MANAGED BY:
JUMAT
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

HIBURAN

Kamis, 07 Februari 2019 09:36
Konflik Jadi Daya Tarik
MENGURAS EMOSI: Film Dilan 1991 bakal dibumbui konflik antara Dilan dan Milea.

PROKAL.CO, KELANJUTAN kisah cinta Dilan dan Milea kembali dipertontonkan di film Dilan 1991. Setelah Dilan berhasil meraih cinta di film Dilan 1990, di bagian kedua ini cinta keduanya dihadapkan dengan berbagai masalah.

Hal itu diungkapkan Vanesha Prescilla, Yuriko Angeline, Zulfa Maharani, dan Debo Adriansyah saat mampir ke redaksi Jawa Pos, Jakarta, Rabu (6/2).

Pemeran Milea, Vanesha Prescilla, mengungkapkan salah satu konflik yang dihadapi oleh Milea adalah emosinya tak diterima baik oleh Dilan. Karena itu, film Dilan 1991  begitu emosional dan dipenuhi tangis Milea.

"Aku di Dilan 1991 ini lebih emosional sih, karena langsung switch dari Milea bahagia ke sedih-sedih. Banyak khawatirnya, konfliknya (sama Dilan),” ungkap Vanesha.

Hal itu dibenarkan oleh sahabat Milea, Wati, yang diperankan Yuriko Angeline. Dia mengatakan, Dilan 1991 telah membuatnya bersedih.

"Dilan 1991 ini lebih emosional dari sebelumnya. Aku sebagai sahabat Milea yang dengerin curhatannya bahkan sampai ikut kebawa sedih. Sedih banget lihat Milea nangis karena Vanesha meraninnya sedapet itu," timpal Yuriko.

Dilan 1991 dijadwalkan tayang 28 Februari 2019. Film ini turut membawa kembali penampilan Ira Wibowo, Happy Salma juga beberapa bintang muda lain seperti Yoriko Angeline hingga Refal Hady. Beberapa pemeran baru seperti Andovi Da Lopez, Ence Bagus, dan Jerome Kurnia pun ditambahkan untuk menyelaraskan jalan cerita novel dengan filmnya. (jpc/don/k8)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2012 08:41

Sumbat Celah Kepsek Titipan

<div> <div> <strong>TENGGARONG </strong>- Diberlakukannya aturan pengangkatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*