MANAGED BY:
KAMIS
23 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Rabu, 13 Maret 2019 09:44
Masih Gelar Perkara di Mabes Polri

Nasib Berkas IS, Tersangka Kasus Kebocoran Pipa di Teluk Balikpapan

MASIH BERPROSES: Dokumentasi peristiwa kebocoran pipa hingga menimbulkan pencemaran perairan Teluk Balikpapan, tahun lalu. Salah satu tersangka kini berkasnya masih gelar perkara di Mabes Polri.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN–Dua orang ditetapkan tersangka dalam kasus tumpahan minyak di Teluk Balikpapan oleh penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltim. Salah satunya, Zhang Deyi (ZD), nakhoda kapal batu bara MV Ever Judger, telah dijatuhi vonis 10 tahun pidana penjara.

Satu lagi, yakni pria berinisial IS, oknum pegawai PT Pertamina. IS merupakan pegawai bagian pengawas. Memiliki tanggung jawab dalam pengawasan wilayah tersebut. Kala itu, penyidik membeberkan, tersangka diduga lalai dan membiarkan jangkar kapal Ever Judger menarik pipa milik PT Pertamina hingga putus dan mengakibatkan minyak meluber di perairan tersebut.

Pada waktu kejadian, diduga tersangka tidak melapor dan menyalahi prosedur. Kendati sudah ditetapkan sebagai tersangka, IS tak ditahan. Dia disangka melanggar UU No 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) juncto Pasal 359 KUHP tentang Kealpaan sehingga menyebabkan orang meninggal. Dia terancam hukuman paling lama lima tahun penjara.

Di Pertamina, IS punya kewajiban mengontrol dan memonitor jaringan pipa bawah laut. IS saat kejadian diduga lalai. Tak mengetahui adanya kebocoran minyak mentah di pipa dari Lawelawe, Penajam Paser Utara (PPU), ke kilang minyak di Balikpapan. Diduga ada jeda delapan jam yang bersangkutan membiarkan minyak dari pipa yang patah karena jangkar. Kemudian, mencemari perairan di Teluk Balikpapan.

IS dengan pengalaman dan pengetahuannya harusnya bisa mendeteksi kebocoran. Dalam keadaan darurat, IS dengan jabatannya punya kewenangan menutup pompa yang mengalirkan minyak ke pipa bawah laut. Namun, saat kejadian, hal tersebut tak dilakukan. Alasan sementara, IS disebutkan tidak mengetahui adanya kebocoran.

Sementara itu, hingga kini nasib berkas pemeriksaannya belum diketahui. Sudah dilimpahkan atau masih bergulir. Rakhmi selaku jaksa penuntut umum (JPU) perkara ZD menyebut, pihaknya hanya menerima berkas perkara terdakwa ZD.

Dikonfirmasi Kaltim Post, Selasa (12/3), Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana mengatakan, berkas kasusnya sudah berproses. “Menunggu hasil gelar perkara di Mabes Polri. Tunggu hasilnya dari penyidik,” jelas dia.

Untuk diketahui, ZD terbukti melanggar Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Sebagai pelaku pencemaran lingkungan pada kasus kebocoran pipa minyak milik Pertamina. ZD menurunkan jangkar di wilayah terlarang. Sehingga pipa di bawah laut putus dan minyak mencemari perairan hingga 39 ribu hektare. Termasuk 86 hektare hutan mangrove.

ATENSI KAPOLRI

Kasus kebocoran pipa minyak itu mendapat perhatian serius Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian. Saat kunjungan kerjanya ke markas Polda Kaltim, Juni 2018, dia menegaskan proses penegakan hukum tumpahan ribuan ton minyak Pertamina di Teluk Balikpapan harus terus berjalan. Bahkan, dia memerintahkan Polda Kaltim menanganinya secara profesional dalam penegakan hukum.

“Saya akan terus kejar,” tegasnya. Menurut dia, siapa pun pelakunya wajib menjalani proses hukum. Karena peristiwa tersebut berdampak kerusakan lingkungan laut, flora-fauna di sekitar, bahkan ada korban jiwa.

“Harus diberi efek jera. Saya terus kejar siapa pun pelakunya wajib bertanggung jawab,” sebutnya. Tito menguraikan, dirinya mengawasi langsung proses hukum ini dari Mabes Polri. Untuk pemeriksaan kapal MV Ever Judger yang jangkarnya mengenai pipa Pertamina hingga putus dan mengeluarkan minyak, penyidik terkendala hukum internasional.

“Di antaranya tentang laut dan kapal. Sepanjang kapal bukan barang bukti utama, bisa dilepas. Namun orangnya tetap proses hukum, perusahaan korporasinya bisa pula diproses,” jawabnya.

Termasuk ketika ada bukti kelalaian dilakukan Pertamina. Mekanisme menghentikan ketika ada kebocoran, tentu ada. “Tetap saya perintahkan proses hukum. Tidak boleh seenaknya, lingkungan rusak hancur karena kesalahan manajemen,” ungkapnya.

Pelaku di lapangan maupun manajemen korporasi tentu punya mekanisme menghadapi kebocoran pipa. “Sekali lagi, saya awasi betul kasus ini. Bekerja itu harus hati-hati, kami tidak mau menghalangi orang bekerja,” ucapnya. (aim/ndy/k8)

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 21:22

Cek Harga Tiket Pesawat, Otoritas Bandara Udara Wilayah VII Balikpapan Inspeksi 5 Maskapai

BALIKPAPAN - Inspeksi terkait penerapan Keputusan Menteri 106 Tahun 2019…

Minggu, 19 Mei 2019 10:55

JAGA-JAGA..!! Ditpolairud Siaga di Jalur Mudik

BALIKPAPAN - Ada enam kapal patrol milik Direktorat Polisi Perairan…

Minggu, 19 Mei 2019 10:53

Gerakan Massa ke Jakarta Belum Terdeteksi

BALIKPAPAN - Pergerakan massa dari luar daerah ke Jakarta pada…

Minggu, 19 Mei 2019 10:52

Kasus Adegan Mesum yang Disebar, Ditengarai Ada Pelaku Lagi

 YOHANES Maroko selaku kuasa hukum terdakwa Andi Rahmat Nur (21)…

Minggu, 19 Mei 2019 10:50
Balikpapan Explore Dijual dalam Bentuk PC

Hasil Penjualan untuk Sedekah Ramadan

Kreator Balikpapan Explore menawarkan penjualan gim bernuansa horor dalam versi…

Sabtu, 18 Mei 2019 15:37

Rencana Pelebaran Jalan Diusulkan 2020

BALIKPAPAN – Berulangnya kecelakaan di tanjakan sekitar diler Mazda, Jalan…

Sabtu, 18 Mei 2019 15:36

Amati Suhu Tubuh hingga Siapkan Rujukan

BALIKPAPAN–Singapura dan Batam sudah terinfeksi virus cacar monyet. Balikpapan ikut…

Sabtu, 18 Mei 2019 15:25

Pelunasan BPIH Tahap Tiga Diundur

BALIKPAPAN-Tanggal pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahap tiga, atau…

Jumat, 17 Mei 2019 13:40

Ini Dugaan Penyebab Kecelakaan di Jalan MT Haryono

BALIKPAPAN–Tanjakan Mazda ibarat tempat angker bagi kendaraan di Kota Minyak.…

Jumat, 17 Mei 2019 13:39

Praktik Buku Kir Palsu Terungkap

BALIKPAPAN-Menjalankan ibadah puasa tak membuat semangat personel Patroli Jalan Raya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*