MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 14 Maret 2019 15:16
Produksi Teh Turun, Harga Telur Rendah
ilustrasi teh

PROKAL.CO, JAKARTA – Pelaku usaha berharap Indonesia bisa meningkatkan lahan dan produksi teh yang semakin turun. Kendala itu disebut sebagai tantangan bagi pengembangan industri teh di Indonesia. Terlebih jika kekurangan kebutuhan teh diisi impor.

’’Produktivitas teh harus kita tingkatkan karena secara ekonomis, komoditas hasil perkebunan ini merupakan salah satu unggulan. Bahkan, perkebunan rakyat mencapai 46 persen dari total perkebunan teh yang ada,” ujar Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani di Jakarta kemarin (13/3). Di tengah produktivitas perkebunan teh rakyat yang perlu terus didorong, pihaknya menyayangkan maraknya impor teh berkualitas rendah.

’’Kami kaji betul karena dampak maraknya impor ini sangat dirasakan para pelaku agrobisnis perkebunan teh. Bukan hanya perkebunan rakyat, melainkan juga perkebunan milik negara dan swasta,” tambah Rosan.

Kabid Kerja Sama Dalam dan Luar Negeri Dewan Teh Indonesia Iriana Ekasari mengatakan, berdasar data Kementerian Pertanian, lahan Jawa Barat sebagai penghasil teh terbesar di Indonesia berkurang 6,3 persen sejak 2014. Dari awalnya 89.978 hektare pada 2014 menjadi 84.316 hektare pada 2018. ’’Produksi kita dari 2007 terus menurun. Kini produksi teh hanya 140.324 ton pada akhir 2018, padahal pada 2007 mencapai 150.000 ton,’’ sebut Iriana.

Jumlah produksi tersebut tidak mencukupi kebutuhan teh nasional. Menurut Iriana, Indonesia membutuhkan sekitar 155.000 ton teh. Perinciannya, 100.000 ton teh dipakai untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, 49.000 ton digunakan untuk ekspor, dan 6.000 ton disiapkan untuk stok nasional.

Sementara itu, harga telur di tingkat peternak makin rendah sejak dua bulan terakhir. Tercatat, harga telur sekarang Rp 17.700 per kg. Kalau dibandingkan dengan awal 2019, harga tersebut turun signifikan. Anggota Paguyuban Peternak Rakyat Nasional Anang Abdul Aziz mengatakan, harga awal tahun di tingkat peternak bisa mencapai Rp 21.000–Rp 22.000 per kg.

Faktor turunnya harga tersebut dinilai sangat kompleks. Dari pengamatan di lapangan, permintaan di wilayah tertentu menurun. ’’Seperti di Jakarta, ada penurunan permintaan. Tapi, harga lokal di Jakarta masih tetap tinggi,’’ jelasnya. Menurut dia, tidak adanya sinkronisasi antara peternak dan pedagang juga berdampak pada harga. (agf/res/c7/oki)


BACA JUGA

Jumat, 24 Mei 2019 11:27

Obligasi Bisa Percepat Pembangunan

SAMARINDA- Pemprov Kaltim diminta mempertimbangkan untuk menerbitkan obligasi atau surat…

Jumat, 24 Mei 2019 11:18

Saatnya Mal Panen Omzet

BALIKPAPAN- Sepanjang periode empat bulan pertama tahun ini, Matahari Department…

Jumat, 24 Mei 2019 11:08

Bulog Siapkan Beras untuk Zakat

BALIKPAPAN- Kewajiban membayar zakat fitrah bagi setiap muslim pada Ramadan…

Kamis, 23 Mei 2019 14:40

Tekan Harga Daging Sapi, Masyarakat Bisa Beralih ke Daging Beku

BALIKPAPAN- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah (Kanwil) V…

Kamis, 23 Mei 2019 14:38
Bank Mandiri Balikpapan Siapkan Rp 1 T

Layani Penukaran Uang dengan Mobil Keliling

BALIKPAPAN- Bank Mandiri Area Balikpapan menyiapkan armada keliling untuk melayani…

Kamis, 23 Mei 2019 14:31

Dorong Transaksi dengan Midnight Sale

BALIKPAPAN- Momentum peak season Ramadan atau jelang Lebaran bakal digunakan…

Kamis, 23 Mei 2019 12:50

Tarif Pesawat Terus Dipelototi

JAKARTA – Tiket pesawat menjadi atensi masyarakat saat musim mudik.…

Kamis, 23 Mei 2019 10:49

Bisnis Online Terhambat Jaringan

SANGATTA–Bisnis berbasis dalam jaringan (daring/online) yang kian menjamur di Tanah…

Rabu, 22 Mei 2019 10:03

Sehari Kaltim Hasilkan 80 Ton Ikan

SAMARINDA-Kepastian stok ikan di Kaltim memang tak perlu diragukan. Konsumsi…

Rabu, 22 Mei 2019 10:01

Optimistis Kelapa Sawit Tingkatkan Kinerja Ekspor

SAMARINDA-Sejak awal 2019, berbagai tantangan dari luar negeri maupun dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*