MANAGED BY:
SENIN
22 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Senin, 11 Maret 2019 10:14
Coryn Stephanie Hurry dan Natalia Gonius
Kompak dan Satu Selera
KOMPAK: Berbekal dari selera dan pemikiran sama, Coryn Stephanie Hurry (baju putih) dan Natalia Gonius (baju hitam) kompak membangun bisnis salon kecantikan kuku. Mereka melihat peluang besar pada bisnis tersebut di Samarinda.

PROKAL.CO, Melihat peluang dan jeli mengambil kesempatan. Itulah yang dilakukan Coryn Stephanie Hurry dan Natalia Gonius. Mencoba bisnis salon khusus bidang kecantikan kuku. Meski belum terlalu familier di Samarinda, keduanya yakin akan menjadi tren. Niat belajar hingga ke Thailand bersama nail artist asal Jepang.

DUA perempuan berjalan ke pintu masuk kafe di bilangan Basuki Rahmat, Samarinda. Setelah duduk, keduanya tersenyum ramah kepada awak Kaltim Post. Mereka adalah Coryn Stephanie Hurry dan Natalia Gonius.

Membangun bisnis berdua tak jarang memiliki banyak kendala, khususnya dalam koordinasi dan komunikasi. Namun mereka tidak. Bahkan, keduanya memiliki hubungan kerabat. Perempuan yang karib disapa Natali itu menikah dengan kakak Coryn. Menjadi saudara ipar, keduanya akrab dan berkomitmen membangun bisnis salon khusus kecantikan kuku bernama Bloom yang berlokasi di Jalan RA Kartini Samarinda.

Bisnis tersebut dipilih karena mereka melihat peluang. Coryn dan Natali bertujuan mempunyai usaha yang berbeda dan memiliki ciri khas. Tak hanya sebatas suka, keduanya terinspirasi dari salon-salon kecantikan kuku yang pernah mereka sambangi di Jakarta, Surabaya, dan Bali.

Diakui, kecantikan kuku di Samarinda masih minim sekali. Mereka berpikir jika akan menjadi kesempatan bagus. Berawal dari hobi yang sama-sama menyukai segala hal tentang kecantikan kuku, membuat mereka cocok dan kompak dalam menjalani usahanya.

Dorongan untuk berbisnis juga datang dari pemikiran keduanya yang ingin mencari kegiatan lain di sela-sela kesibukan sebagai ibu rumah tangga. Pihak keluarga turut memberi tanggapan positif dan kerap mendukung sehingga memudahkan keduanya mendirikan Bloom.

“Enggak cuma soal kecantikan kuku, kita juga fokus ke kesehatan kuku itu seperti apa dan juga menyediakan waxing, eyelash extension, dan refleksi. Tapi, kecantikan kuku tetap jadi prioritas kita,” jelas Natali.

Membangun salon kecantikan kuku sudah direncanakan keduanya dari setahun lalu. Totalitas keduanya terlihat dari keseriusan mereka mempelajari langsung nail art di Bangkok pada akhir tahun lalu dengan salah satu nail artist terkenal Jepang, Nanami Fujie. Di Bangkok, Coryn dan Natali menjalani kursus intensif. Dari sekian banyak peserta saat itu, hanya mereka yang berasal dari Indonesia. Mendapat ilmu soal nail art dari nail artist berkebangsaan Jepang, membuat keduanya ahli dalam Japanese nail art.

Salon khusus kecantikan kuku memang masih terbilang baru di Kota Tepian. Namun, hal itu tak menjadi kekhawatiran dan tak menjadi halangan bagi keduanya mendapat pelanggan setia. Menurut Natali, warga Samarinda sudah mulai paham akan tren yang sedang digandrungi dan tentu tak ingin ketinggalan.

“Mungkin orang melihat kecantikan kuku itu kesannya gampang, tapi enggak juga. Butuh detail, harus rapi, dan ada teknik-teknik khususnya. Sebelumnya, kita memang sudah ada dasar, tapi memang ingin lebih mengeksplor nail art yang lain juga,” ungkap Natali.

Sebenarnya, bisnis bukanlah hal yang baru bagi Coryn dan Natali. Sebelumnya, Coryn memang sudah merintis usaha fesyen sejak 2011 hingga sekarang. Sedangkan Natali, merupakan alumnus jurusan Manajemen Bisnis dan pernah bekerja di salah satu bank di Samarinda sebagai tenaga pemasaran selama hampir dua tahun. Namun, Natali memilih mengundurkan diri pada 2016 karena menikah dan memiliki anak.

“Intinya sih karena kita senang menjalaninya. Apalagi dengan berbisnis, waktu dengan keluarga juga jadi lebih fleksibel. Jadi bisa mengatur sendiri bagaimana waktunya,” ungkap Coryn tersenyum.

Keduanya mudah menjalani bisnis salon karena berakar dari selera dan pemikiran yang sama. Sehingga membuat mereka jarang berselisih pendapat. Paling penting, kekompakan itu wajib dimiliki. (*/ysm*/rdm2)

  


BACA JUGA

Minggu, 21 April 2019 09:45

Berambisi Ingin Hijrah ke Ibukota

SEBAGAI seorang make-up artist (MUA), sudah sepatutnya Syelvia Chyntia Dewi…

Minggu, 21 April 2019 09:43

Kenal dan Pahami Skizofrenia

TAK hanya bipolar, ada pula gangguan jiwa lain yakni skizofrenia.…

Minggu, 21 April 2019 09:43

Apa Itu Bipolar Disorder..?

KESEHATAN jiwa tak bisa dianggap sepele. Salah satunya bipolar disorder.…

Minggu, 21 April 2019 09:41

Jangan Sepelekan Penyakit Mental

BANYAK dijumpai orang yang sering mendiagnosis diri apakah tengah mengidap…

Minggu, 21 April 2019 09:37

Uji Kesabaran Lewat Jasa yang Ditawarkan

ALIS merupakan salah satu bagian yang diakui make-up artist (MUA)…

Minggu, 21 April 2019 09:35

Kenali Teknik Membuat Kopi

HAMID Arief Harahap barista di 5.1 Koffie Samarinda menyebut ada…

Minggu, 21 April 2019 09:34

Kudapan Ringan Penambah Suasana

MENIKMATI kopi, rasanya kurang afdhal jika tidak dilengkapi kudapan. Di…

Minggu, 21 April 2019 09:33

Mari Ngopi di 5.1 Koffie

KOPI seakan menjadi bagian dari kehidupan. Obrolan berat hingga santai…

Jumat, 19 April 2019 10:44

Ini Loh, 4 Kesalahan Membentuk Alis Sehingga Terlihat Tidak Alami

 Tak dipungkiri, beberapa perempuan rela menghabiskan waktu lama untuk membentuk…

Rabu, 17 April 2019 10:00

Warning, Ini Tanda Anda Sudah Kegemukan

 Kegemukan atau obesitas sudah menjadi ancaman di era modern  saat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*