ada cucian. Kasihan kalau tidur, pas bangun tiba-tiba sepi,” ceritanya. Membahas soal cinta, Bunga tak menampik. “Ada sih, tapi enggak usah ah. Malu,” timpalnya. Di akpol, polwan yang kini bertugas di Satlantas Polresta Samarinda itu menemukan keluarga baru. Sementara itu, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto mengatakan, film ini bukan sekadar menceritakan sosok polisi. “Proses dari awal sampai selesai pendidikan. Dan menggambarkan bahwa daftar polisi itu gratis,” tuturnya. “Wajib nonton,” ujarnya diikuti senyuman. (*/dra/riz)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 18 April 2019 21:30

IPDP Imbau Masyarakat Kaltim Tunggu Hasil Pilpres oleh KPU dan tak Terprovokasi

SAMARINDA - Pengurus Pusat IPDP Kalimantan Timur menghimbau masyarakat menunggu…

Kamis, 18 April 2019 12:49

Gara-Gara Ini, Tak Bisa Mencoblos di Rumah Sakit

PESTA demokrasi yang dilakukan serentak bersamaan dengan pemilihan legislatif, tidak…

Kamis, 18 April 2019 12:47

Terungkap dari Laporan Warga Jalan Pramuka

RUMOR praktik politik uang dalam ajang pesta demokrasi tampaknya bukan…

Kamis, 18 April 2019 00:54

19 Pasien Rumah Sakit Jiwa Atma Husada Ikut Coblos Surat Suara

SAMARINDA - Untuk pertama kalinya, pasien Rumah Sakit Jiwa Atma…

Rabu, 17 April 2019 14:24

Nyoblos, Gubernur Habiskan Waktu 6 Menit

Samarinda - Gubernur Kaltim Isran Noor bersama istri Noorbaiti sejak…

Rabu, 17 April 2019 10:30

Saatnya Hapus Gelar Kota Jukir

SAMARINDA–Keberadaan juru parkir (jukir) liar menjadi salah satu masalah yang…

Rabu, 17 April 2019 10:11

Logistik Pemilu ke Perbatasan Malaysia Sudah Terangkut

SAMARINDA - Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto bersama Kapolda…

Selasa, 16 April 2019 11:27

Rp 22 Miliar Masih Belum Cukup

SAMARINDA–PembangunanJembatan Bungkuk di RT 20, Jalan Adi Sucipto, Handil Bakti,…

Selasa, 16 April 2019 11:25

Mimpi Buruk dari Perlakuan Keji sang Ayah

Perjuangan berat sudah harus dirasakan bocah-bocah ini, Muhammad Aldiannur dan…

Senin, 15 April 2019 20:23

KPU Samarinda Jamin Kebutuhan Surat Suara Terpenuhi

SAMARINDA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda menjamin kebutuhan surat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*