MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 15 Maret 2019 11:22
Dalam Draft Raperda RPJMD, "Kaltim Berdaulat" Masih Normatif
Syafruddin

PROKAL.CO, SAMARINDA - Anggota DPRD Kaltim, Syafruddin mengatakan dirinya telah membaca dokumen Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2018-2023. Namun, dalam dokumen itu visi misi "Kaltim Berdaulat" masih sebatas normatif.

"Saya sudah baca seluruh isi dokumen RPJMD. Namun kata Berdaulat tidak ada operasionalnya. Masih sebatas isi di atas kertas saja. Operasionalnya tidak ada," kata Syafruddin yang juga Ketua DPD Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Kaltim, Kamis (14/3/2019).

Saat ini, DPRD Kaltim masih membahas perlunya pembentukan Panitia Khusus atau tidak untuk proses Raperda RPJMD menjadi Perda, dengan tenggat waktu harus selesai 1 April 2019 ini.

Dari 5 hal penting yang ingin diwujudkan visi pembangunan Kaltim Berdaulat, Syafruddin menilai isinya masih normatif.

"Kalau mau Kaltim Berdaulat. Mau berdaulat seperti apa? Misalkan kita ingin berdaulat kebutuhan dasar, air. Grafiknya harus jelas. Saat ini rakyat Kaltim 50% belum menikmati air bersih. Maka apa yang harus dilakukan. Ini yang tidak ada di RPJMD," ujar Syafruddin.

Visi Kaltim Berdaulat yang nantinya di dalam RPJMD mesti ada langkah yang jelas untuk mencapai tujuan. Seperti, berdaulat kebutuhan dasar listrik, berdaulat di bidang kesehatan dan infrastruktur.

"Saat ini ada 40 desa di Kaltim belum teraliri listrik, maka langkah apa pemerintah yang harus dilakukan. Di bidang kesehatan, pemerintah harus jelas berdaulat misalkan layanan puskesmas yang terjangkau ke seluruh desa maupun berdaulat di bidang infrastruktur dengan membangun jalan yang baik," kata Syafruddin.

Syafruddin menilai "Kaltim Berdaulat" juga masih menjadi polemik di Pemerintah Provinsi. Karena, Gubernur Isran terlanjur visinya memakai Kaltim "Berdaulat" dan nantinya dimasukan dalam RPJMD yang harus mengacu ke RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional).

"Saya pastikan mereka (pemerintahan provinsi) juga tidak mengerti Kaltim Berdaulat. RPJMD yang diajukan juga nggak ada bedanya dengan Gubernur semasa Awang Faroek Ishak," jelas Syafruddin. (mym)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 26 Maret 2019 21:38

Lawan Hoaks demi Pemilu Damai

SAMARINDA- Ketua Organisasi Gabungan Transportasi (Orgatrans) Kaltim, Kamaryono menegaskan organisasinya…

Senin, 25 Maret 2019 11:10

Agnez Sikat Habis Kota Tepian

KONSER Agnez Mo berlangsung meriah di Ballroom Tranz Cafe Samarinda,…

Minggu, 24 Maret 2019 20:35

Sopir Online Dibacok Empat Kali di Lok Bahu, Begini Kejadiannya

SAMARINDA- Seorang sopir online, Normansyah (47) mengalami nasib sial. Ia…

Minggu, 24 Maret 2019 11:57

Gadis Punk Asal Bontang Tenggelam di Mahakam

SAMARINDA - Di bawah proyek pekerjaan jembatan kembar, tim Search…

Sabtu, 23 Maret 2019 20:41

700 Orang Hadiri Haul Guru Sekumpul di RS Haji Darjad, Ini Dirasakan Jamaahnya

SAMARINDA - Sekitar 700 orang menghadiri Haul Guru Sekumpul KH…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:58

Warga Takut Tersengat Listrik

SAMARINDA–Perlahan, penertiban permukiman di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) segmen…

Jumat, 22 Maret 2019 21:41

Ma'ruf Amin Pertimbangkan Posisi Menteri Berasal dari Kaltim

SAMARINDA - Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin akan mempertimbangkan nantinya…

Jumat, 22 Maret 2019 09:53

Forum Perempuan Deklarasi Dukung HBS

SAMARINDA – Sejumlah perempuan yang tergabung dalam Forum Perempuan Peduli…

Jumat, 22 Maret 2019 09:28

Surat Suara Masih Kurang

SAMARINDA–Para komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda harus kerja ekstra…

Jumat, 22 Maret 2019 09:20

Hari Libur Dikambinghitamkan

SAMARINDA-Tindak lanjut aparat dalam mengusut karamnya Tongkang BG Kaltim FT…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*