MANAGED BY:
JUMAT
19 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 15 Maret 2019 13:32
Target Ekspor RI Realistis
ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA – Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas 7,5 persen atau sekitar USD 175 miliar tahun itu. Target tersebut lebih sedikit jika dibandingkan tahun lalu yang 11 persen. Namun, ketidakpastian ekonomi global membuat pemerintah tidak mau muluk-muluk mematok target ekspor.

Pada 2018, Indonesia gagal mencapai target pertumbuhan ekspor 11 persen. Sampai tahun berganti, raihan ekspor mencapai USD 162,8 miliar (sekitar Rp 2.324 triliun). Tahun ini, pemerintah masih optimistis mencapai transaksi ekspor yang lebih tinggi daripada realisasi tahun lalu. Tapi, secara target, angkanya memang tidak setinggi 2018.

”Target pertumbuhan ekspor mempertimbangkan kondisi ekonomi global yang sedang melambat,” ujar Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Menurut dia, perekonomian dunia yang masih lambat membuat pemerintah belum berani menargetkan pertumbuhan ekspor di atas 10 persen. Apalagi, hambatan tarif dan nontarif yang dituangkan dalam perjanjian-perjanjian perdagangan dengan beberapa negara sebelumnya mungkin baru bisa diratifikasi akhir tahun ini. ”Makanya, saya tidak berani targetkan double digit karena ratifikasi baru efektif tahun depan,” beber Enggar.

Untuk mencapai target ekspor yang sudah ditetapkan tahun ini, Kemendag akan menerapkan tiga strategi peningkatan ekspor. Pertama, fokus pada infrastruktur melalui pembangunan-pembangunan hard and soft infrastructure. Kedua, perbaikan indikator kerja pada kementerian atau lembaga negara. Ketiga, melalui investasi sumber daya manusia (SDM) dengan menjadikan pegawai negeri sipil (PNS) sebagai fasilitator untuk menyosialisasikan target-target yang sudah dirancang.

Untuk strategi meningkatkan kinerja ekspor dan memperluas akses pasar, Kemendag juga akan terus menambah jumlah kerja sama perdagangan internasional. Pada tahun ini, Kemendag akan berupaya menyelesaikan perundingan dengan Iran, Uni Eropa, Mozambik, Turki, Tunisia, Bangladesh, dan Korsel. Selain itu, akan dilakukan penyelesaian perundingan Regional Comprehensive Economic Partnership, ASEAN Economic Community, ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Agreement, ASEAN-India Free Trade Agreement, serta peninjauan kembali Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement.

Keputusan pemerintah untuk menetapkan target ekspor lebih rendah tahun ini menurut Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) sudah sesuai dengan prediksi mereka. Apindo memprediksi kinerja ekspor nonmigas Indonesia pada 2019 tidak akan lebih baik daripada 2018.

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengungkapkan, tantangan terbesar tahun ini muncul dari potensi berlanjutnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. Hal itu, menurut dia, akan kembali menimbulkan gangguan pada rantai pasok global, yang pada akhirnya mengganggu kinerja ekspor nasional. (agf/c17/hep)


BACA JUGA

Jumat, 19 April 2019 12:12

Buka Lagi Keran Impor Bawang Putih

JAKARTA – Mengantisipasi harga bawang putih yang melambung, Kemendag kemarin…

Jumat, 19 April 2019 11:44

Amazon Menyerah, Angkat Kaki dari Tiongkok

BEIJING – Beberapa tahun lalu Quenie Liao sudah menambatkan hatinya…

Rabu, 17 April 2019 12:55

Tekanan Inflasi Angkutan Udara Masih Terjaga

SAMARINDA-Saat ini harga tiket pesawat masih dikeluhkan tinggi. Meskipun tidak…

Rabu, 17 April 2019 12:53

Risiko Stabilitas Keuangan Daerah Masih Terjaga

SAMARINDA-Pada 2018, ekonomi Kaltim tumbuh 2,67 persen. Pertumbuhan ekonomi Kaltim…

Rabu, 17 April 2019 12:52

Kaltim Targetkan Menarik Investasi Rp 36,35 Triliun

SAMARINDA-Kaltim tahun ini menargetkan mampu menarik investasi Rp 36,35 triliun,…

Rabu, 17 April 2019 12:51

Lion Group Pastikan Kehadiran Rute Samarinda-Martua

SAMARINDA-Maskapai Lion Group melalui Wings Air memastikan akan segera membuka…

Senin, 15 April 2019 20:17

Dukungan PHM ke Mitra Binaan, dari Produksi Sampai Pemasaran

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), selaku operator Wilayah Kerja Mahakam…

Senin, 15 April 2019 11:31

Pembatasan CPO Ancam Neraca Dagang

JAKARTA – Upaya penekanan defisit transaksi berjalan atau current account…

Minggu, 14 April 2019 13:44

Jelang Ramadan Kebutuhan Daging Sapi Diklaim Aman

SAMARINDA-Jelang Ramadan dan Idulfitri kebutuhan daging sapi diprediksi akan mencapai…

Minggu, 14 April 2019 13:06

Ada Minat Investasi Industri Minyak Goreng, Tapi Terkendala Ini...

SAMARINDA-Baru-baru ini Kaltim mendapat laporan perihal industri minyak goreng yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*