MANAGED BY:
JUMAT
19 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Rabu, 13 Februari 2019 13:08
Dua WNI yang Dimutilasi di Malaysia, Korban Diduga Pengusaha Tekstil

PROKAL.CO, JAKARTA – Proses identifikasi pada dua WNI yang menjadi korban mutilasi di Malaysia masih berlangsung. Meski begitu, identitas dua korban pembunuhan keji tersebut mengarah pada nama Nuryanto dan Ai Munawaroh. Nuryanto adalah pengusaha tekstil asal Bandung. Sedangkan Ai Munawaroh adalah rekan Nuryanto.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu Lalu Muhammad Iqbal menuturkan, KBRI Kuala Lumpur terus memberikan dukungan kepada kepolisian Malaysia untuk menangani kasus tersebut. ’’Fokus dukungan saat ini adalah identifikasi korban. Agar dapat dipastikan identitas serta kewarganegaraannya,’’ katanya di Jakarta kemarin (12/2).

Iqbal menuturkan, memang ada dugaan kuat bahwa dua korban yang dimutilasi adalah WNI bernama Nuryanto dan Ai Munawaroh. Dugaan tersebut didasarkan pada pengaduan orang hilang yang diterima KBRI Kuala Lumpur.

Menurut Iqbal, KBRI Kuala Lumpur sudah membantu menyampaikan sampel DNA dan sidik jari milik keluarga Nuryanto dan Ai Munawaroh. Data-data tersebut diharapkan bisa diproses oleh kepolisian Malaysia untuk menyimpulkan identitas korban mutilasi itu.

Sementara itu, terkait penangkapan terduga pelaku mutilasi, Iqbal membenarkannya. Dia menjelaskan, kepolisian Malaysia sudah menahan orang yang diduga melakukan pembunuhan tersebut. Namun, kepolisian Malaysia belum bisa membuat kesimpulan karena proses pemeriksaan masih berlangsung. Informasi yang beredar, ada dua terduga pelaku mutilasi yang diamankan. Mereka berkewarganegaraan Pakistan. Keduanya adalah rekan bisnis Nuryanto.

Selama di Malaysia, Nuryanto sempat pindah hotel sebanyak tiga kali. Kemudian pada 22 Januari lalu pihak keluarga sudah putus komunikasi dengan Nuryanto.

Jenazah dua korban ditemukan di Sungai Buloh, Selangor, Malaysia pada 26 Januari lalu. Menurut pengakuan Meli Rahmawati, istri Nuryanto, suaminya pamit menuju Malaysia pada 17 Januari. Informasi lain menyebutkan, Nuryanto berkunjung ke Malaysia menemui rekan bisnisnya untuk menagih utang miliaran rupiah.

Sementara itu, Sekretaris III Fungsi Ekonomi KBRI Kuala Lumpur Fatimah Alatas menyatakan, pihaknya belum mendapat keterangan resmi dari kepolisian Negeri Jiran mengenai identitas korban. "Belum ada konfirmasi. Penyelidikan dan pemeriksaan masih dilakukan," terang Fatimah saat dihubungi Jawa Pos kemarin.

KBRI juga sudah menerima laporan bahwa ada seorang WNI atas nama Nuryanto yang hilang. "Kami sudah berkomunikasi dengan keluarga Nuryanto di Indonesia. Tapi kami tidak ingin berandai-andai," terang Fatimah. (wan/han/oni)


BACA JUGA

Jumat, 19 April 2019 12:23

Hujan Deras dan Gelombang Tinggi Masih Akan Terjadi

JAKARTA – Meski mulai memasuki awal musim kemarau  Badan Meteorologi,…

Jumat, 19 April 2019 12:17

Karena Struktur Partai Bekerja Total

WAKIL Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi mengaku tidak…

Jumat, 19 April 2019 12:16
Kinerja Parpol saat Pileg Kalah Populer dengan Pilpres

PKS Solid, PAN dan Nasdem Lampaui Survei

Survei elektabilitas parpol selalu muncul menjelang pelaksanaan pemilu. Ada yang…

Jumat, 19 April 2019 12:09

Partisipasi Pemilih Lampaui Target

PEMUNGUTAN suara dalam pemilu serentak Rabu (17/4) menuai pujian dari…

Jumat, 19 April 2019 12:02
Lembaga Survei Dilaporkan Karena Quick Count

Quick Count Dinilai Membingungkan Masyarakat

JAKARTA— Hasil quick count sejumlah lembaga suvei dipermasalahkan. Koalisi Aktivis…

Jumat, 19 April 2019 12:01

Kemenkes Siapkan Perawatan Kejiwaan Pasca Pemilu

JAKARTA – Pemilu bukan hanya menghadirkan kebahagiaan karena pesta demokrasi.…

Jumat, 19 April 2019 12:00

Provokasi Medsos Ingin Picu Kerusuhan Meningkat

JAKARTA— Gejala negatif muncul di media sosial merespon hasil quick…

Kamis, 18 April 2019 12:09

Dokter dan Perawat di RS Ngamuk tak Bisa Gunakan Hak Pilih Pemilu

Kekisruhan formulir A5 juga terjadi di tempat pemungutan suara (TPS) di…

Kamis, 18 April 2019 01:47

Bawaslu Bilang, 1.395 TPS Berpotensi Pemilu Ulang

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat lebih dari seribu tempat pemungutan…

Kamis, 18 April 2019 01:40

Ditantang Buka Data, Gerindra Ngga Takut Arief : Ayo Buka, Dari Mana Pendanaan Lembaga Survei

 Kubu Gerindra tidak takut dengan tantangan lembaga survei untuk membuka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*