MANAGED BY:
SENIN
22 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 12 Maret 2019 09:15
TEGAS..!! TNI Kirim 600 Pasukan, KKSB Pastikan Perang Gerilya Berlanjut

PROKAL.CO, TNI mengirim 600 pasukan tambahan untuk mengamankan pembangunan jalan Trans Papua dari Wamena sampai Mumugu, lantaran ada potensi ancaman dari Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB).

Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Infanteri Muhammad Aidi menjelaskan bahwa pasukan tambahan tiba di Timika pada Sabtu (9/3). Namun, mereka belum bisa digerakkan ke lokasi pembangunan jalan Trans Papua. ”Melihat pasang surut situasi,” ungkap dia saat diwawancarai Jawa Pos.

Situasi yang dimaksud Aidi menyangkut cuaca. Dia menyampaikan, pihaknya tidak bisa memaksakan diri mengirim pasukan dengan cuaca di Timika saat ini. Sebab, medan yang mereka lalui berat.

Dari Timika pasukan tambahan berjumlah 600 personel dikirim ke Nduga lewat Asmat. ”Mereka akan lewat sungai sampai Nduga,” terang Aidi. Setelah itu melalui perjalanan darat ke lokasi pembangunan jalan Trans Papua.

 

Prajurit Kopassus. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

Data yang dia miliki menyebutkan ada sekitar 21 jembatan yang harus diawasi oleh prajurit TNI. Semuanya berada di jalan Trans Papua yang membentang dari Wamena sampai Mumugu.

Apabila kondisi cuaca sudah memungkinkan, Aidi mengungkapkan bahwa 600 prajurit itu akan mulai digerakkan Senin (11/3). ”Perjalanan bisa tiga hari,” beber Aidi. Kepada seluruh prajurit tersebut, Kodam XVII/Cendrawasih sudah meminta agar mereka lebih waspada.

Mengingat potensi ancaman masih ada. Meski sebagian besar wilayah Nduga sudah dikuasi oleh TNI dan Polri. KKSB masih kerap melancarkan aksi.

Terakhir mereka baku tembak dengan Satgas Penegakan Hukum yang sedang membuka jalan untuk ratusan pasukan tambahan masuk ke Nduga. Dalam baku tembak tersebut, tiga anggota TNI AD gugur.

Sedangkan dari pihak KKSB, Aidi menyebutada tujuh sampai sepuluh anggota KKSB meninggal dunia. Mengingat potensi ancaman yang masih ada, pasukan tambahan yang sudah berada di Timika di minta ekstra waspada. Sementara Juru Bicara TPNPB – OPM Sebby Sambom menuturkan, pernyataan pemerintah Indonesia bahwa ada 10 anggota TPNPB – OPM yang meninggal dunia dan merampas tujuh pucuk senjata tidaklah benar.

Dia mengklaim, senjata yang dipakai TPNPB – OPM justru bertambah empat pucuk. Karena mendapat rampasan dari TNI. ”Itu yang terjadi,” ujar Sebby dalam keterangan tertulisnya.

Menurut dia, perang gerilya yang dilakukan akan terus terjadi. Kecuali, pemerintah Indonesia mau berunding dengan di tengah PBB. (idr/syn)


BACA JUGA

Senin, 22 April 2019 11:15

Bupati Madina Mundur Karena Prabowo Menang Telak, Ini Respon TKN

Mundurnya Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara Dahlan Hasan Nasution…

Senin, 22 April 2019 10:57

Gadis Ini Makan Jari Sendiri Sampai Putus

Kisah mengerikan terjadi di Kabupaten Kediri. Seorang remaja putri, Wiji…

Senin, 22 April 2019 10:56

MEMALUKAN..!! Sesama Caleg Satu Partai Baku Hantam Rebutan Suara

Kejadian perkelahian antar sesama caleg dari Partai Perindo terjadi di…

Minggu, 21 April 2019 22:30

Ketum PWI: Secara Konstitusional Belum Ada yang Terpilih Sebagai Presiden

JAKARTA -- Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal…

Minggu, 21 April 2019 22:28

Kecewa Hasil Pemilu, Bupati Mandailing Natal Mengundurkan Diri, Mendagri Bilang Ngga Lazim

Kecewa dengan hasil pemilu 2019, Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan…

Minggu, 21 April 2019 13:21

Kasus Besar Buntu di KPK, Ada Loyalitas Ganda

JAKARTA - Meski pertemuan antara pimpinan dan pegawai Komisi Pemberantasan…

Minggu, 21 April 2019 13:19

Perlu Mekanisme Cegah Polisi Tewas Jaga TPS

JAKARTA— Pengamanan pemilu 2019 perlu energi yang luar biasa. Bahkan,…

Minggu, 21 April 2019 13:00

Luhut Temui Prabowo di Kertanegara

JAKARTA – Hari ini, rencananya, capres Joko Widodo (Jokowi) mengirim…

Minggu, 21 April 2019 12:59

Caleg Koruptor Dipercaya Jadi Legislator

MALANG-Meski telah terbukti menerima suap pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja…

Minggu, 21 April 2019 11:46

14 Pengawas Pemilu Meninggal, Mendagri Sampaikan Duka Cita

JAKARTA- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyampaikan rasa duka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*