MANAGED BY:
SENIN
24 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 20 Maret 2019 12:46
Triwulan II 2019, Ekonomi Kaltim Terakselerasi
Produksi pertambangan nonmigas di triwulan II 2019 diperkirakan akan mengalami peningkatan, yang didukung oleh peningkatan produksi seiring dengan kondisi cuaca yang lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

PROKAL.CO, SAMARINDA-Pada triwulan II 2019 diperkirakan ekonomi Kaltim mengalami akselerasi pertumbuhan. Berdasarkan hasil asesmen terhadap indikator-indikator makro ekonomi, pertumbuhan ekonomi Bumi Etam diperkirakan berada pada kisaran 3,35-3,75 persen year on year (yoy).

Untuk diketahui ekonomi Kaltim pada 2018 tercatat tumbuh sebesar 2,67 persen (yoy). Nilai tersebut searah dengan proyeksi Bank Indonesia, bahwa ekonomi Kaltim akan tumbuh lebih rendah dibandingkan 2017 mencapai 3,13 persen.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Muhamad Nur mengatakan, ekonomi Kaltim triwulan II 2019 diperkirakan mengalami akselerasi pertumbuhan dibandingkan triwulan sebelumnya.

“Peningkatan pertumbuhan ekonomi Kaltim triwulan II 2019 didorong oleh naiknya kinerja seluruh lapangan usaha utama Kaltim, terutama pertambangan,” katanya Rabu (13/3).

Dia menjelaskan, produksi pertambangan nonmigas di triwulan II 2019 diperkirakan akan mengalami peningkatan, yang didukung oleh peningkatan produksi seiring dengan kondisi cuaca yang lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Di tahun sebelumnya, tingginya curah hujan akibat anomali cuaca berdampak pada terganggunya aktivitas pertambangan nonmigas Kaltim, yang didominasi oleh pertambangan terbuka (open pit).

“Selain itu, level harga batubara yang masih tinggi turut mendukung kinerja lapangan usaha pertambangan sehingga ekonomi kita bisa tumbuh lebih baik,” tuturnya.

Selain itu, Nur juga menjelaskan, kinerja lapangan usaha konstruksi serta perdagangan diperkirakan juga menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi Kaltim, pada triwulan kedua tahun ini. Penyelesaian proyek-proyek infrastruktur pemerintah dengan skema multi years contract (MYC) seperti jalan tol Balikpaan-Samarinda, dan jembatan Mahakam IV menjadi salah satu pendorong kinerja lapangan usaha ini.

“Lebih lanjut, pekerjaan konstruksi peningkatan kapasitas kilang minyak di Balikpapan yang telah selesai lelang pada akhir 2018, diperkirakan turut mendukung kinerja lapangan usaha ini,” ungkapnya.

Sedangkan untuk lapangan usaha perdagangan, aktivitas pemilihan umum presiden dan legislatif diperkirakan, akan mendorong kinerja lapangan usaha ini di triwulan II 2019. Lalu, periode hari besar keagamaan nasional (HBKN) yang jatuh pada triwulan kedua, juga akan mendorong permintaan masyarakat sesuai dengan pola seasonal-nya. Sehingga kinerja sektor perdagangan bisa lebih baik.

Kinerja lapangan usaha pertanian, juga turut mengalami peningkatan pada triwulan II 2019, terutama pada sub-lapangan usaha perkebunan,” katanya.

Nur menjelaskan, seperti biasanya musim panen tanaman kelapa sawit umumnya mulai dilakukan di triwulan II. Kondisi ini sejalan dengan kinerja lapangan usaha industri pengolahan, yang diperkirakan mengalami akselerasi dibandingkan triwulan sebelumnya. Peningkatan industri pengolahan dipengaruhi oleh naiknya kinerja industri nonmigas, khususnya industri crude palm oil (CPO).

“Peningkatan permintaan CPO dari Tiongkok yang dipengaruhi oleh isu trade war antara Tiongkok dan Amerika menjadi upside risk bagi industri CPO Kaltim,” ujar Nur.

