MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 15 Maret 2019 16:44
Sinting..!! Pembantai di Masjid Selandia Baru Beraksi Sambil Live di Facebook
Pelaku sepertinya memasang kamera di kepalanya yang tersambung dengan akunnya di Facebook. Aksi itu pun bisa dilihat secara langsung melalui livestreaming di media sosial.

PROKAL.CO,  Pelaku teror yang menyasar Masjid Al Noor di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3) tak sekadar mengumbar peluru. Sebab, pelaku juga merekam aksi brutalnya dan mengunggahnya secara langsung melalui Facebook.

Pelaku dengan senapan gentel dan senjata semiotomatis mulai menembak sejak dari luar pintu masjid. Selanjutnya, pelaku masuk ke dalam masjid dan menembaki satu per satu orang di dalamnya.

Tanpa kenal ampun, pelaku memberondong orang-orang di dalam masjid. Ketika amunisi habis, pelaku kembali mengisinya dan mengumbar peluru ke setiap yang bergerak.

Pelaku sepertinya memasang kamera di kepalanya yang tersambung dengan akunnya di Facebook. Aksi itu pun bisa dilihat secara langsung melalui livestreaming di media sosial. 

Kepala Kepolisian Selandia Baru Komisaris Mike Bush mengkhawatirkan penyebaran video aksi penambakan itu melalui Facebook. “Ini tidak seharusnya ada di domain publik,” katanya seperti dikutip New Zealand Herald.

Menurutnya, ada korban jiwa dalam jumlah signifikan akibat peristiwa itu. “Ini sangat tragis,” katanya. Namun, polisi belum mengidentifikasi para korban. “Karena lokasinya masih ditutup,” katanya. 

Selain itu, polisi belum memperoleh informasi yang konklusif tentang motivasi di balik penembakan itu. “Kami sedang menghadapi situasi yang tak pernah terjadi sebelumnya di Selandia Baru,” tuturnya.

Terpisah, Direktur Kebijakan Facebook Australia - New Zealand Mia Garlick mengaku telah menerima peringatan dari  kepolisian di Negeri Kiwi itu untuk menghapus video penembakan di Masjid Al Noor. Facebook pun langsung menindaklanjutinya. “Kepolisian Selandia Baru telah mengingatkan kami tentang video di Favebook sesaat setelah siaran langsung dimulai. Kami secepatnya menghapus videonya dari akun Facebook dan Instagram pelaku,” ujarnya.(newzealandherald/ara/jpnn)


BACA JUGA

Selasa, 26 Maret 2019 21:40

Gubernur Isran Perjuangkan Rp 3 Triliun APBN untuk Keruk Sungai Karang Mumus

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor mengaku pihaknya sedang memperjuangkan…

Selasa, 26 Maret 2019 10:11
Muhammadiyah Umumkan 1 Ramadhan

Tidak Ada Potensi Hari Raya Ganda

JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah merilis tanggal 1 Ramadhan…

Selasa, 26 Maret 2019 09:25

DENGAR NIH..!! Kata Gubernur, Pabrik Semen Tak Ganggu Karst Sangkulirang Mangkalihat

SAMARINDA- Mahasiswa boleh menolak pembangunan pabrik semen di Kutai Timur.…

Senin, 25 Maret 2019 22:10

WALHI : Pemprov Kaltim Beri Jalan Mulus Kehancuran Karst Kutim dan Berau

SAMARINDA - Kawasan Karst di Sangkulirang di Kabupaten Kutai Timur…

Senin, 25 Maret 2019 12:39
MONTENEGRO vs INGGRIS

Butuh Lebih dari Caps ke-50

PODGORICA – Jordan Henderson pemain paling senior di timnas Inggris…

Senin, 25 Maret 2019 11:53

Cepat Bangkit, Kejar Target Lain!

HANOI – Nasib tim nasional U-23 Indonesia dalam dua bulan…

Senin, 25 Maret 2019 11:12

Yuni Dibunuh di Rumah, Wajah Lebam, Harta-Benda Raib

SAMARINDA–Sebuah rumah di Jalan Masjid, RT 30, Nomor 21, Rawa…

Senin, 25 Maret 2019 08:59

Dokter Menumpuk di Samarinda, Mahakam Ulu Tak Ada Dokter Spesialis

Dokter spesialis lebih suka bertugas di daerah perkotaan. Pasalnya, mereka…

Minggu, 24 Maret 2019 12:52

TEGAS..!! Kaltim Tolak Pembatasan Produksi Batu Bara

SAMARINDA- Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi mengatakan, untuk menjaga…

Minggu, 24 Maret 2019 11:54

Hantu Kacak Balikpapan Meresahkan, Masih Ada 2 yang Keliaran

BALIKPAPAN – Kasus pelecehan seksual terhadap perempuan di Kota Beriman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*