MANAGED BY:
SABTU
23 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 06 Februari 2019 12:27
Pelni Seriusi Angkutan Barang
Kapal Pelni merapat di Pelabuhan Semayang, Balikpapan.

PROKAL.CO, SURABAYA – Beralihnya penumpang dari moda transportasi laut ke udara mendorong PT Pelni serius menggarap angkutan barang. Sebab, arus penumpang terus turun. Dirut PT Pelni Insan Purwarisya L. Tobing menargetkan, pendapatan dari bisnis angkutan barang tumbuh dua kali lipat lebih dari total target pendapatan tahun ini.

’’Sebagai operator, kami melihat angkutan barang sangat dibutuhkan masyarakat,’’ ujarnya Senin (4/2). Dia mengatakan mengantisipasi fenomena tersebut sejak 2015. Tepatnya, sejak semakin banyak orang yang memilih bepergian dengan pesawat karena harganya tiket terjangkau.

Kali ini, Insan yakin target pendapatan dari angkutan barang bisa tercapai. Dia mematok angka 20,9 persen dari total pendapatan Pelni yang ditargetkan mencapai Rp 7 triliun tahun ini. Pada 2018 realisasi pendapatan dari angkutan barang hanya berkisar 9 persen.

Untuk mendukung bisnis itu, Pelni menyiapkan sarana penunjang berupa kontainer mini. Ukurannya sekitar 5 feet atau 1,5 meter. Ukuran kontainer mini tersebut hanya seperempat kontainer normal yang sekitar 20 feet atau 6 meter. ’’Salah satu dinamikanya, masyarakat butuh space yang tidak terlalu besar. Hanya sekitar 100–200 kg. (Jika menggunakan kontainer biasa) siapa yang mau mengangkut?’’ ujarnya.

Kontainer mini, menurut Insan, juga mudah dimasukkan ke kapal-kapal perintis. Komoditas yang bisa diangkut kontainer mini bermacam-macam. Di antaranya, rumput laut dan kopra.

Secara keseluruhan, Pelni mengoperasikan 26 armada berukuran besar, 46 kapal perintis plus 5 cadangan, 8 kapal barang, 1 kapal ternak, dan 10 kapal rede. Kapal rede adalah kapal yang digunakan untuk menjangkau wilayah laut dangkal.

’’Saat ini kami baru punya puluhan dan itu belum bisa memenuhi kebutuhan,’’ ungkap Insan. Diperkirakan, kebutuhan kontainer mini mencapai 200 unit. Perhitungan kebutuhan tersebut mempertimbangkan keberadaan kontainer mini pada tiap pelabuhan. Sebab, kontainer harus ada di pelabuhan asal maupun pelabuhan tujuan.

Selain bisnis pengangkutan barang, yang potensial adalah pariwisata. Pada 2017 Pelni mampu mengangkut 12 ribu penumpang dari Semarang ke Karimunjawa. (res/c7/hep)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 12:49

Program Direct Call “Hanya” Mempercepat Ekspor

SAMARINDA-Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltim mencatat, dalam sebulan…

Rabu, 20 Maret 2019 12:46

Triwulan II 2019, Ekonomi Kaltim Terakselerasi

SAMARINDA-Pada triwulan II 2019 diperkirakan ekonomi Kaltim mengalami akselerasi pertumbuhan.…

Rabu, 20 Maret 2019 12:45

Percepatan Populasi Sapi Terus Digenjot

SAMARINDA-Upaya khusus percepatan populasi sapi dan kerbau bunting (upsus siwab)…

Jumat, 15 Maret 2019 13:45

Kargo Laut Belum Tumbuh Maksimal

SURABAYA – Pertumbuhan jasa pengiriman barang lewat jalur laut belum…

Jumat, 15 Maret 2019 13:43

Pertamina Perpanjang Masa Cicilan Garuda

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) dan tujuh BUMN (badan usaha…

Jumat, 15 Maret 2019 13:32

Target Ekspor RI Realistis

JAKARTA – Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas 7,5 persen…

Kamis, 14 Maret 2019 15:16

Produksi Teh Turun, Harga Telur Rendah

JAKARTA – Pelaku usaha berharap Indonesia bisa meningkatkan lahan dan…

Rabu, 13 Maret 2019 12:51

Genjot Produksi Padi, Dituntut Maksimalkan Lahan Rawa

SAMARINDA – Tak hanya melakukan diversifikasi pangan, Pemprov Kaltim dituntut…

Rabu, 13 Maret 2019 12:47

SABAR..!! Pengelolaan APT Pranoto Masih di Tangan Kemenhub

SAMARINDA- Pemerintah Kaltim saat ini masih menunggu kepastian pembahasan draf…

Rabu, 13 Maret 2019 10:25

Industri Galangan Kapal di Kaltim Masih Lesu

SAMARINDA- Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPP Indonesian National Shipowners…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*