Tercatat pada 2018, ekspor CPO Kaltim ke Tiongkok tumbuh 190,9 persen (yoy). Selanjutnya, kinerja industri LNG juga diperkirakan tetap positif dengan potensi peningkatan permintaan dari Tiongkok, seiring dengan kebijakan green economy yang diberlakukan oleh pemerintah Tiongkok.

“Peningkatan lapangan usaha utama Kaltim triwulan II 2019, turut tercermin pada kinerja ekonomi Kaltim dari sisi pengeluaran,” katanya.

Dia menjelaskan, kinerja ekspor luar negeri Kaltim diperkirakan mengalami peningkatan pada triwulan II 2019, sejalan dengan naiknya produksi lapangan usaha utama. Peningkatan permintaan batubara pada triwulan kedua tahun ini, diperkirakan bersumber dari India pasca tidak beroperasinya salah satu pembangkit listrik swasta terbesar di India pada periode Januari-April 2018.

“Selain itu, sejak Desember 2018 batubara Indonesia berhasil melakukan peneterasi ke pasar Eropa,” ungkap Nur.

Pelabuhan Amsterdam-Rotterdam-Antwerp (ARA) menerima 3 kargo batubara Indonesia dengan kalori 5.000-5.100 Kc GAR yang dikirim dari Samarinda, Kaltim. Sementara itu, peningkatan permintaan juga diperkirakan datang dari Tiongkok pasca deselerasi yang terjadi selama Imlek . Sehingga berdasarkan asesmen terhadap seluruh indikator makro ekonomi Bumi Etam, diperkirakan pertumbuhan ekonomi pada triwulan kedua tahun ini akan terakselerasi.

“Kami perkirakan, ekonomi kita akan tumbuh sangat baik yang berada pada kisaran 3,35-3,75 persen (yoy),” pungkasnya. (*/ctr)

 


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 13:21

Industri Ritel Makin Kompetitif, Pemain Besar Tutup Gerai

JAKARTA – Semakin kompetitifnya persaingan di dunia ritel membuat perusahaan…

Senin, 24 Juni 2019 10:19

Transportasi Online Tumbuhkan Transaksi Nontunai

SAMARINDA- Potensi ekonomi digital masih sangat besar di Kaltim. Utamanya…

Minggu, 23 Juni 2019 20:56

Bisnis Retail Masih Hadapi Goncangan, Enam Gerai Giant Ditutup

Bisnis retail menghadapi masih goncangan. PT Hero Supermarket Group Tbk,…

Sabtu, 22 Juni 2019 11:42

Bertahap Mulai Tahun Depan, Distribusi Elpiji Melon Pakai Kartu

JAKARTA – Pemerintah akan menerapkan penyaluran subsidi elpiji 3 kg…

Jumat, 21 Juni 2019 13:10

Perlu Yakinkan Pasar Sebelum B30

SAMARINDA-Mandatori pencampuran solar dengan 20 persen crude palm oil (CPO),…

Jumat, 21 Juni 2019 13:09

Investor Masih Tertarik dengan Pertambangan

SAMARINDA-Pada triwulan pertama Kaltim mencatat ada 763 izin usaha. Jumlah…

Jumat, 21 Juni 2019 13:05

Triwulan Kedua Ekonomi Kaltim Lebih Baik

SAMARINDA-Memasuki triwulan II 2019, ekonomi Kaltim diperkirakan tumbuh stabil dengan…

Jumat, 21 Juni 2019 13:03

Outflow Ramadan Rp 4,78 Triliun

SAMARINDA-Kinerja outflow saat Mei mencapai Rp 4,78 triliun, meningkat 86,03…

Jumat, 21 Juni 2019 12:58

Ekonomi Digital Kaltim Kian Pesat

SAMARINDA-Perkembangan dunia digital di Indonesia semakin pesat, tercatat pada 2018…

Jumat, 21 Juni 2019 11:57

Konsumen Sekarang Semakin Kritis

BALIKPAPAN-Tantangan marketing pada era saat ini bukan lagi seperti dulu.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*