MANAGED BY:
SENIN
22 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 21 Maret 2019 08:54
Kasus Tongkang Karam, Ada Potensi Unsur Pidana

Berlayar Tanpa Izin Gerak

BERBUNTUT PANJANG: Tongkang BG Kaltim FT 36 yang karam sejak Minggu (17/3), ditepikan untuk kepentingan pemeriksaan.

PROKAL.CO, SAMARINDA–Kejanggalan mulai terendus dari peristiwa karamnya Tongkang BG Kaltim FT 36 di perairan Sungai Mahakam kawasan Jalan Cipto Mangunkusumo, Gunung Panjang, Samarinda Seberang. Kapal berlayar tanpa mengantongi izin gerak dan rencana kegiatan bongkar muat (RKBM).

Hal tersebut dibeberkan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Samarinda, kemarin. Itu adalah hasil temuan awal mereka. Kepala KSOP Kelas II Samarinda Dwi Yanto menuturkan, ada pelanggaran dalam musibah tongkang karam yang ditarik tugboat Kaltim Dolphin 10-07. Seharusnya, kapal itu tak karam jika mengikuti prosedur.

“Kapal tersebut memang tidak mengantongi surat izin gerak, itu sesuai keterangan di berita pemeriksaan dari nakhoda kapal,” sebut pria yang sebelumnya tugas di KSOP Benoa, Bali, itu. Titik kebocoran, disebut Dwi, belum bisa dipastikan. Saat ini batu bara masih dipindahkan untuk memudahkan pemeriksaan.

Soal izin gerak, kapal sudah melanggar UU Nomor 17/2008 tentang Pelayaran. Di Pasal 323, jika nakhoda tak bisa menunjukkan izin gerak berlayar, bisa disanksi kurungan paling lama lima tahun penjara, dan denda paling banyak Rp 600 juta. “Tapi itu sudah ranahnya kepolisian,” sambungnya. Sejauh ini, KSOP belum berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, yang juga menelusuri perkara itu.

Menurut pejabat utama di otoritas pelabuhan itu, meski emas hitam tumpah ke sungai, tidak memengaruhi kondisi air, dan tidak mengganggu alur pelayaran. Soal kemungkinan unsur pidana, Dwi menyebut harus mencari tahu siapa yang bertanggung jawab.

“Kita cari tahu siapa yang nakal,” tambahnya. Sepengetahuan KSOP, perusahaan sudah memerintahkan pegawainya untuk mengurus semua izin-izin di otoritas. “Kalau pegawainya enggak mengurus, masak harus perusahaan yang disalahkan,” tegasnya.

Lebih jauh, Dwi menjelaskan tentang rentang waktu operasional tongkang. “Perawatan itu biasanya setahun sekali, tapi bisa diperpanjang,” ucapnya.

Diwawancarai terpisah, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto menuturkan, dalam penyelidikan kasus itu, mereka intens berkoordinasi dengan instansi terkait. Mengenai pernyataan Dwi Yanto yang menyebut ada unsur pidana, perwira melati tiga itu menyebut baru mendengarnya dari awak media. “Saya baru tahu dari teman-teman (wartawan), nanti saya koordinasi dulu,” singkatnya.

Pantauan Kaltim Post, tongkang yang semula penuh dengan batu bara, berpindah posisi lebih ke tepi. Selain itu, ada aktivitas pemindahan batu bara ke ponton lain. (*/dra/ndy/k8)


BACA JUGA

Minggu, 21 April 2019 10:30

Dua Tahun Tak Teraliri Listrik

SAMARINDA – Dua tahun lalu, pemkot merelokasi 117 kepala keluarga…

Minggu, 21 April 2019 10:29

Empat Kecamatan Belum Rekapitulasi

SAMARINDA – Penghitungan suara Pemilu 2019 di TPS dan kelurahan…

Minggu, 21 April 2019 10:27

Sumur Tua Merenggut Nyawa

Derai air mata tumpah di salah satu rumah di Jalan…

Minggu, 21 April 2019 10:27

Sistem Kerja Harus Jadi Perhatian

Mengawal suara masyarakat, menentukan pemimpin negara, dari level presiden hingga…

Minggu, 21 April 2019 10:07

Dana Desa Tahun 2019 Lebih Cepat Tersalurkan, Inilah Hambatannya

SAMARINDA - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD)…

Sabtu, 20 April 2019 10:07

Sebelum 13 Mei Harus Klir

SAMARINDA–Pemungutan suara Pemilu 2019 sudah usai. Kendati begitu, perhitungan masih…

Kamis, 18 April 2019 21:30

IPDP Imbau Masyarakat Kaltim Tunggu Hasil Pilpres oleh KPU dan tak Terprovokasi

SAMARINDA - Pengurus Pusat IPDP Kalimantan Timur menghimbau masyarakat menunggu…

Kamis, 18 April 2019 12:49

Gara-Gara Ini, Tak Bisa Mencoblos di Rumah Sakit

PESTA demokrasi yang dilakukan serentak bersamaan dengan pemilihan legislatif, tidak…

Kamis, 18 April 2019 12:47

Terungkap dari Laporan Warga Jalan Pramuka

RUMOR praktik politik uang dalam ajang pesta demokrasi tampaknya bukan…

Kamis, 18 April 2019 10:26

Leher Terjerat Safety Belt

SAMARINDA–Warga Jalan Rapak Indah, RT 36, Karang Asam Ulu, Sungai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*