MANAGED BY:
SENIN
24 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 13 Maret 2019 12:51
Genjot Produksi Padi, Dituntut Maksimalkan Lahan Rawa
Dari peruntukan lahan rawa untuk pertanian, saat ini lahan rawa yang sudah dimanfaatkan masih sekitar 3,68 juta ha atau hanya 15 persen saja.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Tak hanya melakukan diversifikasi pangan, Pemprov Kaltim dituntut mengembangkan lahan rawa untuk menggenjot produksi padi dan mewujudkan swasembada beras. Pasalnya luas lahan rawa di Indonesia yang bisa diperuntukkan bagi pertanian mencapai 13 juta hektare. Sementara potensi lahan rawa untuk pertanian di Kaltim sebanyak 509.426 ha.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim Ibrahim mengatakan, dari peruntukan lahan rawa untuk pertanian, saat ini lahan rawa yang sudah dimanfaatkan masih sekitar 3,68 juta ha atau hanya 15 persen saja. “Artinya potensi lahan rawa untuk pertanian sangat besar, termasuk Kaltim dengan luasnya yang sangat banyak,” jelasnya Selasa (12/3).

Dia menambahkan, lahan rawa bisa menjadi solusi pangan nasional. Bisa digarap untuk menanam padi, sayuran, pemeliharaan ikan dan sebagainya untuk kesejahteraan petani. Saat ini tentunya pengembangannya juga diperhatikan.

Kaltim sebagai daerah yang belum swasembada juga bisa mengembangkan itu. Saat ini produksi beras pada 2018 mencapai 257.319 ton, sedangkan kebutuhan beras mencapai 327.628 ton. Masih defisit 70.309 ton beras. Namun, ditargetkan pada 2023 Kaltim sudah bisa memenuhi kebutuhannya sendiri karena produktivitas padi Kaltim harus meningkat 10 persen setiap tahunnya.

“Kunci keberhasilan lahan rawa adalah pengelolaan air. Dengan tata air yang tepat maka indeks pertanaman dapat ditingkatkan,” jelasnya.

Potensi itu pasti ada, apalagi ditambah dengan teknologi lainnya seperti padi inpara, ameliorasi dengan dolomit, pemupukan berimbang, bisa meningkat produksinya. Produksi padi terus ditingkatkan, melalui optimalkan lahan yang ada di daerah dan mekanisasi pertanian. “Kita harapkan produksi padi di wilayah Kaltim bisa terus meningkat, hingga pada 2023 kita sudah swasembada beras,” katanya.

Menurutnya, berbagai upaya dilaksanakan untuk mewujudkan swasembada beras Kaltim dilakukan dengan perbaikan prasarana pengairan. Di antaranya, pembangunan bendungan serta kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi, pemipaan, pembangunan pintu-pintu air dan instalasi pompa.

“Selain itu, kita juga terus melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM) para pemuda petani, dengan memberikan berbagai pelatihan dan keterampilan dalam upaya peningkatan produksi padi di seluruh wilayah Kaltim,” pungkasnya. (*/ctr/ndu/k18)


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 13:21

Industri Ritel Makin Kompetitif, Pemain Besar Tutup Gerai

JAKARTA – Semakin kompetitifnya persaingan di dunia ritel membuat perusahaan…

Senin, 24 Juni 2019 10:19

Transportasi Online Tumbuhkan Transaksi Nontunai

SAMARINDA- Potensi ekonomi digital masih sangat besar di Kaltim. Utamanya…

Minggu, 23 Juni 2019 20:56

Bisnis Retail Masih Hadapi Goncangan, Enam Gerai Giant Ditutup

Bisnis retail menghadapi masih goncangan. PT Hero Supermarket Group Tbk,…

Sabtu, 22 Juni 2019 11:42

Bertahap Mulai Tahun Depan, Distribusi Elpiji Melon Pakai Kartu

JAKARTA – Pemerintah akan menerapkan penyaluran subsidi elpiji 3 kg…

Jumat, 21 Juni 2019 13:10

Perlu Yakinkan Pasar Sebelum B30

SAMARINDA-Mandatori pencampuran solar dengan 20 persen crude palm oil (CPO),…

Jumat, 21 Juni 2019 13:09

Investor Masih Tertarik dengan Pertambangan

SAMARINDA-Pada triwulan pertama Kaltim mencatat ada 763 izin usaha. Jumlah…

Jumat, 21 Juni 2019 13:05

Triwulan Kedua Ekonomi Kaltim Lebih Baik

SAMARINDA-Memasuki triwulan II 2019, ekonomi Kaltim diperkirakan tumbuh stabil dengan…

Jumat, 21 Juni 2019 13:03

Outflow Ramadan Rp 4,78 Triliun

SAMARINDA-Kinerja outflow saat Mei mencapai Rp 4,78 triliun, meningkat 86,03…

Jumat, 21 Juni 2019 12:58

Ekonomi Digital Kaltim Kian Pesat

SAMARINDA-Perkembangan dunia digital di Indonesia semakin pesat, tercatat pada 2018…

Jumat, 21 Juni 2019 11:57

Konsumen Sekarang Semakin Kritis

BALIKPAPAN-Tantangan marketing pada era saat ini bukan lagi seperti dulu.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*