MANAGED BY:
JUMAT
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 17 Maret 2019 10:49
Fokus dan Profesional
CANTIK: Telah banyak wajah ayu yang dipoles berkat tangannya. Turut serta menjadi bagian dari momen penting seseorang apalagi pernikahan.

PROKAL.CO, HARI semakin sore. Jumiati Marcarolina Suhaime masih setia membagi kisah dan sepak terjangnya sebagai make up artist (MUA). Rasanya, dia masih tak menyangka jika kini sudah banyak klien yang dia tangani. Mengingat pada awal kariernya banyak yang meragukan, hal itu justru menjadi cambuk semangat.

Sadar tak bisa bekerja sendiri, kini Qory memiliki tim. Bermula saat dirinya sudah banyak menerima job untuk merias wisudawati Unmul pada September 2018. Para anggota tim tersebut berasal dari orang-orang yang ikut kursus make-up dengan Qory. Setelah menjadi MUA, Qory juga ingin untuk membagikan ilmunya kepada orang banyak. Enam bulan setelah dia kursus make-up, Qory memberanikan diri membuka kelas privat.

“Aku enggak secara langsung mengiklankan bahwa aku buka kelas kursus make-up. Tapi, kalau misalkan ada yang nanya apakah bisa belajar make-up dengan aku, ya aku akan menjawab bisa. Jadi personal aja,” jelas anak kedua dari empat bersaudara itu.

“Aku dulu sempat ragu banget kalau buka kursus make-up. Sampai aku minta pendapat dari suamiku dan dia bilang, jangan sembarangan. Ini kan mengajari orang. Jadi waktu itu, aku juga enggak yang asal ambil. Semua aku pikirkan dengan matang,” lanjut alumnus SMK 1 Samarinda itu.

Dia menerapkan sistem privat pada kursusnya. Agar tetap fokus, Qory memilih untuk menangani satu orang tiap pertemuan. Dia tak mau terlalu banyak mengambil peserta kursus dan hasilnya justru jadi kurang maksimal karena tak fokus.

Jasa riasnya semakin dikenal hingga luar Samarinda. Sebut saja Muara Badak, Sangasanga hingga Sangatta. Tapi, dia tak pernah mengambil itu karena terhalang satu dan lain hal. Belum lama ini, ada kejadian yang cukup berkesan. Seorang klien berbohong padanya jika beralamat di Samarinda Kota. Ternyata, setelah dikonfirmasi lebih lanjut, calon klien tersebut berasal dari Palaran. Sempat membuat Qory kesal, akhirnya dia tetap mengambil job itu.

“Iya, dia sampai begitu karena ingin banget dirias sama aku. Setelah ketemu, akhirnya aku bilang sih ke dia kalau dia orang pertama yang berhasil bikin aku bisa berangkat ke sana. Memang sih enggak terlalu jauh dari Samarinda, tapi kan seram juga kalau subuh-subuh ke sana, masih gelap,” ucapnya.

Menjadi ibu tiga anak, membuat Qory harus pintar membagi waktu. Untungnya, pekerjaan sebagai MUA termasuk fleksibel. Namun, demi menjaga profesionalitasnya, ketika bekerja Qory harus menitipkan anaknya kepada saudara,

“Kalau sudah kerja aku harus lepas fokus. Kalau saat bekerja dan aku memikirkan anak-anak, otomatis aku enggak akan bisa totalitas. Aku selalu sampaikan itu ke saudara-saudaraku. Ketika aku di luar rumah, aku harus kerja dan aku harus selalu percaya dengan yang menjaga anak-anakku,” ucap Qory serius.

Saat bekerja, dia juga tak menghubungi anak-anaknya. Bukan bermaksud mengesampingkan, dia hanya berniat menjaga totalitas selama bekerja. “Kecuali ada hal darurat seperti misalnya anakku ada yang sakit, ya aku harus cepat pulang,” ujarnya.

Qory sudah sangat jatuh cinta dengan pekerjaannya. Sebagai MUA, banyak hal yang telah dia dapatkan. Dia juga tak merasa tersaingi dengan MUA lainnya. Menurutnya, setiap orang memiliki ciri khas masing-masing dan gaya tersendiri. Tak hanya fokus dengan make-up, kini Qory melebarkan sayapnya dengan menyediakan sewa gaun. Dari sekian banyak hal yang sudah dia raih, Qory masih menyimpan harapan-harapan besarnya.

“Harapanku ingin punya wedding organizer dan dekorasi. Masih banyak yang ingin aku eksplor. Bagaimanapun juga, ucapan adalah doa,” tandas Qory singkat lalu tersenyum. (*/ysm*/rdm2)

loading...

BACA JUGA

Senin, 17 Juni 2019 12:58

Juanda Pratama, Tunda Usaha demi Restu Calon Mertua

TIDAK ada pekerjaan yang mudah. Kalimat sederhana itu sukses menjadi…

Senin, 17 Juni 2019 12:57

Balas Keluhan dengan Senyuman

TUJUH tahun bukan waktu yang singkat. Memulai karier dari nol…

Minggu, 16 Juni 2019 23:28

Ini 5 Tanda Gejala Serangan Jantung

Serangan jantung merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika aliran darah…

Selasa, 04 Juni 2019 11:25

Adi Santoso, Resign demi Hijrah dan Kembangkan Usaha

Hidup adalah proses. Bertumbuh dan berkembang. Itulah yang menggambarkan Adi…

Selasa, 04 Juni 2019 11:24

Bisnis Bermanfaat, Ajak Perempuan Berpakaian Santun

HIDUP hanya sekali. Hal itu membuat Adi Santoso kerap mengingat…

Senin, 20 Mei 2019 09:12

Inline Skating, Sejak Dini Cegah Risiko Penyakit Jantung

PERUBAHAN pola makan saat menjalani ibadah puasa membuat sebagian orang…

Senin, 20 Mei 2019 09:08

Belajar Bangkit dari Jatuh Berkali-kali

JANGAN sia-siakan kesempatan emas untuk mengajarkan dan memperkenalkan anak pada…

Minggu, 12 Mei 2019 13:47

Petanque, Kontrol Emosi dan Latih Sikap Cermat

SEKILAS permainannya tampak seperti tolak peluru. Namun, ukuran bolanya lebih…

Minggu, 12 Mei 2019 13:46

Kenalkan Petanque untuk Generasi Muda

PETANQUE masih cukup asing di telinga masyarakat. Khususnya, warga Kalimantan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*