MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Rabu, 20 Maret 2019 09:48
Teknik Tepat, Perkuat Hubungan Ibu-Anak

Belajar Cara Nyaman Menggendong Bayi

ADA ATURANNYA: Melisa Sudirman (kiri) mempraktikkan cara menggendong anak dengan tepat.

PROKAL.CO, Menggendong bayi tidak bisa sembarangan. Setiap gerakan dalam menggendong bisa memengaruhi kenyamanan si buah hati.

ULIL MUAWANAH

MENGUATKAN ikatanibu dan anak, salah satu caranya bisa dengan menggendong. Namun, agar aktivitas itu nyaman, ada teknik tertentu yang bisa diterapkan. Agar lebih maksimal, pola gendongan bisa menyesuaikan usia, tinggi badan, berat badan, serta gaya menggendong.

Seperti yang dijelaskan Melisa Sudirman, Babywearing Consultant Trainee (School of Babywearing UK). Dia menuturkan, sebelum menggendong, ibu mesti memerhatikan jenis kain yang digunakan. Untuk penggunaan kain tradisional atau jarik, cara lebih aman yakni dengan menggunakan simpul jangkar. Sebab, lebih nyaman buat penggendong. Dengan simpul jangkar, beban bayi tidak akan terlalu berat. Serta lebih mudah saat ditarik atau menyesuaikan posisi bayi.

“Ketika ibu merasa lelah, anak juga akan ikut lelah. Itu dipengaruhi oleh gaya menggendong dan jenis gendongan yang digunakan,” ujarnya.  

Perempuan yang akrab disapa Icha itu menyebut, trik atau gaya menggendong TICKS. Itu merupakan singkatan dari tight, in view all times, close enough to kiss, keep chin off the chest, dan supported back sangat dianjurkan bagi orangtua, terlebih para ibu muda. Agar anak merasa aman dan nyaman. Hal pertama yakni, menggendong dengan gendongan yang ketat bisa menopang tubuh bayi dengan sempurna. Sehingga bayi lebih aman dalam dekapan. Sebab jika gendongan longgar sewaktu-waktu, bayi bisa miring atau bahkan terjatuh.

Hal kedua, in view all times. Ibu harus mudah melihat bayi dalam gendongan. Kondisi bayi/anak tidak tertutupi kain. Untuk memastikan melihat langsung ekspresi sang anak apakah tengah gelisah, aktif, atau tertidur. Akan lebih mudah merespons jika anak mudah dilihat. “Terkadang ada kain sisa yang menutupi sang bayi, sehingga ibu tak bisa menyadari kondisi sang bayi,” ucapnya.

Posisi bayi ketika digendong menentukan kenyamanan bagi penggendong juga. Jika bayi terlalu ke bawah, bebannya akan bertumpu di perut, sehingga kenyamanan penggendong akan berkurang. Lalu, bila posisi bayi terlalu tinggi dapat menghalangi pandangan penggendong. Sehingga, sebaiknya posisi anak berada di dada yang dekat dengan mulut si ibu, atau close enough to kiss. “Mencium kepala atau kening anak dapat membuat bayi lebih tenang ketika gelisah,” tutur Icha.

Berikutnya, memastikan aliran pernapasan bayi selalu terbuka. Sebab jika badan bayi terlalu melengkung, dagu menempel pada dada, bisa menyebabkan kesulitan jalan pernapasan. Maka pastikan ada jarak antara dagu dan dada bayi sekitar dua jari penggendong. Keep chin off the chest. Hal ini penting untuk mencegah sudden infant death dalam gendongan.

“Pernapasan itu penting, bahkan dalam menggendong kita perlu mengetahui, apakah anak dapat bernapas dengan baik,” ucapnya.

Terakhir, punggung yang tersangga (supported back) dengan baik dapat membantu bayi untuk selalu dalam posisi naturalnya. Posisi natural bayi adalah frog position, yakni badan tegak lurus dan kaki membentuk m-shape. “Dengan menggendong, bayi merasa lebih bahagia dan sehat. Serta membantu ibu dengan baby blue syndrom, depresi yang timbul pasca persalinan. Orangtua dapat merasa lebih percaya diri, dan terpenting meningkatkan bonding antara ibu dan buah hati,” tutupnya. (ndy/k8)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Juli 2019 11:30

Personel TNI AU Harus Bisa Bahasa Inggris

PANGKALAN Udara (Lanud) Dhomber Balikpapan mengadakan tes bahasa Inggris bagi…

Rabu, 17 Juli 2019 11:02

Kasihan...!! Rumah Veteran Hangus Terbakar

BALIKPAPAN–Warga RT 10, Gang Sampurna, Baru Ilir Balikpapan Barat dikejutkan…

Selasa, 16 Juli 2019 12:01

Balikpapan Tetap Larang Kantong Plastik

BALIKPAPAN- Pemkot Balikpapan memilih untuk menunggu arahan terkait kelanjutan harmonisasi…

Senin, 15 Juli 2019 13:04

Dianggap Tak Menguntungkan, Lelang SAUM Sepi

Banyak persoalan yang mesti diselesaikan pemkot agar SAUM maksimal. Di…

Senin, 15 Juli 2019 12:22

GREGET..!! Pacar Bermesraan dengan Ladies, Perempuan Ini Ngamuk, Tusuk Pacarnya

SEORANG pria berinisial HR (24), warga Jalan Gunung Balikpapan, Prapatan,…

Senin, 15 Juli 2019 12:20

DERITANYA..!! Air Hanya Mengalir Maksimal 12 Jam

Bocornya pipa akibat pergerakan tanah ditambah kondisi hujan yang sudah…

Senin, 15 Juli 2019 11:45
Klaim BPJS Kesehatan dan Jasa Raharja untuk Pasien Kecelakaan

Sistem Informasi Sudah Terintegrasi

Sejak BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Jasa Raharja, korban kecelakaan…

Senin, 15 Juli 2019 11:44

Longsor, Rumah Warga Jebol

BALIKPAPAN - Hujan deras yang mengguyur Kota Beriman, Jumat (12/7)…

Senin, 15 Juli 2019 11:44

Rumah di Pesisir Banyak Tak Berizin

TERNYATA banyak rumah di sepanjang pesisir di Kecamatan Balikpapan Kota…

Senin, 15 Juli 2019 11:43

Bagaimana Memahami Pentingnya Hak Kekayaan Intelektual..??

Tumbuhnya UMKM di Tanah Air menunjukkan kehadiran pelaku ekonomi kreatif…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*