MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Minggu, 10 Maret 2019 11:25
Tato ISIS Tak Pandang Bulu
Tentara Syrian Democratic Forces (SDF). Banyak warga yang tak berdosa juga menjadi korban SDF serta ISIS.

PROKAL.CO, BENIH masalah yang tertanam pascaperang ISIS bukan hanya soal terorisme. Melainkan juga soal kepercayaan. Lebih tepatnya, kepercayaan pemerintah terhadap warga yang tidak bersalah.

Rabu lalu (6/3), Human Rights Watch merilis dokumen 53 halaman tentang berbagai kisah anak di Iraq. Mereka disiksa aparat lokal karena dianggap berafiliasi dengan ISIS. Jika tidak mengaku, tubuh mereka yang jadi sasaran.

’’Anak saya berkata bahwa dia dimasukkan dalam ruangan dan dipukul dengan slang,’’ ujar seorang perempuan yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Nasim juga menjadi korban kepolisian Iraq. Pemuda itu merupakan warga Mosul saat ISIS mulai merangsek pada 2014. Sekolah tempatnya belajar pun dikuasai kelompok itu. Kurikulum berubah drastis. Nasim yang masih berusia 13 tahun langsung putus sekolah. Dia membantu ayahnya di toko kelontong.

Tak suka dengan pelajaran barunya, pada 2017 Nasim mengadu nasib ke Kota Erbil. Dia merasa tak ada masa depan di sana. Namun, dia malah ditahan otoritas. Kata mereka, nama Nasim ada dalam daftar anggota ISIS.

’’Saat menginterogasi, mereka mengancam saya. Kalau tidak mengaku, saya akan dibawa ke markas Hashad (Tentara Iraq, Red) dan dibunuh,’’ ungkapnya.

Nasim terpaksa menerima tato ISIS di dahinya. Dia mengaku sudah 15 hari bergabung ISIS. Petugas bilang tak cukup. Kesaksiannya dicoret dan diganti 30 hari. Dari kesaksian tertulis itu, Nasim sekarang mendekam di penjara sambil menunggu putusan pengadilan.

’’Saya tidak tahu kenapa saya di sini. Saya rindu keluarga setiap hari,’’ ungkapnya.

Kisah serupa terjadi di Syria. Warga-warga di bekas jajahan ISIS juga tersiksa karena teror SDF. Mereka dipaksa untuk memberikan informasi tentang tempat persembunyian yang tersisa.

’’Saya bilang, sumpah demi Tuhan saya hanya warga sipil. Mereka bilang jangan sebut nama-Nya karena dia tidak ada di ruangan ini,’’ ujar salah seorang penduduk lokal yang menolak diungkap identitasnya kepada New York Times.

Hassan Hassan, peneliti Center for Global Policy, mengatakan, hal itu bakal menimbulkan krisis kepercayaan antara pemerintah dan rakyat. Celah tersebut bisa digunakan ISIS untuk menyusun kembali kekuatannya. ’’Rakyat jadi bingung. Apakah polisi datang untuk membantu atau justru mengeksploitasi,’’ jelasnya. (bil/c7/dos)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 14:55
27 Juni Putusan Sidang MK

Kapolda Diperintah Tak Beri Izin Demo di Sekitar Gedung MK

JAKARTA – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan dibacakan besok…

Rabu, 26 Juni 2019 12:58

Keruk Batu Bara Ilegal di Konsesi Insani

TAMBANG ilegal merugikan banyak pihak. Tak hanya warga, negara pun…

Rabu, 26 Juni 2019 12:55

Kasus Tewasnya Bocah di Kolam Bekas Tambang, Pemprov Salahkan Orangtua

SAMARINDA-Penjelasan soal tewasnya bocah di kolam tambang adalah kesalahan orangtua…

Rabu, 26 Juni 2019 12:52

Anak Pemilik Hotel Ditemukan Tewas Jatuh dari Lantai Delapan

BALIKPAPAN-Sedang duduk di teras, Senin (24/6) sekitar pukul 11.20 Wita,…

Selasa, 25 Juni 2019 13:43

Persaingan Retailer Makin Ketat, Keuntungan Terus Mengecil

BALIKPAPAN—Persaingan bisnis retail makanan dan minuman semakin ketat. Bahkan, tidak…

Selasa, 25 Juni 2019 12:17
Dari Sidang Dugaan Pergeseran Suara di Loa Janan Ilir

349 Suara Bergeser, PPK Berdalih Faktor Kelelahan

Rekapitulasi Kecamatan Loa Janan Ilir berkelindan dugaan pergeseran suara. Lima…

Selasa, 25 Juni 2019 11:23

WADUH...!! Alat Navigasi Bandara Kalimarau Rusak

TANJUNG REDEB - Alat navigasi, Very High Frequency Omnidirectional Range…

Selasa, 25 Juni 2019 09:09

35 Anak Tewas di Lubang Tambang, Kepala ESDM Minta Orang Tua Perketat Pengawasan

Samarinda - Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim,…

Senin, 24 Juni 2019 14:15

Komnas HAM Tuding Aparat Tak Taati Rekomendasi

Tewasnya Ahmad Setiawan di kolam bekas tambang memantik reaksi Komisi…

Senin, 24 Juni 2019 14:13

Diduga Terjadi Pembiaran Berlarut

Satu demi satu warga di Samarinda bertumbangan. Lubang bekas tambang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*