MANAGED BY:
SENIN
22 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 20 Maret 2019 09:43
Gubernur Sudah Tertib Administrasi, Sengketa Lima Legislator Ditolak
-

PROKAL.CO, SAMARINDA–Sengketa tata usaha lima anggota dewan Kota Tepian atas Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltim tentang pemberhentian keanggotaan mereka, berakhir. Majelis hakim PTUN Samarinda menolak gugatan mereka (19/3). Lima dewan itu, Alphad Syarief, Adigustiawarman, Mashari Rais, Saiful, dan Akhmed Reza Pahlevi.

Menurut majelis hakim PTUN yang dipimpin Dedy Wisudawan Gamadi bersama Erna Dwi Safitri dan Febriani Permadi, sengketa lima dewan itu tak bisa diterima. Proses administrasi yang ditempuh gubernur dalam menerbitkan SK bernomor 171.3/56-60/B.PPOD.III/2018 tertanggal 10 Desember 2018 itu sudah tertib administrasi.

“Seluruh tata cara penerbitan keputusan itu sudah sesuai UU 23/2014 tentang Pemerintah Daerah dan aturan KPU terkait,” tutur Dedy Wisudawan Gamadi.

Jadi, gugatan Alphad cs ini, lanjut ketua majelis membacakan putusan, tak bisa diterima. Sanggahan atas terbitnya SK itu yang menilai gubernur melanggar putusan sela sengketa lain dalam perkara ini, yakni sengketa lima warga di Pengadilan Negeri Samarinda, tak bisa disamakan karena dua kasus itu memiliki hal yang berbeda. “Selain itu, penerbitan putusan ini merupakan permintaan partai karena pihak penggugat telah beralih partai,” sebutnya.

Lima pihak lain yang turut mengintervensi gugatan: Yunan Kadir, Achmad Sofyan, Widiasmoro, Maisarah Asy’ari, dan Fachrizal, lega atas putusan PTUN. Meski mereka tetap cemas, mengingat, masih ada 14 hari untuk pikir-pikir mengajukan banding. “Masih ada banding. Mau tak mau kami menunggu sikap mereka seperti apa,” ucap Supriyana, kuasa hukum Fachrizal.

Yunan Kadir cs merupakan kader Golkar, NasDem, dan Hanura. Mereka ditunjuk menggantikan Alphad cs untuk duduk di Basuki Rahmat, sebutan sekretariat DPRD Samarinda. Yakni setelah Alphad cs mengundurkan diri medio Juli 2018.

Sementara itu, Asran Siri, kuasa Alphad cs, mengaku masih perlu menelaah putusan hakim. “Masih ada waktu 14 hari untuk banding atau tidak,” tuturnya. (*/ryu/ndy/k8)


BACA JUGA

Minggu, 21 April 2019 10:30

Dua Tahun Tak Teraliri Listrik

SAMARINDA – Dua tahun lalu, pemkot merelokasi 117 kepala keluarga…

Minggu, 21 April 2019 10:29

Empat Kecamatan Belum Rekapitulasi

SAMARINDA – Penghitungan suara Pemilu 2019 di TPS dan kelurahan…

Minggu, 21 April 2019 10:27

Sumur Tua Merenggut Nyawa

Derai air mata tumpah di salah satu rumah di Jalan…

Minggu, 21 April 2019 10:27

Sistem Kerja Harus Jadi Perhatian

Mengawal suara masyarakat, menentukan pemimpin negara, dari level presiden hingga…

Minggu, 21 April 2019 10:07

Dana Desa Tahun 2019 Lebih Cepat Tersalurkan, Inilah Hambatannya

SAMARINDA - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD)…

Sabtu, 20 April 2019 10:07

Sebelum 13 Mei Harus Klir

SAMARINDA–Pemungutan suara Pemilu 2019 sudah usai. Kendati begitu, perhitungan masih…

Kamis, 18 April 2019 21:30

IPDP Imbau Masyarakat Kaltim Tunggu Hasil Pilpres oleh KPU dan tak Terprovokasi

SAMARINDA - Pengurus Pusat IPDP Kalimantan Timur menghimbau masyarakat menunggu…

Kamis, 18 April 2019 12:49

Gara-Gara Ini, Tak Bisa Mencoblos di Rumah Sakit

PESTA demokrasi yang dilakukan serentak bersamaan dengan pemilihan legislatif, tidak…

Kamis, 18 April 2019 12:47

Terungkap dari Laporan Warga Jalan Pramuka

RUMOR praktik politik uang dalam ajang pesta demokrasi tampaknya bukan…

Kamis, 18 April 2019 10:26

Leher Terjerat Safety Belt

SAMARINDA–Warga Jalan Rapak Indah, RT 36, Karang Asam Ulu, Sungai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*