MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 11 Februari 2019 11:27
Berbau Busuk, Muntahan Paus yang Berharga Mahal, Diyakini Sembuhkan Penyakit Kulit
LANGKA : I Wayan Sumarta menunjukkan muntahan paus yang ia temukan saat aksi bersih-bersih di Pantai Kelating, Tabanan. (foto: Dewa Rastana/Bali Express)

PROKAL.CO, Siapa sangka jika benda seperti bongkahan lilin yang ditemukan salah seorang warga di pinggir Pantai Kelating, Tabanan, merupakan muntahan ikan paus. Benda yang bernilai jual tinggi dan bisa untuk obat penyakit kulit itu, rencananya akan dijual apabila ada yang berminat.

 

 DEWA GEDE RASTANA, Tabanan

 

Salah seorang warga Banjar Pekandelan, Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, I Wayan Sumarta, 55, menuturkan, penemuan benda diduga muntahan paus itu bermula sekitar tahun 2017 lalu. Kala itu, pria yang memang aktif mengampanyekan kebersihan pantai ini, hendak melakukan aksi bersih-bersih pantai di Pantai Kelating. Ketika itu Sumarta mencium bau busuk yang sangat menyengat. "Kebetulan waktu itu mau Beach Clean Up, apalagi pas musim hujan sampah pasti banyak. Tiba-tiba mencium bau menyengat," ungkapnya kepada Bali Express ( Jawa Pos Group), Minggu (10/2) kemarin di kediamannya Banjar Pekandelan, Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, Tabanan.

 Akhirnya ia mencari-cari sumber bau, hingga menemukan sebuah benda seperti bongkahan lilin yang menjadi sumber dari bau tersebut. Bahkan, sebagian benda tersebut sudah mulai mencair karena sengatan matahari. "Awalnya tidak tau itu benda apa, tetapi pernah lihat di youtube kalau muntahan ikan paus seperti itu bentuknya," sambungnya. 

Sembari membersihkan sampah, akhirnya Sumarta memutuskan untuk membawa pulang bongkahan tersebut yang beratnya sekitar satu kilogram. Dan, setibanya di rumah, ia kembali mencoba mencari informasi melalui internet tentang muntahan paus. " Ciri-ciri, karakter, bentuknya memang sama seperti muntahan paus," sambungnya. 

Akhirnya setiap melaksanakan bersih-bersih pantai, Sumarta mengumpulkan muntahan paus tersebut hingga terkumpul sebanyak 8 kilogram. Namun kini sudah berkurang lantaran tak sedikit rekan-rekannya yang meminta untuk dijadikan obat. "Informasinya untuk menyembuhkan gatal-gatal, jadi bongkahannya seperti lilin saat dipanaskan akan meleleh," lanjutnya. 

Rencananya, jika ada yang berminat membeli, muntahan ikan paus itu akan dijual. Namun, hingga kini belum ada yang berminat. Dari informasi yang didapatkan, lanjutnya, muntahan ikan paus tersebut memiliki banyak kegunaan, yakni sebagai bahan obat-obatan, bahan parfum, dan lainnya. "Jika memang itu muntahan paus dan ada yang berminat, maka akan saya jual. Dulu sempat ada yang mau nawar, tapi sampai sekarang tidak datang," tutur Sumarta.

 Dirinya pun tidak bisa memprediksi kapan dan bagaimana muntahan paus itu bisa sampai di pesisir Pantai Kelating. Hanya saja yang ia ketahui, jenis ikan paus yang bisa mengeluarkan muntahan hanya Paus Sperma, dan kemungkinan muntahan tersebut terbawa arus hingga ke Pantai Kelating. "Kemungkinan terbawa arus dan tidak bisa diprediksi kapan ada," tandasnya. (ras/rin)


BACA JUGA

Minggu, 26 Mei 2019 12:03

Pemudik Jarak Jauh Mulai Padati Terminal

JAKARTA – Sejak Jumat (24/5) pemudik jarak jauh seperti Sumatra…

Sabtu, 25 Mei 2019 14:44

Proses Visa Haji Mulai Syawal

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) sampai sekarang masih menerima pengumpulan…

Sabtu, 25 Mei 2019 14:40

Amien Rais: People Power Eggi Enteng-Entengan

KEBAYORAN BARU - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN),…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:23

PWI Peduli dari Anggota Untuk Masyarakat

JAKARTA- Menyatukan potensi yang dimiliki seluruh anggota, Persatuan Wartawan Indonesia…

Kamis, 23 Mei 2019 12:51

Ke Istana Lagi, tapi Tak Bahas Koalisi

BOGOR – Kans Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN)…

Kamis, 23 Mei 2019 10:39

Ini Wasiat Ustadz Arifin Ilhan

Jenazah almarhum Ustadz KH Muhammad Arifin Ilham, diperkirakan tiba di…

Kamis, 23 Mei 2019 10:00

Ustad Arifin Ilham Berpulang

PENANG -- Ustad Arifin Ilham berpulang semalam. Setelah sempat kritis…

Rabu, 22 Mei 2019 22:19
Rusuh di Jakarta, Sudah 6 Orang Meninggal

Kapolri Bilang, Tidak Ada Peluru Tajam, Petugas Cuma Bawa Perisai dan Pentungan

JAKARTA- Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan, kerusuhan yang terjadi di…

Rabu, 22 Mei 2019 11:27
M. Nuh Pimpin Dewan Pers

Ingin Perkuat Media Massa untuk Fungsi Edukasi

JAKARTA – Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh terpilih…

Rabu, 22 Mei 2019 11:25

Partisipasi Pemilih Melonjak, Tertinggi sejak Pemilu 2004

JAKARTA – Pemilu 2019 menghasilkan sejumlah kejutan. Salah satunya adalah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*