MANAGED BY:
RABU
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 15 Maret 2019 11:56
CANGGIH NIH..!! Pantau Sebaran Ikan Lewat Ponsel

LAPAN Kenalkan Teknologi Zona Potensi Penangkapan Ikan

BARU DIPERKENALKAN : Melalui teknologi Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI) para nelayan PPU tak perlu lagi berhari-hari melaut. Hanya untuk mencari potensi sebaran ikan.

PROKAL.CO, PENAJAM–Tugas nelayan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan semakin mudah. Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) mengenalkan teknologi Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI). Melalui teknologi tersebut, para nelayan dapat mengetahui potensi sebaran ikan. Tanpa perlu melaut selama berhari-hari. Teknologi ZPPI ini diperkenalkan kepada warga Kelurahan Gunung Steleng, Kecamatan Penajam, Kamis (14/3).

Dihadapan puluhan warga, peneliti LIPI menyosialisasikan penemuan yang diklaim bakal mendongkrak hasil tangkapan ikan. “Nantinya, nelayan yang berlayar tidak lagi kesulitan mencari ikan. Sudah ada koordinatnya, cukup dengan handphone. Mirip dengan aplikasi Google Map. Mereka akan dituntun ke potensi sebaran ikan,” kata Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh (Pusfatja) LAPAN Winanto di Gedung Serbaguna Kelurahan Gunung Steleng.

Dia menambahkan, melalui teknologi ZPPI ini, data dari satelit yang merekam permukaan bumi akan diolah menjadi informasi.

Untuk informasi di darat, akan diolah memuat potensi perkebunan dan pertambangan. Sementara informasi yang ada di laut, diubah menjadi data yang memuat potensi perikanan. Data tersebut diolah stasiun bumi yang tersebar di Indonesia. Yakni stasiun bumi yang ada di Parepare (Sulawesi Selatan), Bogor dan Jakarta. “Jadi teknologi ini sudah hampir diterapkan di seluruh daerah di Indonesia. Untuk PPU masih belum. Tapi nanti kami siap, bertemu dengan nelayannya langsung. Dan Pemkab PPU akan kami bimbing untuk mengawasi teknologi ini,” ucapnya. Winanto melanjutkan, dengan menggunakan teknologi ZPPI ini, para nelayan juga dapat memperkirakan potensi bahaya di laut. Salah satunya badai.

Melalui data yang dikirim ke ponsel dalam bentuk portable document format (PDF). Data tersebut dikirim secara otomatis melalui mesin. Dan bisa disebar lewat aplikasi pesan WhatsApp. “Data ini bisa dipakai sampai empat hari.  Misalnya dikirim jam 2 siang, bisa digunakan sebagai panduan selama empat hari ke depan,” ungkapnya. Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) PPU Tohar menyampaikan, dalam pengenalan teknologi ZPPI tersebut, peserta yang hadir masih belum sepenuhnya memahami. Sehingga responnya terlihat sangat kurang menggembirakan.

Namun Pemkab PPU tetap mengapresiasi kegiatan yang digagas LAPAN ini. “Banyak teknologi yang dikelola oleh mereka. Yang berkenaan dengan aspek masyarakat. Bagi nelayan, maupun pertanian dan perkebunan.Cuma audiens-nya enggak nyambung. Sehingga tidak hidup diskusinya,” katanya. Anggota DPR RI daerah pemilihan (dapil) Kaltim Ihwan Datu Adam yang menggagas pertemuan itu, berharap, bantuan teknologi dari LAPAN bisa digunakan bagi Pemkab PPU. Selain ZPPI, teknologi lainnya seperti peta satelit juga bisa dimanfaatkan untuk mengurai permasalahan batas wilayah.

“Intinya kami mengenalkan dengan masyarakat PPU, terkait teknologi milik LAPAN ini. Khususnya yang bisa digunakan pemkab setempat, untuk kemudahan masyarakat,” pungkas anggota fraksi Partai Demokrat ini. (*/kip/riz)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 11:45

Tunggakan Listrik PLN Capai Rp 6 Miliar

TANJUNG REDEB–Jumlah tagihan rekening listrik pelanggan PLN hingga kini mulai…

Rabu, 19 Juni 2019 11:42

MHU Persilakan Warga Tempuh Jalur Hukum

Komisi I DPRD Kaltim telah menindaklanjuti laporan warga, terkait dugaan…

Rabu, 19 Juni 2019 11:39

Pembersihan Drainase Perlu Sebulan

TENGGARONG–Tingginya intensitas hujan ditambah potensi banjir kiriman dari hulu Kukar…

Selasa, 18 Juni 2019 10:57

“Jangan Foto-Foto,Mas, Nanti Viral di Media”

Keberadaan pengetap bahan bakar minyak (BBM) terus menjadi sorotan, baik…

Selasa, 18 Juni 2019 10:55

Leher Ditikam, Remaja Kritis

TENGGARONG – Kasus penganiayaan berat terjadi di Pantai Pelangi, Kelurahan…

Selasa, 18 Juni 2019 10:51

Jabatan Direktur PDAM Danum Taka Berakhir, Seleksi Terbuka Bakal Dilaksanakan

PENAJAM- Ahmad Usman resmi dilantik sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur…

Selasa, 18 Juni 2019 10:49

Butuh 725 Formasi, Klaim Tak Bebani APBD

PENAJAM- Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) segera mengusulkan formasi penerimaan…

Senin, 17 Juni 2019 22:13

Cekcok, Aldi Tikam Leher Ompi Pakai Badik di Pantai Pelangi Samboja

KUTAI KARTANEGARA- Hanya gara-gara persoalan sepele, seorang pemuda ditikam di…

Senin, 17 Juni 2019 12:29

Padahal Sangat Potensi, Pertanian Baru Tergarap 100 Hektare

TABALAR-Potensi pertanian di Kampung Tabalar Muara, Kecamatan Tabalar, disebut cukup…

Senin, 17 Juni 2019 12:28
Soal Pembangunan Boiler IV di PLTU Lati

Investor Asal Tiongkok Belum Beri Kepastian

TANJUNG REDEB–Rencana kerja sama PT Indo Pusaka Berau (IPB) dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*