MANAGED BY:
SENIN
24 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 15 Maret 2019 13:32
Target Ekspor RI Realistis
ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA – Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas 7,5 persen atau sekitar USD 175 miliar tahun itu. Target tersebut lebih sedikit jika dibandingkan tahun lalu yang 11 persen. Namun, ketidakpastian ekonomi global membuat pemerintah tidak mau muluk-muluk mematok target ekspor.

Pada 2018, Indonesia gagal mencapai target pertumbuhan ekspor 11 persen. Sampai tahun berganti, raihan ekspor mencapai USD 162,8 miliar (sekitar Rp 2.324 triliun). Tahun ini, pemerintah masih optimistis mencapai transaksi ekspor yang lebih tinggi daripada realisasi tahun lalu. Tapi, secara target, angkanya memang tidak setinggi 2018.

”Target pertumbuhan ekspor mempertimbangkan kondisi ekonomi global yang sedang melambat,” ujar Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Menurut dia, perekonomian dunia yang masih lambat membuat pemerintah belum berani menargetkan pertumbuhan ekspor di atas 10 persen. Apalagi, hambatan tarif dan nontarif yang dituangkan dalam perjanjian-perjanjian perdagangan dengan beberapa negara sebelumnya mungkin baru bisa diratifikasi akhir tahun ini. ”Makanya, saya tidak berani targetkan double digit karena ratifikasi baru efektif tahun depan,” beber Enggar.

Untuk mencapai target ekspor yang sudah ditetapkan tahun ini, Kemendag akan menerapkan tiga strategi peningkatan ekspor. Pertama, fokus pada infrastruktur melalui pembangunan-pembangunan hard and soft infrastructure. Kedua, perbaikan indikator kerja pada kementerian atau lembaga negara. Ketiga, melalui investasi sumber daya manusia (SDM) dengan menjadikan pegawai negeri sipil (PNS) sebagai fasilitator untuk menyosialisasikan target-target yang sudah dirancang.

Untuk strategi meningkatkan kinerja ekspor dan memperluas akses pasar, Kemendag juga akan terus menambah jumlah kerja sama perdagangan internasional. Pada tahun ini, Kemendag akan berupaya menyelesaikan perundingan dengan Iran, Uni Eropa, Mozambik, Turki, Tunisia, Bangladesh, dan Korsel. Selain itu, akan dilakukan penyelesaian perundingan Regional Comprehensive Economic Partnership, ASEAN Economic Community, ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Agreement, ASEAN-India Free Trade Agreement, serta peninjauan kembali Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement.

Keputusan pemerintah untuk menetapkan target ekspor lebih rendah tahun ini menurut Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) sudah sesuai dengan prediksi mereka. Apindo memprediksi kinerja ekspor nonmigas Indonesia pada 2019 tidak akan lebih baik daripada 2018.

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengungkapkan, tantangan terbesar tahun ini muncul dari potensi berlanjutnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. Hal itu, menurut dia, akan kembali menimbulkan gangguan pada rantai pasok global, yang pada akhirnya mengganggu kinerja ekspor nasional. (agf/c17/hep)


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 13:21

Industri Ritel Makin Kompetitif, Pemain Besar Tutup Gerai

JAKARTA – Semakin kompetitifnya persaingan di dunia ritel membuat perusahaan…

Senin, 24 Juni 2019 10:19

Transportasi Online Tumbuhkan Transaksi Nontunai

SAMARINDA- Potensi ekonomi digital masih sangat besar di Kaltim. Utamanya…

Minggu, 23 Juni 2019 20:56

Bisnis Retail Masih Hadapi Goncangan, Enam Gerai Giant Ditutup

Bisnis retail menghadapi masih goncangan. PT Hero Supermarket Group Tbk,…

Sabtu, 22 Juni 2019 11:42

Bertahap Mulai Tahun Depan, Distribusi Elpiji Melon Pakai Kartu

JAKARTA – Pemerintah akan menerapkan penyaluran subsidi elpiji 3 kg…

Jumat, 21 Juni 2019 13:10

Perlu Yakinkan Pasar Sebelum B30

SAMARINDA-Mandatori pencampuran solar dengan 20 persen crude palm oil (CPO),…

Jumat, 21 Juni 2019 13:09

Investor Masih Tertarik dengan Pertambangan

SAMARINDA-Pada triwulan pertama Kaltim mencatat ada 763 izin usaha. Jumlah…

Jumat, 21 Juni 2019 13:05

Triwulan Kedua Ekonomi Kaltim Lebih Baik

SAMARINDA-Memasuki triwulan II 2019, ekonomi Kaltim diperkirakan tumbuh stabil dengan…

Jumat, 21 Juni 2019 13:03

Outflow Ramadan Rp 4,78 Triliun

SAMARINDA-Kinerja outflow saat Mei mencapai Rp 4,78 triliun, meningkat 86,03…

Jumat, 21 Juni 2019 12:58

Ekonomi Digital Kaltim Kian Pesat

SAMARINDA-Perkembangan dunia digital di Indonesia semakin pesat, tercatat pada 2018…

Jumat, 21 Juni 2019 11:57

Konsumen Sekarang Semakin Kritis

BALIKPAPAN-Tantangan marketing pada era saat ini bukan lagi seperti dulu.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*