MANAGED BY:
JUMAT
19 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 03 Maret 2019 11:31
Belajar Ikhlas dari Rugi Ratusan Juta
TAK MENYERAH: Hampir bangkrut dan pernah ditipu hingga ratusan juta, tak membuat Sandhy meninggalkan bisnisnya. Dia selalu berusaha ikhlas dan tak menyerah. Baginya, hal seperti itu lazim terjadi di dunia bisnis.

PROKAL.CO, JIKA ada yang bilang bisnis adalah hal menantang, bisa jadi itu benar. Namanya bisnis, lekat pula dengan kata rugi. Di kalangan pebisnis, rugi memang lazim terjadi. Begitu pula yang Sandhy Syahputra alami. Dirinya kembali mengingat pada masa-masa ketika dia sempat mengalami kerugian cukup besar. Jika dikalkulasi, dari 2013 hingga sekarang, kerugian yang telah Sandhy alami sekitar Rp 500 juta.

Pendapatan naik turun turut dirasakan Sandhy. Selama setahun dari 2012, dia tak memiliki pekerjaan pasti. Uang yang dia miliki semakin lama menipis dan habis. Tak kehilangan semangat, Sandhy berinisiatif meminjam uang ke bank dan kembali memulai pada awal 2013.

“Saya dan tim kan masih ada catatannya. Jadi ya jumlah segitu karena klien belum bayar lunas atau mereka pura-pura sudah lunas. Pernah ada satu orang yang bilang ke temannya kalau dia enggak dilayani di tempat saya. Ternyata, setelah dicari tahu, alasan kita enggak melayani dia karena kerjaan sudah selesai tapi dia enggak bayar sisanya,” tutur Sandhy.

Sandhy sudah sering menghadapi klien yang memberinya seribu alasan untuk menghindar. Bahkan dia mengaku sudah terlalu lelah menagih. Hal itu menjadi pelajaran penting bagi Sandhy dan membuatnya berpikir untuk mengubah sistem manajemen di pertengahan 2018 lalu agar tak terjadi kejadian seperti sebelumnya.

“Sekarang saya menerapkan sistem DP 50 persen di awal dan saat udah mau dipasang harus dilunasi dulu. Sudah ada sistem begitu aja kadang masih ada yang kurang yakin. Justru saya suruh aja datang ke sini, enggak mungkin gitu saya niatnya mau menipu. Ada juga yang sudah menetapkan gambar dengan kita, ujung-ujungnya dikerjakan dengan tukang lain. Banyak yang begitu,” lanjut alumnus STMIK Widya Cipta Dharma Samarinda itu.

Biaya gambar memang mahal. Biasanya, orang ingin mendapatkan gambar kemudian dia mengerjakannya dengan tukang sendiri. Menurut Sandhy, hal itu cukup fatal karena klien dan tukang tersebut tak mengetahui konstruksi gambar dan penebalannya seperti apa. Pola pikirnya hanya ingin barang yang harus sesuai seperti di gambar. Berkaca dengan hal itu, Sandhy mengingatkan pada tukang-tukangnya agar tak sembarangan saat mengerjakan sesuatu. Mereka sadar dan tahu jika ini bukanlah pekerjaan murah.

“Enggak cuma itu. Ada juga klien yang belum bayar sisanya, tapi dia telepon minta tolong ada yang mau diperbaiki, meminta datang ke rumah. Ya saya enggak bisa terima, sedangkan dia aja belum bayar sisanya ke saya. Setelah satu tahun kemudian, baru ingat kalau masih punya tunggakan. Walaupun ujung-ujungnya juga enggak dibayar sih,” ungkap Sandhy tertawa kecil.

Belajar dari pengalaman, Sandhy tak mau lagi harus mengalami di mana dia menagih sisa pembayaran kepada klien. Jika ingin menangani jasa interior, dia memilah-milah. Bahkan sekelas perusahaan besar.

“Jujur saya hampir bangkrut. Jadi, saat saya enggak dibayar sama orang, akhirnya pada 2017 saya jual satu mobil, 2018 juga jual satu mobil lagi untuk menutupi. Makanya saya harus ubah sistem,” papar Sandhy.

Ketika rugi ratusan juta, Sandhy tak ada pikiran berhenti menjalani bisnis. Pola pikirnya sederhana. Jika memang rezeki, pasti akan datang padanya. Dia selalu berusaha ikhlas dan berpikir positif.

“Setiap ada kesusahan itu saya cari tahu solusinya. Saya harus seperti apa, pelajaran apa yang bisa saya ambil. Intinya dalam usaha itu jangan takut coba, jangan terlalu memikirkan ke depannya bagaimana. Kalau begitu terus, ya enggak akan jadi,” tutup Sandhy. (*/ysm*/rdm2)

 

 

 

 

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 31 Maret 2019 12:51

Senang Belanja, Termotivasi Buka Usaha

Zaman sekarang, bisnis bukan lagi hal baru bagi kaum muda.…

Minggu, 31 Maret 2019 12:50

Terkenal di Kalangan Band Metal

KUALITAS akan selalu jadi perhatian penting segala jenis usaha. Termasuk…

Minggu, 31 Maret 2019 12:44

Selalu Ingin Berbisnis

MERINTIS usaha memang tak selalu berjalan mulus. Ada rintangan yang…

Minggu, 17 Maret 2019 11:02

Iseng Berbuah Hasil

Tantangan terbesar dalam memulai usaha adalah diri sendiri. Termasuk melawan…

Minggu, 17 Maret 2019 11:01

Dulu Diremehkan, Kini Dibanggakan

JUMIATI Marcarolina Suhaime belajar banyak hal. Tak hanya teknik make-up…

Minggu, 17 Maret 2019 10:49

Fokus dan Profesional

HARI semakin sore. Jumiati Marcarolina Suhaime masih setia membagi kisah…

Minggu, 17 Maret 2019 10:47

Pesona Jelita

PARAS cantik perempuan, menjadi alasan banyak fotografer menyukai genre foto…

Senin, 11 Maret 2019 10:11
Xbootcamp Outdoor Workout Samarinda

Olahraga Sehat dan Bahagia

MESKI sudah diawali niat yang begitu kuat, tetap saja ada…

Senin, 11 Maret 2019 10:10

Antisipasi DOMS setelah Freeletics

SETIAP olahraga memiliki manfaat yang baik jika dilakukan berkala. Terlebih…

Senin, 11 Maret 2019 09:47

Harmoni Hitam Putih

Oleh: Fuad Muhammad, Fotografer Kaltim Post (fuadmuhammadhr) KETIKA mendengar foto…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*