MANAGED BY:
RABU
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 15 Maret 2019 16:44
Sinting..!! Pembantai di Masjid Selandia Baru Beraksi Sambil Live di Facebook
Pelaku sepertinya memasang kamera di kepalanya yang tersambung dengan akunnya di Facebook. Aksi itu pun bisa dilihat secara langsung melalui livestreaming di media sosial.

PROKAL.CO,  Pelaku teror yang menyasar Masjid Al Noor di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3) tak sekadar mengumbar peluru. Sebab, pelaku juga merekam aksi brutalnya dan mengunggahnya secara langsung melalui Facebook.

Pelaku dengan senapan gentel dan senjata semiotomatis mulai menembak sejak dari luar pintu masjid. Selanjutnya, pelaku masuk ke dalam masjid dan menembaki satu per satu orang di dalamnya.

Tanpa kenal ampun, pelaku memberondong orang-orang di dalam masjid. Ketika amunisi habis, pelaku kembali mengisinya dan mengumbar peluru ke setiap yang bergerak.

Pelaku sepertinya memasang kamera di kepalanya yang tersambung dengan akunnya di Facebook. Aksi itu pun bisa dilihat secara langsung melalui livestreaming di media sosial. 

Kepala Kepolisian Selandia Baru Komisaris Mike Bush mengkhawatirkan penyebaran video aksi penambakan itu melalui Facebook. “Ini tidak seharusnya ada di domain publik,” katanya seperti dikutip New Zealand Herald.

Menurutnya, ada korban jiwa dalam jumlah signifikan akibat peristiwa itu. “Ini sangat tragis,” katanya. Namun, polisi belum mengidentifikasi para korban. “Karena lokasinya masih ditutup,” katanya. 

Selain itu, polisi belum memperoleh informasi yang konklusif tentang motivasi di balik penembakan itu. “Kami sedang menghadapi situasi yang tak pernah terjadi sebelumnya di Selandia Baru,” tuturnya.

Terpisah, Direktur Kebijakan Facebook Australia - New Zealand Mia Garlick mengaku telah menerima peringatan dari  kepolisian di Negeri Kiwi itu untuk menghapus video penembakan di Masjid Al Noor. Facebook pun langsung menindaklanjutinya. “Kepolisian Selandia Baru telah mengingatkan kami tentang video di Favebook sesaat setelah siaran langsung dimulai. Kami secepatnya menghapus videonya dari akun Facebook dan Instagram pelaku,” ujarnya.(newzealandherald/ara/jpnn)


BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 12:10

Konstruksi Ibu Kota Baru Dimulai 2021

JAKARTA–Rencana pemindahan ibu kota terus dipersiapkan. Meski lokasinya belum ditetapkan,…

Rabu, 19 Juni 2019 10:56
Polemik PPDB Sistem Zonasi

PPDB Bertujuan Mulia, Tapi Pelaksanaan Bermasalah

JAKARTA - Semangat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meniadakan sekolah favorit…

Rabu, 19 Juni 2019 10:53

Makin Menjamur, Guest House Resahkan Perhotelan

Menjamurnya guest house di Kota Minyak diyakini bisa memperbesar lapangan…

Rabu, 19 Juni 2019 10:51

Makin Sadar, Warga Pilih Tukarkan Uang Pecahan di Perbankan

SAMARINDA- Kinerja outflow pada Mei 2019 meningkat 86,03 persen year-on-year…

Senin, 17 Juni 2019 14:50
Atasi Banjir Samarinda, Sekkot Minta Bantuan Pemprov dan Pusat

Atasi Banjir di Samarinda, Ini Kuncinya...

Mengatasi banjir di sejumlah wilayah di Kaltim menjadi pekerjaan utama…

Senin, 17 Juni 2019 14:45

Begini Sistem Anyar Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Negeri

Seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM PTN) tahun ini…

Senin, 17 Juni 2019 14:28

Pemprov Kaltim Sediakan Rp 10 Miliar Tangani Banjir

SAMARINDA - Usai musibah banjir hampir sepekan melumpuhkan sebagian aktivitas…

Minggu, 16 Juni 2019 23:00

Samarinda Harus Berani Tanpa Tambang

Mengatasi banjir Samarinda cukup pelik. Meski penyebabnya sudah diketahui. Hingga…

Minggu, 16 Juni 2019 22:09

Limbah Perusahaan Kayu Diduga Jadi Penyebab

PUSDALOPS BPBD PPU UNTUK KP TERULANG LAGI : Banjir di…

Minggu, 16 Juni 2019 12:56

Mahulu Mulai Surut, PPU Banjir

BANJIR di Samarinda memang semakin surut. Lalu lintas berangsur-angsur normal.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*