MANAGED BY:
JUMAT
22 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 05 Februari 2019 11:19
Lautan Api di Lokalisasi

Musibah Dini Hari, PSKHanya Selamatkan Diri

MEMBARA: Api mengamuk belasan bangunan di eks Lokalisasi Solong dini hari kemarin. Foto lain, petugas pemadam kebakaran berdiri di antara kepungan api untuk berusaha secepat mungkin menjinakkan si jago merah.

PROKAL.CO, class="Default">LANGIT memerah dan angin bertiup cukup kencang. Di Jalan Gerilya, RT 33, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, tepatnya di Kompleks Lokalisasi Bandang Raya Solong, si jago merah mengamuk hebat. Siraman air dari peralatan seadanya milik warga, tak mampu membendung api yang semakin berkobar. Di jalanan, sirene pemadam kebakaran (PMK) meraung-raung. Menuju lokasi kebakaran, bertaruh nyawa demi mengalahkan api yang terus menjadi-jadi.

Lepas tengah malam kemarin (4/2), belasan bangunan yang masih didominasi sebagai tempat prostitusi hangus. Tak banyak harta benda yang selamat.Kebanyakan perempuan penjaja kenikmatan bahkan hanya menyelamatkan diri dengan pakaian yang menempel di badan.

Harian ini sempat bertemu dengan seorang PSK. Dia menolak memberikan identitas diri. “Takut toh, Mas. Engko (nanti–bahasa Indonesia) aku yang dituduh. Emoh (tidak mau),” ujar perempuan bertubuh sintal dengan rambut sedikit kecokelatan. Menurut perempuan yang mengaku belum lama merantau di Kaltim itu, memang api pertama muncul dari rumah yang disulap menjadi wisma, yang dalamnya berisi belasan kamar. “Ya, Mas. Pertama dari tempatnya Pak Bambang,” lanjutnya.

Perempuan berambut sebahu itu menyebut di Wisma Sumber Rezeki, tempatnya “mengadu” nasib, ada 16 kamar. Namun, hanya delapan terisi. “Semuanya di luar (duduk-duduk depan rumah),” ujarnya.

Dia sempat ke dalam mengambil tas dan ponsel. “Saya keluar itu api pas di atas kepala,” jelasnya. Masih berpakaian minim, dia hanya bisa terduduk pasrah di depan Langgar As Shiratal Mustaqim.

“Mas, aku ojo dilebokno televisilho yo. Isin (jangan dimasukkan televisi ya. Malu),” sambung perempuan tersebut.

Berawal dari Wisma milik Bambang, api menjalar ke bangunan lain. Di ujung, cukup menyulitkan petugas PMK. Ditambah minimnya sumber air di lokasi kebakaran. Herman (47), koordinator sekuriti di Lokalisasi Bandang Raya Solong, menjelaskan, saat api membesar, dia tak jauh dari titik api. Panik bukan kepalang, berlari mencari bala bantuan. “Ke PMK terdekat di Yayasan Bethany,” ucapnya.

Akses yang sempit dan bangunan yang mayoritas dari kayu, menjadikan api dengan mudah menjalar ke bangunan lain. Mulai membara sekitar pukul 01.00 Wita, sekitar 90 menit setelahnya baru bisa dikuasai. Cukup lama berdiam di kawasan tersebut, Herman teringat pada kejadian 2012 silam. Saat itu, lokalisasi tersebut juga pernah terbakar. “Tapi tidak seperti sekarang,” urainya.

Menghimpun informasi, ada 18 rumah tunggal yang terbakar. “Enggak semuanya wisma, sebagian rumah dihuni yang berkeluarga,” terang Herman.

Sebanyak 51 jiwa terpaksa mengungsi di beberapa rumah warga lainnya. Syaiful Anwar, anggota dari PMK Raja Parfum menjelaskan, relawan banyak yang kesusahan air. “Sumber air sedikit,” ujarnya. Namun, secara bahu-membahu, pasukan penjinak api bisa menguasai amukan si jago merah. (*/dra/dwi/k8)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Februari 2019 09:55

Cuaca Samarinda Panas Selama Dua Pekan, Ini Penyebabnya

SAMARINDA - Cuaca kota Samarinda dalam keadaan tidak normal. Sudah…

Kamis, 21 Februari 2019 08:39

Bawaslu Kaji Dugaan Pelanggaran Penetapan Pemilih Tambahan oleh KPU Kaltim

SAMARINDA - Anggota Badan Pengawas Pemilu Kaltim, Saiful mengungkapkan pihaknya…

Rabu, 20 Februari 2019 11:16

Rektor Unmul Dipanggil Polda Kaltim, Kasus Ini yang Diselidiki

SAMARINDA - Kepolisian Daerah Provinsi Kalimantan Timur telah memanggil dan…

Rabu, 20 Februari 2019 09:19

Samarinda Tak Nyaman Huni, Pemkot Minta Solusi

SAMARINDA–Tingkat kenyamanan bermukim di Kota Tepian berada di “zona merah”.…

Selasa, 19 Februari 2019 09:37

Matangkan Aturan Menata SKM

SAMARINDA–Penataan bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) masih jadi polemik hingga…

Selasa, 19 Februari 2019 09:34

Dikira Istirahat, Ternyata Ingin Melompat

MENJELANG siang, Senin (18/2) sekira 11.00 Wita, Bripka Budi Suharyono…

Selasa, 19 Februari 2019 09:31

Alphad Dituntut Penjara 4 Tahun

SAMARINDA–Sempat tertunda dua pekan, tuntutan untuk Alphad Syarief yang tersandung…

Senin, 18 Februari 2019 13:17

Hadi Janji Tinjau Izin Perusahaan Terkait Tewasnya 32 Anak di Kolam Tambang

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi berjanji akan meninjau…

Minggu, 17 Februari 2019 23:52
Buka Nobar Debat Capres dan Diskusi Publik

AMINKAN..!! Wagub Hadi Berharap Ada Presiden dari Kaltim

SAMARINDA  - Sejak Indonesia merdeka, tak ada satupun orang Kaltim…

Minggu, 17 Februari 2019 20:46

Berkat IPDP Kaltim Kota Samarinda, Tambangan Hidup Lagi

SAMARINDA – Kapal tambangan yang merupakan transportasi utama di Samarinda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*