MANAGED BY:
RABU
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Sabtu, 23 Februari 2019 12:10
Belasan Camat yang Dukung Pasangan 01 Itu Bisa Dicopot
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah

PROKAL.CO, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah ikut bereaksi atas netralitas camat di Makassar. Ia menilai, semestinya itu tak perlu terjadi. Nurdin Abdullah pun sempat sedikit mempraktikan adegan perkenalan diri camat, layaknya dalam video yang beredar. Meski begitu, menurutnya, tak boleh ada bentuk dukungan dari ASN. Para camat adalah ASN. Memberikan dukungan secara terbuka dengan nada bicara yang lantang dianggapnya tak etis.

Menurutnya mereka semestinya memisahkan antara dukungan personal dan organisasi. Apalagi dalam ruang lingkup pemerintahan yang memang dibatasi dengan aturan tertentu.

"Mestinya pelan-pelan saja. Cukup imbau, kepada seluruh warga kecamatan ini, saya ini, camat ini. Slow saja," jelas mantan bupati Bantaeng dua periode ini kepada FAJAR, Jumat, 22 Februari.

Saat video dukungan kepada pasangan 01 itu viral, Nurdin mengaku langsung menelepon Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Hanya saja, wali kota membela dan menjelaska bahwa camat tak berkata sesuai dalam video.

"Benar atau tidaknya bergantung persepsi setiap orang," jelasnya.

Nurdin pun yakin, capres petahana, Joko Widodo tidak memanfaatkan struktur pemerintahan dalam perjuangannya. Termasuk ketika harus memanfaatkan ASN untuk memberikan dukungan.

Justru suasana yang kondusif ini tetap harus dijaga. ASN tetap netral. Dia berharap semua elemen masyarakat harus menjaga zona hijau di Sulsel. Jangan sampai ada gerakan yang memancing terjadinya sesuatu, yang tak diinginkan.

"Pemerintahan di Sulsel tolong dilakukan secara lembut. Tugas saya juga menjaga ini. Kita menghargai, Pak Jokowi datang, jangan kasi naik nomor 2 dulu. Begitupun nomor 2 datang jangan kasi naik nomor 1," tambahnya.

Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Waluyo mengaku sudah berkomunikasi dengan Bawaslu Sulsel terkait proses pemeriksaan para camat. Pihaknya sudah meminta agar Bawaslu menggali data awal.

Nantinya, hasil itu akan ditembuskan ke KASN. Bisa saja ada sanksi berat berupa penurunan hingga pencopotan jabatan, jika memang pelanggaran para camat ini sangat besar.

"Sekda saja ada yang kita turunkan jabatannya, karena kampanye paslon beberapa waktu lalu. Jadi bisa saja sanksi serupa berlaku untuk camat," tambahnya. (ful/rif-zuk)


BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 12:11

Korban Kecelakaan Kapal di Sumenep, Temukan 15 Jasad Mengapung

SUMENEP–Pencarian korban Kapal Motor (KM) Amin Jaya yang tenggelam di…

Senin, 17 Juni 2019 14:33

KPU Pakai Patokan Gugatan Awal

JAKARTA – Sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) kembali…

Minggu, 16 Juni 2019 22:28

Merasa Tak Ada Beban, Periode Terakhir Jokowi Ambil Keputusan Gila

Presiden Joko Widodo menyatakan dirinya sudah tidak punya beban dalam…

Minggu, 16 Juni 2019 22:25

Golkar Makin Loyal ke Jokowi

Loyalitas Partai Golkar pada koalisi Jokowi dinilai semakin tinggi. Tak…

Minggu, 16 Juni 2019 21:15

Komisioner KPU Ini Nilai Gugatan Prabowo-Sandi Cacat Logika

JAKARTA- Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi menilai salah satu dalil…

Minggu, 16 Juni 2019 13:27

Penahanan 100 Tersangka Rusuh Ditangguhkan

JAKARTA – Polri terus mendalami kasus dugaan makar. Rencananya, Polri…

Minggu, 16 Juni 2019 13:12

Situng Dipersoalkan, KPU Sebut Tidak Tepat

JAKARTA – Para pihak yang bersengketa atas hasil pilpres di…

Sabtu, 15 Juni 2019 16:49
Antara Pemilu 2019 dan Pilkada 2020

Wewenang Bawaslu Bisa Berbeda

JAKARTA – Pengawasan pemilu yang tergolong ketat kali ini sangat…

Sabtu, 15 Juni 2019 16:44

Pimpinan MPR Usul Diisi Gabungan Kubu Jokowi-Prabowo

JAKARTA – Pengisian kursi pimpinan MPR mulai menjadi perdebatan. Sebab,…

Sabtu, 15 Juni 2019 16:43

Percepatan Kongres untuk Konsolidasi PDIP

JAKARTA – Percepatan Kongres V PDI Perjuangan (PDIP) tidak lepas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*