MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Kamis, 07 Februari 2019 11:31
Taruna ATKP Makassar Tewas Dianiaya Senior
Misteri Telepon Tengah Malam, Tubuh Aldama Banyak Luka

PROKAL.CO, Taruna Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan atau ATKP Makassar bernama Aldama Putra, 19, tewas setelah dianiaya seniornya, MR (21).

IMAM RAHMANTO - Makassar

Sejumlah fakta terkait persoalan di ATKP Makassar diungkap Arman, sahabat Aldama. Saat terakhir kali bersama Dama - sapaan akrab korban-, ia masih sempat berenang bersama. Apalagi, Jumat malam, 1 Februari, teman sedari kecilnya itu sempat menginap di rumahnya.

Sehingga dia tahu persis bahwa kondisi kawannya itu baik-baik saja sebelum tragedi maut itu terjadi.

"Iya. Badannya bersih sekali, tidak ada luka memar atau apa waktu kami masih sama-sama berenang. Saya juga kaget waktu dikasih lihat ayah saya kondisi Aldama dengan banyak luka itu," beber teman ngopi Damar ini. Ia pun tak percaya temannya meninggal karena kecelakaan jatuh di kamar mandi asramanya.

Dari laman JPNN.com, Aldama juga kerap bercerita banyak hal kepadanya terkait suka-duka menjalani pendidikan baru di ATKP Makassar.

Selama ini, temannya banyak bercerita terkait masalah-masalah yang dialaminya sebagai anak baru di ATKP Makassar. Tak jarang, Dama mengeluhkan kondisinya yang kerap mendapat teguran hingga kontak fisik dari seniornya.

"Katanya, beruntung kalau seminggu tidak kena tegur begitu," tutur Arman mengisahkan kembali pengalaman sahabat karibnya di kampus.

Dama juga sempat memintanya lewat telepon untuk menemaninya ke kampus, Sabtu malam lalu. Katanya, senior memanggilnya.

"Tapi, karena saya capek sekali, makanya saya tolak. Mungkin juga dia tidak jadi pergi malam itu karena dilarang ayahnya," tuturnya.

yah Aldama, Pelda Daniel juga mengakui, sempat mendapati anaknya menerima telepon dari teman-teman kampusnya. Ia menduga telepon malam-malam itu dari senior kampus.

Khawatir  karena malam yang sudah begitu larut, ayahnya tak mengizinkan Dama memenuhi panggilan telepon itu. "Saya tahu membedakan antara letting atau seniornya. Kalau sudah pakai kata-kata (sapaan) 'Bang' itu artinya seniornya. Saya sempat minta teleponnya untuk bicara sama orang itu, tapi dia tidak kasih. Anak saya tahu bagaimana tegasnya saya sama dia," tegas Daniel. (*)


BACA JUGA

Minggu, 26 Mei 2019 12:03

Pemudik Jarak Jauh Mulai Padati Terminal

JAKARTA – Sejak Jumat (24/5) pemudik jarak jauh seperti Sumatra…

Sabtu, 25 Mei 2019 14:44

Proses Visa Haji Mulai Syawal

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) sampai sekarang masih menerima pengumpulan…

Sabtu, 25 Mei 2019 14:40

Amien Rais: People Power Eggi Enteng-Entengan

KEBAYORAN BARU - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN),…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:23

PWI Peduli dari Anggota Untuk Masyarakat

JAKARTA- Menyatukan potensi yang dimiliki seluruh anggota, Persatuan Wartawan Indonesia…

Kamis, 23 Mei 2019 12:51

Ke Istana Lagi, tapi Tak Bahas Koalisi

BOGOR – Kans Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN)…

Kamis, 23 Mei 2019 10:39

Ini Wasiat Ustadz Arifin Ilhan

Jenazah almarhum Ustadz KH Muhammad Arifin Ilham, diperkirakan tiba di…

Kamis, 23 Mei 2019 10:00

Ustad Arifin Ilham Berpulang

PENANG -- Ustad Arifin Ilham berpulang semalam. Setelah sempat kritis…

Rabu, 22 Mei 2019 22:19
Rusuh di Jakarta, Sudah 6 Orang Meninggal

Kapolri Bilang, Tidak Ada Peluru Tajam, Petugas Cuma Bawa Perisai dan Pentungan

JAKARTA- Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan, kerusuhan yang terjadi di…

Rabu, 22 Mei 2019 11:27
M. Nuh Pimpin Dewan Pers

Ingin Perkuat Media Massa untuk Fungsi Edukasi

JAKARTA – Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh terpilih…

Rabu, 22 Mei 2019 11:25

Partisipasi Pemilih Melonjak, Tertinggi sejak Pemilu 2004

JAKARTA – Pemilu 2019 menghasilkan sejumlah kejutan. Salah satunya adalah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*