MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 14 Maret 2019 14:57
52 Warganya Percaya Isu Kiamat, Ini Kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni
Ipong

PROKAL.CO, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengaku bakal terus melakukan pembinaan kepada warganya agar tidak ikut termakan isu kiamat. Hal itu menyusul adanya 52 warga Desa Watu Bonang, Kecamatan Badegan, Ponorogo, yang secara serentak pindah ke Malang lantaran adanya isu kiamat.

Sebelumnya Ipong membenarkan bahwa ada 52 warganya pindah ke Pondok Pesantren Miftakul Falakim Mubta'dziin yang diasuh oleh Muhammad Romli yang berada di Dusun Pulosari, Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. "Mereka percaya bahwa dunia akan segera kiamat. Dan jika ikut pak kiai di ponpes tersebut katanya bisa selamat nggak ikut kiamat," ujarnya ketika dikonfirmasi JawaPos.com, Rabu (13/3). 

Dia juga mengaku prihatin dengan adanya peristiwa tersebut. "Masih ada yang percaya hal begitu. Jelas itu nggak masuk akal," kata dia. Ipong mengungkapkan, ke-52 orang tersebut merupakan warga asli Ponorogo, bukan pendatang. 

Ipong menerangkan, sebenarnya pihaknya sudah melakukan pembinaan sekaligus memberikan pemahaman kepada warganya. "Tapi ya sulit, mereka terlanjur percaya dan meyakini," lanjutnya.  

Dia pun meminta agar ada upaya serius dari ormas-ormas keagamaan, MUI, Pemkab Malang, dan Pemprov untuk menangani pusat ajaran tersebut di Kasembon, Malang. 

Terlepas dari hal itu, pihaknya juga akan terus mengadakan pembinaan agar pengikut dari ajaran tersebut tidak meluas. Untuk saat ini, dirinya belum mengetahui aliran apa yang dianut oleh warganya itu. "Sementara belum (tahu). Ini kita terus mengadakan pembinaan agar pengikutnya tidak meluas," paparnya. 

Ketika ditanya apakah ada rencana memulangkan mereka ke Ponorogo, Ipong mengaku ada rencana tersebut. "Kalo mereka mau, ya ada (rencana memulangkan). Sementara ini kan nggak mau," pungkasnya. (jpc)


BACA JUGA

Selasa, 26 Maret 2019 21:40

Gubernur Isran Perjuangkan Rp 3 Triliun APBN untuk Keruk Sungai Karang Mumus

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor mengaku pihaknya sedang memperjuangkan…

Selasa, 26 Maret 2019 10:11
Muhammadiyah Umumkan 1 Ramadhan

Tidak Ada Potensi Hari Raya Ganda

JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah merilis tanggal 1 Ramadhan…

Selasa, 26 Maret 2019 09:25

DENGAR NIH..!! Kata Gubernur, Pabrik Semen Tak Ganggu Karst Sangkulirang Mangkalihat

SAMARINDA- Mahasiswa boleh menolak pembangunan pabrik semen di Kutai Timur.…

Senin, 25 Maret 2019 22:10

WALHI : Pemprov Kaltim Beri Jalan Mulus Kehancuran Karst Kutim dan Berau

SAMARINDA - Kawasan Karst di Sangkulirang di Kabupaten Kutai Timur…

Senin, 25 Maret 2019 12:39
MONTENEGRO vs INGGRIS

Butuh Lebih dari Caps ke-50

PODGORICA – Jordan Henderson pemain paling senior di timnas Inggris…

Senin, 25 Maret 2019 11:53

Cepat Bangkit, Kejar Target Lain!

HANOI – Nasib tim nasional U-23 Indonesia dalam dua bulan…

Senin, 25 Maret 2019 11:12

Yuni Dibunuh di Rumah, Wajah Lebam, Harta-Benda Raib

SAMARINDA–Sebuah rumah di Jalan Masjid, RT 30, Nomor 21, Rawa…

Senin, 25 Maret 2019 08:59

Dokter Menumpuk di Samarinda, Mahakam Ulu Tak Ada Dokter Spesialis

Dokter spesialis lebih suka bertugas di daerah perkotaan. Pasalnya, mereka…

Minggu, 24 Maret 2019 12:52

TEGAS..!! Kaltim Tolak Pembatasan Produksi Batu Bara

SAMARINDA- Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi mengatakan, untuk menjaga…

Minggu, 24 Maret 2019 11:54

Hantu Kacak Balikpapan Meresahkan, Masih Ada 2 yang Keliaran

BALIKPAPAN – Kasus pelecehan seksual terhadap perempuan di Kota Beriman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*