MANAGED BY:
SENIN
22 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 21 Maret 2019 10:02
Pengumuman Seleksi P3K Masih Ngambang

Sempat Ditunda Dua Kali, Usulan Formasi Ulang Belum Rampung

Surodal Santoso

PROKAL.CO,  PENAJAM- Pengumuman hasil rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap I 2019 masih belum jelas. Hasil seleksi yang seharusnya diumumkan pada 12 Maret lalu, kembali ditunda. Lantaran masih banyak daerah yang belum menyampaikan usulan ulang formasi P3K tahap I tahun 2019 ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Penajam Paser Utara (PPU) Surodal Santoso menjelaskan penyampaian usulan ulang kebutuhan atau formasi itu, guna menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Pasalnya alokasi gaji P3K berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). “Jadi masih ada beberapa daerah yang belum menyampaikan usulannya ke Kementerian PANRB,” kata dia kepada Kaltim Post, kemarin.

 Pemkab PPU telah menyampaikan usulan ulang formasi P3K ke Kementerian PANRB pada 11 Maret lalu. Hanya 12 formasi untuk penyuluh pertanian. Mereka telah mengikuti seleksi ujian tertulis menggunakan menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test) pada 23 Februari lalu. “Usulannya enggak banyak. Hanya 12 orang eks tenaga honorer K-2 untuk formasi penyuluh pertanian. Jadi enggak terlalu membebani APBD,” ucap Mantan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) ini.

 Penundaan pengumuman itu merujuk surat pemberitahuan Kementerian PANRB tentang Hasil Seleksi Pengadaan P3K Tahap I Tahun 2019. Surat dengan nomor  B/281/S.SM.01.00/2019 bertanggal 1 Maret 2019 yang ditandatangani Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji  menyebutkan baru jabatan dosen dan tenaga kependidikan, yang memenuhi nilai ambang batas (passing grade) yang diumumkan 2 Maret lalu. Mereka tersebar di 35 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) baru Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti). Dirinya berharap Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) bisa segera mengumumkan hasil seleksi P3K ini. “Prinsipnya kami menunggu hasilnya saja. Karena seleksinya semuanya dilakukan oleh Pusat,” harapnya.

 Seleksi P3K tahap I ini hanya diperuntukkan bagi eks tenaga honorer kategori dua (K2). Dengan formasi tenaga pendidikan, kesehatan, dan penyuluh pertanian.

Diikuti oleh 23 pemerintah provinsi, 347 pemerintah kabupaten/kota, dan 35 PTN baru Kementerian Ristekdikti. Sementara Pemkab PPU hanya membuka formasi tenaga penyuluh pertanian sebanyak 12 orang. “Untuk tenaga kesehatan dan guru, karena sumber aparaturnya mencukupi, jadi tidak kami laksanakan,” kata Sekretaris Kabupaten (Sekkab) PPU, Tohar.

 Menurut Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (Permenpanrb) Nomor 4 Tahun 2019 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi P3K untuk Guru, Dosen, Tenaga Kesehatan, dan Penyuluh Pertanian, tahapan seleksinya dibagi menjadi tiga bagian. Seleksi administrasi, seleksi kompetensi dan seleksi wawancara.  Untuk seleksi kompetensi peserta harus mengerjakan sebanyak 100 soal. Meliputi  kompetensi teknis sebanyak 40 soal, kompetensi manajerial sebanyak 40 soal, kompetensi sosial kultural sebanyak 10 soal, ditambah dengan wawancara berbasis komputer terdiri dari 10 soal. Dan passing grade atau nilai ambang batas  kumulatif (kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosial kultural) minimal 65 dan nilai seleksi kompetensi teknis minimal 42. Apabila Peserta telah memenuhi nilai ambang batas tersebut, maka harus memenuhi nilai ambang batas wawancara berbasis komputer minimal 15. “Jika nilai ambang batas wawancara melebihi 15, namun nilai ambang batas kumulatif dan nilai seleksi kompetensi tidak terpenuhi, maka peserta tetap dinyatakan tidak lulus,” bunyi aturan tersebut.  (*/kip)

loading...

BACA JUGA

Senin, 22 April 2019 09:09
2019, Ada 30 Kampung Laksanakan Pilkam

Politik Uang Potensi Cederai Demokrasi

SENDAWAR- Belum selesai gema pemilihan presiden dan legislatif, warga Kutai…

Senin, 22 April 2019 09:07

Anggota KPU Berau Bilang Server KPU Diretas

TANJUNG REDEB – Komisioner bagian data Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Senin, 22 April 2019 09:06

Rekomendasikan Cabut Izin 207 Koperasi Bandel

TANJUNG REDEB – Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau…

Sabtu, 20 April 2019 10:04

Pembakaran Kantor PT AE Tetap Diproses

SANGATTA - Kejadian pembakaran kantor perusahaan sawit PT Anugerah Energitama…

Sabtu, 20 April 2019 09:58

Hasil Formulir C1 Wajib Dipublikasikan

SANGATTA - Rapat pleno terbuka, rekapitulasi dan penghitungan suara pemilihan…

Sabtu, 20 April 2019 09:56

Bawaslu 'Kebanjiran' Aduan, Pemungutan Ulang Bakal Digelar

TANJUNG REDEB – Tiga hari pasca pemilihan serentak, Badan Pengawas…

Sabtu, 20 April 2019 09:53

88 Kampung Belum Dapat Setrum

SENDAWAR–Meski Pemkab Kubar mempercepat luasan jaringan listrik, masih 88 dari…

Sabtu, 20 April 2019 09:53

Rutin Ngopi Bareng, Lampaui Target Nasional

Dalam pemilu apapun, Kecamatan Sangasanga selalu urutan pertama angka golput…

Kamis, 18 April 2019 10:19

“Halaman Kantor Bupati Bakal Jadi Alun-Alun”

PENAJAM- Lanskap atau tata ruang depan Kantor Bupati Penajam Paser…

Kamis, 18 April 2019 10:17

PNS Dissos Terancam Tak Gajian

PENAJAM- Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Sosial (Dissos) Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*