MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Minggu, 17 Maret 2019 10:44
Tips Olah Rawon Nikmat
RAWON: Mengolah rawon tidak sulit. Pemilihan daging jadi poin penting, selain itu kuah juga harus gurih legit.

PROKAL.CO, Tips Olah Rawon Nikmat

KULINER yang menjadi ciri khas Jawa Timur ini identik dengan warna hitam pekat. Berasal dari kepayang atau keluak. Dimasak dengan aneka rempah yang mampu menghasilkan aroma juga rasa khas sehingga mampu menggugah selera.

Rajak Restaurant di Hotel Selyca Mulia Samarinda menyediakan hidangan berkuah ini dengan nama combo rawon nikmat. Saat disambangi, Dani Saputra selaku chef dengan senyuman membawa keluar satu mangkok yang berisikan rawon dari dapurnya.

Sambil menaruh mangkok, Dani menjelaskan bahwa dia menghidangkan rawon ini dengan bumbu dan tahapan memasak yang sama dengan rawon pada umumnya. Masih dengan bahan yang sama, dia juga mencampurkan bawang merahbawang putihlengkuas atau laos, ketumbarseraikunir, daun salam, cabaikeluakgaram, serta tambahan minyak secukupnya.

“Tidak ada persyaratan khusus untuk pemilihan daging. Mau has dalam, has bawah juga tidak ada masalah, karena tidak akan merubah cita rasa. Tapi, untuk untuk combo rawon nikmat ini saya menggunakan daging sapi bagian sandang lamur yang dipotong dadu,” bebernya.

Dia mengimbau dalam mengolah rawon, alangkah baiknya memilih daging yang memiliki kadar lemak lebih sedikit. Sebab, jika memilih bagian dengan jumlah lemak banyak. Lemak-lemak itu akan terlepas dan menyebar pada seluruh permukaan kuah rawon.

Meski Dani mengakui hal ini tidak mengganggu cita rasa, namun akan berdampak pada kenyamanan seseorang saat menyantapnya. Sebab, jika terdapat lemak berlebihan, minyaknya akan menempel pada permukaan bibir dan membuat selera makan hilang.

“Sebelum merebus, bumbu harus ditumis dulu. Nah, pas ditumis minyaknya kasih sedikit saja, agar tidak lengket dengan wajan. Tidak kalah pentingnya, Anda harus bisa bedakan masak kuah rawon sama nasi goreng. Bawang putih enggak boleh banyak-banyak. Kurang lebih tiga banding satu dengan bawang merah. Sebab, kalau bawang putihnya yang lebih banyak bakal terasa kuahnya,” imbuhnya.

Namun, jangan khawatir jika sudah telanjur atau bahkan tidak sengaja menuangkan minyak secara berlebihan saat menumis. Pada kesempatan ini, Dani juga memberi informasi tentang mengurangi minyak kuah rawon sebelum dihidangkan. Cukup tambahkan air pada tumisan bumbu.

“Kalau sudah telanjur, bisa ditambahkan air sebelum direbus dan dicampurkan dengan penyedap rasa. Namun, sebelum itu tunggu bumbu yang ditumis jadi setengah dingin. Air dan minyak kan enggak bisa nyatu, dan minyak akan mengapung pada permukaannya. Nah, Anda bisa langsung menyaring minyak-minyak yang sudah terapung itu,” jelasnya.

Tidak sendiri, rawon disuguhkan bersama emping, telur asin, nasi panas dengan taburan bawang goreng di atasnya. Jatuh cinta pada suapan pertama, itu yang dapat dirasakan ketika menyantap kuahnya. Selain dagingnya empuk, perpaduan rasa manis, gurih dan legit pada kuah begitu pas di lidah.

Dani menyuguhkan minuman yang sudah sepaket dengan rawon. Jus buah nanas. Warnanya begitu cerah, serta rasanya begitu segar nan manis membuat minuman ini cocok dengan rawon yang hangat dan gurih.

“Aneka jus mampu menetralisasi rasa dan mengurangi kadar kolesterol jahat pada olahan daging. Walhasil, cocok jika disuguhkan bersama rawon. Jus juga jadi pilihan yang tepat jika Anda tidak begitu suka acar,” ungkapnya. (*/nul*/rdm2)

 

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*