MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Rabu, 06 Maret 2019 10:58
Ini Loh Diet agar Asam Urat Ngga Kumat

PROKAL.CO, Susu disebut bisa menyebabkan penyakit asam urat kambuh. Sebenarnya, Anda tak dilarang untuk mengonsumsi susu sapi atau susu kedelai. Hal yang wajib dilakukan adalah membatasi porsinya agar tidak berlebihan.

Lagi pula, Florida Agency for Health Care Administration mengatakan bahwa susu sapi dan kedelai relatif aman dikonsumsi, apalagi jika Anda bukanlah penderita penyakit asam urat. Lalu, apa yang harus dilakukan oleh orang-orang yang sudah terlanjur mengalami penyakit asam urat?

Tenang, Anda tidak perlu panik. Jika Anda sudah menderita asam urat, cara terbaik untuk mengendalikan penyakit tersebut adalah menerapkan diet rendah purin. Beberapa makanan mengandung purin yang sebaiknya tidak Anda konsumsi, yaitu:

  1. Jeroan

Menurut dr. Alvin Nursalim dari Klikdokter, jeroan termasuk ke dalam kelompok makanan dengan purin yang tinggi. Dalam 100 gram jeroan, kadar purin yang terkandung di dalamnya berkisar antara 100–1000 miligram.

  1. Kerang

Penderita asam urat harus benar-benar menjauhi kerang. Pasalnya, kerang termasuk ke dalam kategori makanan dengan kandungan purin yang tinggi.

"Pencinta kerang harus lebih waspada, karena jenis seafood ini mengandung sekitar 136 miligram purin per gram," ungkap dr. Alvin.

  1. Udang

Selain kerang, udang juga sebaiknya dihindari oleh orang-orang yang mengalami penyakit asam urat. Ini karena kandungan purin dalam udang mencapai 234 miligram per 100 gram.

  1. Daging merah

Berhati-hatilah dalam mengonsumsi daging merah, terutama jika Anda punya penyakit asam urat. Dalam 100 gram daging merah, kandungan purin yang ada didalamnya berkisar antara 9–100 miligram.

Bagi penderita asam urat, ingatlah makanan atau minuman apa saja yang sebaiknya dihindari agar penyakit tak kambuhan. Untuk susu, Anda masih diperbolehkan mengonsumsinya selama dalam batas wajar. Jika ingin lebih aman, konsultasikan lebih lanjut pada dokter mengenai jenis dan porsi susu yang tepat.(NB/ RVS/klikdokter)


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 09:34

Keajaiban Dibalik Kebaikan

HARI itu bisa jadi hal yang paling membuat Fitri Eka…

Senin, 24 Juni 2019 09:31

Mengenal Menstrual Cup, Pengganti Pembalut yang Ramah Lingkungan

Menstrual cup atau cangkir menstruasi mungkin masih asing terdengar. Wajar,…

Senin, 24 Juni 2019 09:29

Menstrual Cup Lebih Nyaman, Pastikan Higienis

DELAPAN tahun silam, Eva memutuskan mengubah kebiasaannya. Dari pembalut ke…

Senin, 24 Juni 2019 09:27

Ini Efek Penggunaan Lipstik untuk Pipi dan Mata

Ada banyak produk make-up. Untuk mata, bibir dan pipi punya…

Senin, 24 Juni 2019 09:26

Tampil Maksimal dengan Modal Minimal

TAK hanya tampil maksimal dengan setelan busana menarik, para perempuan…

Senin, 24 Juni 2019 09:23

Orangtua Pekerja, Bagaimana Efeknya Bagi Anak?

Kewajiban dan hak adalah hal berbeda namun harus dijalankan seirama.…

Senin, 24 Juni 2019 09:21

Cara Wanita Karier Mendidik Anak Mandiri

BEBERAPA orangtua yang bekerja, memutuskan menitipkan anak ke tempat penitipan…

Senin, 24 Juni 2019 09:07

Potato Peanut Crumb, Sajian Unik dari Kentang Kukus

Fushion food menggambarkan makanan yang dibuat berdasar dua elemen atau…

Senin, 24 Juni 2019 09:05

Pasta Rasa Lokal, Fetucini Sambal Matah

DI Indonesia, pasta cukup populer. Di antaranya, spageti, makaroni, dan…

Senin, 24 Juni 2019 09:01

Kopi, Stroberi, dan Vodka

MINUMAN ini terdiri berbahan dasar stroberi dan kopi. Muhammad Rifai,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*