MANAGED BY:
SABTU
16 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Minggu, 10 Februari 2019 10:12
Kerap Melarang Anak Itu Tidak Baik...??
Ilustrasi: jangan khawatir berlebihan dengan mengatakan tidak pada anak. Sebaliknya, katakan iya boleh tetapi tetap dengan pengawasan. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

PROKAL.CO, Kerap melarang anak ternyata tidak baik bagi tumbuh dan kembang anak. Demikian dikatakan Psikolog klinis Ratih Ibrahim pada Jawa Pos. Sebaliknya dikatakan mengabulkan keinginan anak dengan mengucapkan 'iya boleh' merupakan salah satu bentuk stimulan yang baik untuk tumbuh dan kembang anak.

Hanya saja, tetap harus berada dalam controlling orang tua. Artinya, orang tua tidak perlu takut berlebihan dalam memberikan kebebasan kepada anak.

"Kalau stimulan yang kita berikan benar, seharusnya tidak akan berlebihan. Banyak stimulan yang bisa saya dan Anda lakukan," kata Ratih, belum lama ini.

Katakan 'Iya Boleh' ke Buah Hati, Kembangkan 5 Potensi Karakter AnakIlustrasi: serunya melakukan eksplorasi bersama anak. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

Perempuan yang akrab disapa Bunda Ratih itu memberikan beberapa contoh stimulan yang baik. Misalnya, ketika anak bangun tidur, disapa dengan kata-kata yang baik dan sedikit usapan di kepala atau pelukan.

"Pagi, sunshine-nya mama. Bangun, yuk. Saya usap-usap kepala anak-anak," ucap Ratih memberikan contoh stimulan yang baik seperti dilansir JawaPos.com.

Menurut Ratih, sebutan sunshine untuk anak menjadi salah satu stimulan. Sedangkan usapan dan pelukan adalah cara halus agar anak mau bangun, dibandingkan harus memarahi anak yang sulit bangun.

Kemudian, Bunda Ratih menambahkan bahwa orang tua tidak hanya mengatakan 'iya boleh' pada anak. Melainkan, harus ikut terlibat dalam proses eksplorasi atau pencarian anak, sehingga terawasi dengan baik.

Ratih mengungkapkan eksplorasi yang tepat sesuai dengan usia dan tahap perkembangan, ternyata akan membantu anak untuk mengembangkan lima potensi karakter penting. Yakni, berani, cerdas, kreatif, peduli, dan pemimpin.

Konsep pengasuhan 'iya boleh' ini sudah diterapkan Putri Dwi Palupi, ibu satu anak. Dia mulai menerapkan konsep tersebut sejak anaknya berusia 6 bulan. Menurutnya, pada usia tersebut, anaknya telah mulai bereksplorasi.

Kepada Jawa Pos, Putri berbagi momen yang tidak terlupakan ketika menerapkan konsep 'iya boleh'. Yakni, momen saat dirinya memasak bareng buah hatinya yang bernama Ben Adam. Saat itu, Putri dan Ben akan membuat kue. Lalu, Putri memberikan ruang kepada Ben untuk bersentuhan dengan bahan-bahan pembuatan kue. Ternyata, Ben terlihat antusias. Ben menyentuh tepung dan telur.

"Telurnya dipecahin lah. Mau dilarang, kasihan. Tapi, dengan catatan, selesai masak, Ben harus bantu membersihkan. Ternyata, mau dong Ben bantu bersihin,’’ ucapnya lantas tertawa.(jpc)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 12:40

Mau Kulit Putih Mulus Seperti Orang Korea?

Kulit putih bersih seperti orang Korea merupakan dambaan banyak perempuan.…

Minggu, 10 Februari 2019 13:04

Sukses Berbisnis sejak 1985

Membangun usaha memang tidak mudah. Namun yang paling sulit adalah…

Minggu, 10 Februari 2019 13:03

Karyawan Jujur Aset Berharga

SELAIN pada perayaan tertentu, kue selalu menjadi makanan favorit kala…

Minggu, 10 Februari 2019 10:14

Begini Cara Bijak Hadapi Anak dan Gadget

Teknologi memang telah menguasai dunia beberapa tahun belakangan ini. Tak…

Minggu, 10 Februari 2019 10:12

Kerap Melarang Anak Itu Tidak Baik...??

Kerap melarang anak ternyata tidak baik bagi tumbuh dan kembang…

Kamis, 07 Februari 2019 11:16

Ini Khasiat Minum Lemon Jahe

Secangkir teh herbal bisa menjadi detoks bagi tubuh untuk mengeluarkan…

Rabu, 06 Februari 2019 11:42

Ini Manfaat Konsumsi Bayam Merah untuk Kecantikan

Bayam merah telah dikenal sebagai sayuran yang bergizi dan memiliki…

Minggu, 03 Februari 2019 11:24

Tetap Bugar meski Beranak Lima

PERNAH sakit membuat orang melek soal kesehatan. Asal makan, ternyata…

Minggu, 03 Februari 2019 11:23

Ajarkan Anak Hidup Sehat

MENINGGALKAN kebiasaan lama cukup sulit. Dulu terbiasa mengonsumsi makanan manis…

Minggu, 27 Januari 2019 11:10

Bakar Lemak dengan Aktif Menari

BERBAGAI cara mendapatkan berat badan ideal ditempuh, mulai joging, fitness,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*