MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 15 Maret 2019 13:45
Kargo Laut Belum Tumbuh Maksimal
ilustrasi (net)

PROKAL.CO, SURABAYA – Pertumbuhan jasa pengiriman barang lewat jalur laut belum sesuai harapan. Kendati terus tumbuh, transportasi laut belum menjadi jalur utama. Bukan hanya transportasi angkutan orang, melainkan juga barang. Padahal, sebagai negara kepulauan, potensi laut sebagai jalur transportasi utama sangatlah besar.

Ketua Indonesian National Shipowners Association (INSA) Surabaya Stenven Lasawengen mengatakan bahwa kinerja industri pelayaran belum maksimal. Terutama pengiriman barang lewat jalur laut. ”Ini baru mulai merangkak kembali. Untuk bangkit seperti kejayaan 10 tahun lalu masih sangat sulit,” terangnya saat dijumpai kemarin.

Salah satu penyebabnya adalah menurunnya permintaan pengiriman barang. Stenven mengatakan, permintaan pengiriman barang lewat kargo laut anjlok. Padahal, jumlah pelaku industri tersebut banyak. ”Suplainya itu sekarang sudah melebihi demand. Maka, terjadilah perang tarif itu,” ujar Stenven.

Pada 2018, INSA Surabaya mencatatkan pertumbuhan permintaan lewat kargo laut sebesar 5 persen. Tahun ini, Stenven berharap pertumbuhannya meningkat. Setidaknya menjadi sekitar 7 sampai 10 persen. ”Tetap tumbuh. Tapi, belum menggembirakan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Stenven mengatakan bahwa digitalisasi bisa menggairahkan kargo laut. Sayangnya, teknologi itu belum bisa dimanfaatkan secara maksimal. Sebab, belum semua pelaku usaha mengecek pengiriman dan pemesanan jadwal secara online. ”Kami belum mendapatkan substansi prinsip Industri 4.0. Seharusnya, digitalisasi itu mempermudah perkembangan industri karena tidak lagi man-to-man,” ucap Stenven.

Menurut dia, digitalisasi industri pelayaran akan memperluas akses bagi penyedia jasa untuk mendapatkan konsumen. Konsumen pun akan menikmati kepraktisan pengiriman barang. Lewat digitalisasi, seharusnya rangkaian proses pengiriman barang lebih singkat. ”Tidak perlu booking segala macam” usulnya. (ell/c6/hep)


BACA JUGA

Senin, 25 Maret 2019 10:54

Perbankan Diminta Hidupkan Iklim Investasi

TANJUNG REDEB–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk…

Rabu, 20 Maret 2019 12:49

Program Direct Call “Hanya” Mempercepat Ekspor

SAMARINDA-Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltim mencatat, dalam sebulan…

Rabu, 20 Maret 2019 12:46

Triwulan II 2019, Ekonomi Kaltim Terakselerasi

SAMARINDA-Pada triwulan II 2019 diperkirakan ekonomi Kaltim mengalami akselerasi pertumbuhan.…

Rabu, 20 Maret 2019 12:45

Percepatan Populasi Sapi Terus Digenjot

SAMARINDA-Upaya khusus percepatan populasi sapi dan kerbau bunting (upsus siwab)…

Jumat, 15 Maret 2019 13:45

Kargo Laut Belum Tumbuh Maksimal

SURABAYA – Pertumbuhan jasa pengiriman barang lewat jalur laut belum…

Jumat, 15 Maret 2019 13:43

Pertamina Perpanjang Masa Cicilan Garuda

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) dan tujuh BUMN (badan usaha…

Jumat, 15 Maret 2019 13:32

Target Ekspor RI Realistis

JAKARTA – Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas 7,5 persen…

Kamis, 14 Maret 2019 15:16

Produksi Teh Turun, Harga Telur Rendah

JAKARTA – Pelaku usaha berharap Indonesia bisa meningkatkan lahan dan…

Rabu, 13 Maret 2019 12:51

Genjot Produksi Padi, Dituntut Maksimalkan Lahan Rawa

SAMARINDA – Tak hanya melakukan diversifikasi pangan, Pemprov Kaltim dituntut…

Rabu, 13 Maret 2019 12:47

SABAR..!! Pengelolaan APT Pranoto Masih di Tangan Kemenhub

SAMARINDA- Pemerintah Kaltim saat ini masih menunggu kepastian pembahasan draf…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*