MANAGED BY:
JUMAT
19 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 20 Maret 2019 12:57
WAHAI EMAK-EMAK..!! Siap-siap Ya, Harga Cabai Bakal Naik..!!
Setiap hari, sudah terjadi kenaikan harga cabai.

PROKAL.CO, SAMARINDA-Sebagai kota jasa, Samarinda saat ini mengandalkan pasokan bahan makanan dari luar. Akibatnya bila ada gangguan cuaca, gangguan panen dari daerah penghasil atau hambatan transportasi, maka harga komoditas pertanian langsung melonjak tinggi. Cabai salah satu komoditas yang saat ini sedang mengalami kenaikan Rp 2.000-4.000 setiap harinya, disebabkan oleh curah hujan tinggi.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kaltim Heni Purwaningsih. Dia mengatakan, tercatat pada 19 Maret harga cabai di pasaran sudah menyentuh Rp 35 ribu per kilogramnya. Padahal harga cabai biasanya Rp 20 ribu per kilogramnya.

“Setiap hari sudah terjadi kenaikan sedikit demi sedikit,” katanya kepada Kaltim Post, Selasa (19/3).

Kondisi saat ini, tambahnya, tidak lepas dari kondisi di daerah pemasok yaitu Jawa Timur, Sulawesi Tengah, atau Sulawesi Barat. Sejak Februari curah hujan di beberapa daerah pamasok cabai Kaltim mengalami curah hujan sedang hingga tinggi. Tentunya ini mempengaruhi pertanian cabai.

“Kondisi ini menyebabkan harga cabai di Kaltim mengalami peningkatan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, sepanjang kondisi cuaca dan jalur distribusi dari daerah tersebut sudah normal, maka harga akan kembali aman. Kenaikan harga akibat cuaca sudah biasa terjadi dan akan normal kembali.

“Cabai memang mendapat perhatian khusus. Samarinda sudah melakukan pengembangan pertanian organik cabai untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Muhamad Nur mengatakan, kenaikan cabai tentunya akan berdampak pada tingkat inflasi Maret 2019. Faktor non fundamental seperti anomali cuaca, ekonomi biaya tinggi dan kebijakan energi pemerintah memengaruhi pencapaian inflasi terutama dari kelompok volatile food dan administered prices.

“Karena berdasarkan dokumen roadmap TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) Kaltim, cabai termasuk salah satu komoditas volatile foods yang perlu mendapat perhatian khusus,” katanya Selasa (19/3).

Menurutnya, cabai menjadi salah satu komoditas yang secara konsisten setiap tahunnya berkontribusi menyumbang inflasi di Samarinda. Terutama karena ketergantungan terhadap pasokan dari luar. Untuk mengurangi hal tersebut BI Kaltim telah menginisiasi program klaster cabai organik terpadu sejak 2014 berlokasi di Desa Sungai Siring, Desa Lempake dan Desa Lubuk Sawah Mugirejo. Untuk memberikan dampak dalam meningkatkan produksi cabai atau mengurangi ketergantungan terhadap pasokan luar, dilakukan pula perluasan cakupan pengembangan klaster.

“Seperti pembagian bibit cabai organic untuk ibu rumah tangga. Hal ini tentunya bisa mendukung mengurangi harga yang tinggi, dengan berkurangnya pasokan dari luar, melainkan dari dalam Samarinda,” pungkasnya. (*/ctr)


BACA JUGA

Kamis, 18 April 2019 21:30

IPDP Imbau Masyarakat Kaltim Tunggu Hasil Pilpres oleh KPU dan tak Terprovokasi

SAMARINDA - Pengurus Pusat IPDP Kalimantan Timur menghimbau masyarakat menunggu…

Kamis, 18 April 2019 12:49

Gara-Gara Ini, Tak Bisa Mencoblos di Rumah Sakit

PESTA demokrasi yang dilakukan serentak bersamaan dengan pemilihan legislatif, tidak…

Kamis, 18 April 2019 12:47

Terungkap dari Laporan Warga Jalan Pramuka

RUMOR praktik politik uang dalam ajang pesta demokrasi tampaknya bukan…

Kamis, 18 April 2019 00:54

19 Pasien Rumah Sakit Jiwa Atma Husada Ikut Coblos Surat Suara

SAMARINDA - Untuk pertama kalinya, pasien Rumah Sakit Jiwa Atma…

Rabu, 17 April 2019 14:24

Nyoblos, Gubernur Habiskan Waktu 6 Menit

Samarinda - Gubernur Kaltim Isran Noor bersama istri Noorbaiti sejak…

Rabu, 17 April 2019 10:30

Saatnya Hapus Gelar Kota Jukir

SAMARINDA–Keberadaan juru parkir (jukir) liar menjadi salah satu masalah yang…

Rabu, 17 April 2019 10:11

Logistik Pemilu ke Perbatasan Malaysia Sudah Terangkut

SAMARINDA - Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto bersama Kapolda…

Selasa, 16 April 2019 11:27

Rp 22 Miliar Masih Belum Cukup

SAMARINDA–PembangunanJembatan Bungkuk di RT 20, Jalan Adi Sucipto, Handil Bakti,…

Selasa, 16 April 2019 11:25

Mimpi Buruk dari Perlakuan Keji sang Ayah

Perjuangan berat sudah harus dirasakan bocah-bocah ini, Muhammad Aldiannur dan…

Senin, 15 April 2019 20:23

KPU Samarinda Jamin Kebutuhan Surat Suara Terpenuhi

SAMARINDA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda menjamin kebutuhan surat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*