MANAGED BY:
JUMAT
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 19 Maret 2019 10:29
Dugaan Penipuan Keluarga Pasien Rumah Sakit
Polisi Tunggu Laporan Korban
-

PROKAL.CO, SAMARINDA–Beberapa hari lalu, sejumlah keluarga pasien Rumah Sakit (RS) Samarinda Medika Citra (SMC) jadi korban penipuan. Mereka menerima informasi via telepon bahwa keluarganya yang dirawat, kondisinya memburuk. Penelepon yang mengaku sebagai petugas rumah sakit, kemudian meminta sejumlah uang.

Salah satu korbannya Afifah Ridayanti (34). Anaknya, yang baru sepekan dilahirkan, dirawat di sana. Oleh penelepon, dia dikabari bahwa sang bayi, yang dirawat karena gejala sesak napas, kondisinya memburuk. “Bilangnya dari rumah sakit, atas nama dokter Hendra,” tutur ibu empat anak tersebut.

Dia diminta mengirim Rp 8,8 juta ke salah satu rekening beratas nama Ely Nurhayati. “Karena panik, ditransfer langsung, dari rekening bos suami saya,” timpal Afifah. Dia pun menuding ada oknum pegawai yang ambil andil dalam penipuan itu. Sebab, sang penelepon membeber sejumlah data di rekam medis yang harusnya hanya diketahui petugas rumah sakit.

Sementara itu, Humas RS SMC Langoday Hieronimus Aldo Yediya menegaskan, pihaknya sedang menelusuri dugaan penipuan tersebut. “Kami tidak ada pembayaran melalui transfer, apalagi rekening pribadi. Semuanya dilakukan di kasir,” sebut pria yang akrab disapa Aldo tersebut.

Afifah sempat mengadukan kasus itu ke Polresta Samarinda. Namun, laporannya tidak ditindaklanjuti.

Tentang itu, Kasubag Humas Polresta Samarinda Ipda Danovan menyebut agar korban membuat laporan terkait kerugian yang diderita. “Karena ini ada menyangkut pihak ketiga (bos dari suami Afifah), makanya butuh print out buku rekening milik yang bersangkutan,” jelas perwira balok satu itu. Jika tak ada bukti rekening, Danovan menyebut, polisi kesulitan dalam penyelidikan.

Menurut Danovan, polisi belum bergerak karena belum ada laporan dari korban. “Kasus ini juga melibatkan dunia perbankan. Makanya sumber harus jelas,” tegasnya. Polisi tak ingin buru-buru menyebut dugaan keterlibatan orang dalam di rumah sakit. Sebab, laporan korban belum ada. “Intinya siapa saja yang berkaitan, pasti dimintai keterangan,” pungkasnya. (*/dra/ndy/k8)


BACA JUGA

Kamis, 20 Juni 2019 22:08
Pelaku Pernah Jadi Korban

Polisi Cari Korban Lain Kasus Cabul ke Bocah Lelaki

SAMARINDA-Perilaku seks menyimpang yang dialami Robinson Rante Linggi (33), masih…

Kamis, 20 Juni 2019 22:03

Kasus PPK Loa Janan Ilir Jadi Tolok Ukur

SAMARINDA – Dugaan penggelembungan suara oleh panitia pemilihan kecamatan (PPK)…

Kamis, 20 Juni 2019 20:57

Kunjungi Samarinda, LPSK Minta Pemda Biayai Pendidikan ke 15 Korban Kekerasan Seksual

SAMARINDA - Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK) meminta pemerintah daerah…

Kamis, 20 Juni 2019 20:56

Bertahun-tahun Banjir di Samarinda, Peran Pemprov dan Pemkot Dipertanyakan

SAMARINDA - Sekitar 20 orang dari masyarakat korban banjir dan…

Kamis, 20 Juni 2019 20:53

Pemuda Kaltim Dukung Aktivis 98 Masuk Kabinet Kerja Jokowi

SAMARINDA - Sejumlah pemuda Kaltim yang pernah aktif organisasi di…

Rabu, 19 Juni 2019 22:12

Tabung Gas 3 Kg Meledak di Eks Jl Tenggiri, Dua Orang Terluka Parah

Samarinda - Sebuah tabung gas ukuran 3 kg tiba-tiba meledak…

Rabu, 19 Juni 2019 12:05

Kans Besar di Sekolah Swasta

Calon peserta didik baru (CPDB) semestinya tidak perlu khawatir. Mereka…

Rabu, 19 Juni 2019 12:04

Kasus Suara Berpindah di PPK Loa Janan Ilir Disidangkan

SAMARINDA–Kasus dugaan pergeseran suara di Loa Janan Ilir menyeret lima…

Rabu, 19 Juni 2019 12:02

Jadi Kurir Sabu demi Hidupi Anak

SAMARINDA–Eka Pujianti (37) gelisah saat mendengar iming-iming Rp 1 juta.…

Rabu, 19 Juni 2019 12:01

Tersenggol Tongkang, Kapal Kayu Karam

SAMARINDA–Kecelakaan terjadi di perairan Sungai Mahakam, Senin (17/6) malam. Tepatnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*